Genoa vs Roma: Gasperini Ngamuk! Sebut Petugas VAR Harus Cari Pekerjaan Lain
Afdholud Dzikry | 9 Maret 2026 10:54
Bola.net - Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini merasa sangat geram setelah timnya kalah 1-2 dari Genoa. Sang pelatih menyoroti kegagalan VAR dalam memberikan penalti krusial bagi Serigala Ibu Kota.
Laga di Stadion Luigi Ferraris tersebut berjalan sangat sengit bagi kedua tim. Namun keputusan wasit di lapangan memicu emosi tinggi dari kubu tim tamu.
Roma sebenarnya tampil cukup solid sepanjang pertandingan berlangsung di markas lawan. Gasperini memuji semangat militan yang ditunjukkan oleh anak asuhnya selama laga.
Sayangnya keberuntungan tidak berpihak kepada klub raksasa asal Kota Roma tersebut. Mereka harus pulang dengan tangan hampa setelah kehilangan poin penting di liga.
Kontroversi Handball Ruslan Malinovskyi
Momen paling kontroversial terjadi saat kedudukan masih imbang 1-1 di babak kedua. Pemain Genoa Ruslan Malinovskyi terlihat memblok tembakan keras dari Manu Kone.
Bola mengenai bagian atas lengan kanan gelandang asal Ukraina tersebut di kotak penalti. Namun wasit dan petugas VAR justru tidak memberikan respon apa pun.
Gasperini menilai insiden tersebut sudah sangat jelas terlihat di layar kaca. Ia tidak habis pikir mengapa keputusan penalti tidak pernah diberikan untuk timnya.
Pelatih veteran ini menganggap gambar tayangan ulang sudah membuktikan adanya pelanggaran nyata. Ia menolak segala macam interpretasi lain yang membela keputusan wasit tersebut.
Kritik Pedas Untuk Kinerja Wasit
Kemarahan Gasperini memuncak saat sesi wawancara setelah pertandingan berakhir dengan kekalahan timnya. Ia melontarkan kritik yang sangat pedas terhadap mereka yang bertugas di ruang VAR.
"Insiden itu cukup jelas, tapi VAR tidak melakukan intervensi sama sekali," ujar Gasperini.
Ia menambahkan bahwa semua orang bisa melihat kenyataan pahit dari rekaman gambar tersebut. Baginya keputusan wasit di lapangan telah mengubah realitas pertandingan yang sedang berjalan.
"Jika petugas VAR tidak yakin soal ini, mereka harus cari pekerjaan lain," tegas pelatih Roma tersebut.
Fokus Alih ke Liga Europa
Meskipun merasa dirampok, Gasperini meminta pemainnya untuk segera melupakan hasil pahit ini. Tantangan yang lebih besar sudah menunggu mereka di kompetisi level Benua Eropa.
Roma dijadwalkan akan melakoni laga sulit dalam babak 16 besar Liga Europa. Mereka harus bertandang ke markas Bologna untuk memperebutkan tiket ke babak selanjutnya.
Jadwal padat ini menuntut fisik yang prima dari para pemain Giallorossi. Gasperini berharap anak asuhnya tetap menjaga mentalitas juara di tengah tren negatif.
Kemenangan di laga selanjutnya menjadi harga mati untuk menjaga gengsi klub. Perjuangan menembus posisi empat besar klasemen juga tetap menjadi prioritas utama musim ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadi Legenda Hidupnya, Gimana Rasanya Mengalahkan AS Roma, De Rossi?
Liga Italia 9 Maret 2026, 11:09
-
Alasan Inter Kalah di Derby: Tidak Mampu Bongkar Blok Pertahanan Milan!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:28
-
Bobol Gawang Inter Milan, Estupinan: Ini Gol Terpenting dalam Karir Saya!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:11
LATEST UPDATE
-
Kurang Tajam di Depan Gawang, Inter Tumbang di Derby Milan
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:30
-
Cara AC Milan Hentikan Federico Dimarco di Derby Della Madonnina
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:00
-
Manchester United Mulai Kontak Gelandang Pengganti Casemiro
Liga Inggris 9 Maret 2026, 16:30
-
Prediksi Atalanta vs Bayern 11 Maret 2026
Liga Champions 9 Maret 2026, 16:04
-
Prediksi Atletico Madrid vs Tottenham 11 Maret 2026
Liga Champions 9 Maret 2026, 16:03
-
Kalahkan Inter Milan, AC Milan Masih Tabu untuk Bicara Scudetto
Liga Italia 9 Maret 2026, 16:02
-
Prediksi Newcastle vs Barcelona 11 Maret 2026
Liga Champions 9 Maret 2026, 16:02
-
Prediksi Galatasaray vs Liverpool 11 Maret 2026
Liga Champions 9 Maret 2026, 16:01
-
PSG vs Chelsea di Liga Champions: Delapan Pemain Terancam Absen
Liga Champions 9 Maret 2026, 16:00












