Genoa Nyaris Permalukan Milan, Komentar De Rossi Soal Penalti Melayang: Jangan Salah Stanciu, Itu Salah Saya!
Afdholud Dzikry | 9 Januari 2026 10:37
Bola.net - Daniele De Rossi menolak menyalahkan Nicolae Stanciu atas kegagalan penalti krusial kontra AC Milan. Ia mengambil tanggung jawab penuh atas hasil imbang tersebut.
Laga pekan ke-25 Serie A di San Siro, Jumat (9/1/2026) dini hari, berakhir dramatis dengan skor 1-1. Genoa bahkan nyaris mencuri tiga poin di detik-detik akhir.
Namun sayangnya eksekusi penalti Stanciu justru melambung jauh di atas mistar gawang. Kemenangan di depan mata pun sirna seketika.
Usai pertandingan, De Rossi, langsung pasang badan melindungi pemainnya. Ia menegaskan bahwa keputusan penunjuk eksekutor adalah murni tanggung jawabnya.
Pahitnya Hasil Imbang di San Siro

Genoa sejatinya tampil militan dan sempat unggul lewat gol Lorenzo Colombo. Namun, Rafael Leao menyamakan kedudukan di menit ke-92.
Drama memuncak ketika Genoa mendapat hadiah penalti tepat sebelum peluit panjang. Sayang, peluang emas itu terbuang percuma.
De Rossi mengakui hasil imbang ini terasa campur aduk. Ada rasa bangga, namun juga terselip kekecewaan mendalam.
"Itu adalah hasil imbang yang adil," ujar De Rossi kepada DAZN.
"Mereka (Milan) tidak pantas kalah di babak kedua, tapi kami pantas menang. Kami menjalani babak pertama yang hebat melawan tim yang sangat kuat, tapi ada banyak kepahitan ketika pertandingan berakhir seperti itu," tambahnya.
Alasan Tunjuk Stanciu Jadi Eksekutor
Banyak pihak mempertanyakan mengapa Stanciu yang maju sebagai algojo. Padahal, ia baru masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua.
De Rossi menjelaskan bahwa situasi di lapangan memaksa perubahan rencana. Para eksekutor utama Genoa sudah ditarik keluar lebih dulu.
Sang pelatih melihat potensi Stanciu saat sesi latihan. Ia percaya pada kemampuan tembakan pemain asal Rumania tersebut.
"Sebelum pertandingan, kami punya dua penendang penalti: Malinovskyi dan Martin, tapi saya menarik keduanya keluar," jelas legenda AS Roma tersebut.
"Itu adalah pilihan saya (membiarkan Stanciu mengambilnya) karena saya telah melihat bagaimana dia mengambilnya dalam latihan dan memiliki tembakan yang luar biasa," lanjutnya.
Puji Profesionalitas Stanciu
Keputusan De Rossi didasari logika yang matang melihat komposisi pemain yang tersisa. Ia tidak ingin Stanciu merasa bersalah sendirian.
Bagi De Rossi, Stanciu adalah sosok profesional sejati. Kegagalan ini tidak menghapus kontribusi dan sikap positif sang pemain.
"Mengingat pemain lain yang ada di lapangan, saya pikir itu adalah pilihan yang masuk akal," bela De Rossi.
Sang pelatih merasa sedih karena anak asuhnya gagal menjadi pahlawan kemenangan. Padahal, performa tim sudah sangat spartan sepanjang laga.
"Saya minta maaf padanya karena dia pria yang hebat, yang tidak pernah menurunkan profesionalismenya, bahkan jika dia tidak bermain," tutur De Rossi.
"Dia pantas untuk merayakannya, begitu pula yang lain mengingat permainan yang kami mainkan," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 08:18
-
Rapor Pemain Real Madrid vs Benfica: Vinicius Jadi Penentu
Liga Champions 26 Februari 2026, 08:03
-
Man of the Match Juventus vs Galatasaray: Victor Osimhen
Liga Champions 26 Februari 2026, 07:48
-
Man of the Match PSG vs Monaco: Desire Doue
Liga Champions 26 Februari 2026, 06:49
-
Daftar Lengkap Tim Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2025/26
Liga Champions 26 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Real Madrid vs Benfica: Aurelien Tchouameni
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:37
-
Hasil PSG vs Monaco: Gagal Menang, Les Parisiens Tetap Lolos ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:23
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58







