Gennaro Gattuso Rela Tolak Uang Pesangon Timnas Italia Demi Nasib Staf Kepelatihannya
Afdholud Dzikry | 6 April 2026 09:26
Bola.net - Gennaro Gattuso kembali menunjukkan sisi lain dari dirinya. Bukan soal taktik atau emosi di pinggir lapangan, tapi soal prinsip. Setelah resmi berpisah dengan Timnas Italia, ia memilih untuk tidak mengambil uang pesangon yang sebenarnya menjadi haknya.
Keputusan ini diambil usai kesepakatan pemutusan kontrak yang rampung pada Jumat lalu. Momen itu datang tak lama setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, usai kalah adu penalti dari Timnas Bosnia dan Herzegovina.
Hasil tersebut jadi pukulan telak. Italia pun dipastikan absen di Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Sesuatu yang sebelumnya sulit dibayangkan untuk tim sekelas Gli Azzurri yang merupakan pemegang 4 gelar Piala Dunia.
Situasi ini juga memicu efek domino di tubuh federasi. Sejumlah nama penting seperti Gabriele Gravina dan Gianluigi Buffon ikut mengundurkan diri.
Gattuso sendiri memang belum genap setahun menjabat sebagai pelatih, menggantikan Luciano Spalletti. Waktunya singkat, tapi cara ia pergi justru meninggalkan kesan yang cukup dalam.
Prioritas untuk Kesejahteraan Staf
Ada cerita menarik di balik mundurnya Gattuso. Laporan dari Corriere della Sera menyebut pengumuman kepergiannya sempat tertunda beberapa hari.
Ternyata, penundaan itu berkaitan dengan negosiasi kompensasi untuk staf pelatih. Gattuso ingin memastikan orang-orang yang bekerja bersamanya tetap mendapat hak mereka.
Ia paham betul, bagi sebagian staf, penghasilan dari tim nasional bukan sekadar tambahan—tapi sumber utama. Karena itu, ia memilih mengalah.
"Gattuso merelakan uang yang seharusnya ia terima dari sisa kontraknya di Timnas Italia demi memastikan stafnya mendapatkan kompensasi yang memadai secepat mungkin," tulis laporan media Italia tersebut.
Keputusan ini membuat proses administrasi berjalan lebih mulus. Gattuso rela kehilangan hak pribadinya, asalkan tim di belakang layar tidak ikut dirugikan.
Bukan Pertama Kali Dilakukan
Kalau melihat rekam jejaknya, tindakan seperti ini memang bukan hal baru bagi Gattuso. Ia sudah beberapa kali melakukan hal serupa di klub-klub sebelumnya.
Salah satu contohnya terjadi saat ia meninggalkan AC Milan pada 2019. Padahal, kontraknya saat itu masih berlaku hingga 2021.
Namun, ia memilih pergi tanpa mengambil pesangon. Tujuannya jelas: agar staf pelatih tetap mendapatkan bayaran penuh selama sisa kontrak mereka.
Sikap yang sama juga disebut terjadi ketika ia berpisah dengan OFI Crete, Pisa, hingga Hajduk Split.
Di tengah dunia sepak bola yang makin kental dengan urusan bisnis, pilihan seperti ini terasa cukup langka. Gattuso, dengan caranya sendiri, seolah ingin menunjukkan bahwa loyalitas dan tanggung jawab masih punya tempat.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gianluigi Donnarumma Puji Sikap Italia usai Tahan Prancis 1-1
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 07:04
-
Roberto Mancini Puji Italia usai Tahan Prancis: Kami Bermain sebagai Tim
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 06:29
-
Zinedine Zidane Puas dengan Performa Prancis meski Ditahan Italia
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 05:54
-
Debut Kandang Zidane Bersama Prancis Berakhir Imbang, Donnarumma Jadi Penghalang
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 05:19
-
Hasil Prancis vs Italia: Alessandro Bastoni Gagalkan Kemenangan Les Bleus
Piala Eropa 3 Oktober 2026, 04:30
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
