Gaya Melatih Cristian Chivu di Inter Milan: Komunikatif dan Terbuka
Aga Deta | 22 Juni 2025 20:24
Bola.net - Matteo Darmian memberikan pujian kepada Cristian Chivu yang memimpin Inter Milan meraih kemenangan penting di laga kedua Piala Dunia Antarklub 2025. Bek veteran itu menilai Chivu mampu menjalin komunikasi yang baik dengan para pemain.
Pelatih asal Rumania tersebut membawa Inter mengalahkan Urawa Red Diamonds secara dramatis dengan skor 2-1. Ini menjadi kemenangan pertama Nerazzurri di turnamen setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan Monterrey.
Inter sempat tertinggal lebih dulu namun membalikkan keadaan di babak kedua. Gol Lautaro Martinez dan Valentin Carboni menjadi penentu hasil akhir.
Gaya melatih Chivu langsung mendapatkan respons positif dari ruang ganti. Darmian menilai hubungan pelatih dan pemain mulai terjalin dengan baik.
Inter Kalahkan Urawa Secara Dramatis

Inter mendominasi penguasaan bola namun sempat tertinggal lebih dulu lewat gol cepat Ryoma Watanabe. Urawa tampil solid dan disiplin dalam bertahan.
Nerazzurri baru mampu menyamakan kedudukan lewat aksi akrobatik Lautaro Martinez di babak kedua. Gol kemenangan dicetak oleh Valentin Carboni pada masa tambahan waktu.
"Pertandingan ini tidak mudah karena mereka menutup semua ruang," ujar Darmian kepada DAZN.
"Tapi kami menciptakan peluang, dan akhirnya mampu bangkit dari ketertinggalan yang sebenarnya tidak pantas kami alami," lanjutnya.
Chivu Dinilai Pelatih yang Terbuka dan Komunikatif

Darmian menilai gaya kepemimpinan Chivu memberi dampak positif di dalam tim. Ia menyebut mantan bek Rumania itu sangat terbuka dalam berdiskusi.
Chivu juga membawa ide-ide baru yang diyakininya cocok untuk Inter. Para pemain memberikan dukungan penuh terhadap pendekatan tersebut.
"Secara pribadi, dia selalu mencari dialog," kata Darmian.
"Sebagai mantan pemain besar, dia tahu bagaimana membangun hubungan yang tepat antara pemain dan pelatih," jelasnya.
Instruksi Jeda yang Efektif dari Chivu

Saat turun minum, Chivu tidak mengubah taktik secara drastis. Ia hanya meminta para pemain untuk meningkatkan tempo permainan.
Pendekatan ini terbukti efektif membongkar pertahanan rapat Urawa di babak kedua. Inter akhirnya bisa mencetak dua gol penentu kemenangan.
"Tidak ada hal khusus yang kami bicarakan saat jeda," ujar Darmian.
"Kami hanya diminta terus bermain seperti sebelumnya dan mengalirkan bola lebih cepat," tambahnya.
Sumber: Sempre Inter
Klasemen Grup E
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





