Giampaolo Jadi Sosok Penting di Balik Transfer Bennacer ke Milan
Dimas Ardi Prasetya | 29 Agustus 2019 17:53
Bola.net - Gelandang anyar AC Milan Ismael Bennacer mengaku ia memilih pindah ke San Siro musim panas ini setelah dibujuk oleh Marco Giampaolo.
Bennacer adalah gelandang andalan Empoli pada musim lalu. Ia juga menjadi andalan bagi Timnas Aljazair.
Milan merekrutnya pada musim panas 2019 kemarin. Ia direkrut dengan bandrol sekitar 16 juta euro plus dua juta euro tambahan dalam bentuk bonus.
Pemain berusia 21 tahun ini sudah menjalani debutnya bagi Rossoneri. Ia bermain sebagai pemain pengganti saat Milan bertandang ke markas Udinese di Giornata 1 Serie A 2019-20 akhir pekan lalu.
"Datang ke Milan adalah hasil dari kerja yang sangat keras. Tapi ini hanyalah awal saja," bukanya pada DAZN.
Pengaruh Giampaolo
Bennacer jadi pilar penting Aljazair di perhelatan Piala Afrika 2019 kemarin. Ia bahkan ikut membantu negaranya menjadi juara setelah di final mengalahkan Senegal.
Banyak tawaran yang kemudian masuk ke meja agen Bennacer. Namun pada akhirnya ia tetap memilih Milan, dan salah satunya karena faktor Giampaolo.
“Milan juga mendekati saya sebelum Piala Afrika. Saya tipe orang yang sabar, saya tidak suka membuat keputusan tergesa-gesa. Saya mengatakan kepada agen saya untuk menyaring penawaran dan hanya menelepon saya ketika ada ketertarikan yang nyata," tuturnya.
“Ia berkata 'Milan menginginkanmu lebih dari siapapun' dan juga sangat penting bagiku untuk menerima panggilan telepon dari Giampaolo, memintaku untuk bergabung dengannya dengan Rossoneri," kenangnya.
“Pelatih mengatakan kepada saya bahwa ia menyukai pemain dengan gaya saya, bahwa peran saya sangat penting dalam visinya tentang sepakbola. Itu merupakan tantangan besar bagi saya dan saya suka tantangan," seru Bennacer.
Playmaker
Bennacer kemudian mengungkapkan bahwa Giampaolo akan memberikannya peran penting di Milan. Ia akan diberi tugas untuk mengatur jalannya tempo permainan dan alur serangan Rossoneri.
Hal ini disambut positif oleh Bennacer sendiri. Apalagi ia sebelumnya sudah memiliki pengalaman untuk memegang peran penting tersebut.
“Ia juga mengatakan saya bisa bermain sebagai playmaker, bahkan jika ada persaingan untuk peran itu. Tetapi saya sangat menghargai bermain di posisi itu," ujarnya.
"Itu benar, saya sudah melakukannya selama kurang dari setahun dan pertama kali saya bermain di sana adalah melawan Juventus. Tetapi saya tahu bahwa saya benar-benar bisa berkembang di peran itu," tegas Bennacer.
Di laga berikutnya, AC Milan akan berhadapan melawan Brescia. Ada kemungkinan Marco Giampaolo akan menjadikannya sebagai starter kali ini.
(DAZN)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













