Gianluigi Buffon, Legenda Sepak Bola yang Menolak Jadi Idola Generasi Muda
Yaumil Azis | 17 Januari 2020 09:27
Bola.net - Karir yang gemilang dan dikenal sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia, maka pantaslah kalau Gianluigi Buffon dijadikan panutan. Tapi kiper Juventus tersebut justru mengaku enggan menjadi sosok seperti itu.
Buffon masih aktif sebagai pemain kendati umurnya sudah tidak lagi muda, yakni 41 tahun. Namun usia hanya sekadar angka jika melihat penampilannya bersama Juventus pada beberapa kesempatan musim ini.
Sampai sekarang, ia sudah membukukan total sembilan kali penampilan di berbagai ajang. Tiga clean sheet dan torehan tujuh kebobolan seolah membuktikan bahwa kualitas Buffon tidak mengalami penurunan.
Salah satu penampilannya terjadi di laga kontra Sampdoria pada tahun 2019 lalu. Pada saat itu, ia berhasil menyamai rekor pemain dengan penampilan terbanyak yang dipegang oleh legenda AC Milan, Paolo Maldini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Buffon Enggan Menjadi Panutan
Karir Buffon yang panjang dihiasi oleh sejumlah prestasi mentereng. Sebagaimana yang diketahui, ia merupakan salah satu sosok yang membantu Timnas Italia meraih trofi Piala Dunia tahun 2006 silam.
Di level klub, ia sudah merasakan juara Serie A sebanyak sembilan kali bersama Juventus. Tidak hanya itu, ia juga pernah tampil dalam babak final Liga Champions sebanyak tiga kali.
Karirnya yang mentereng jelas membuat generasi muda akan menjadikan dirinya sebagai panutan. Tapi ternyata, Buffon tidak nyaman dengan dirinya menjadi idola bagi mereka.
"Saya tidak inign menjadi panutan bagi anak-anak dan orang-orang, itu bukan aspirasi saya, saya tidak merasa harus mengedukasi siapapun," buka Buffon kepada Calciomercato.com.
Orang Tua Harus Jadi Panutan
Menurutnya, orang tua dari seorang anak itulah yang seharusnya menjadi panutan. Bukan dirinya. Dan itulah yang sedang dilakukan Buffon kepada anak-anaknya tanpa harus memaksa.
"Banyak yang menginginkan kalian untuk mengambil tanggung jawab ini, namun edukasi dari seorang anak bergantung kepada orang tuanya," lanjutnya.
"Saya bisa jadi pertimbangan, jika seorang keluarga berada di satu meja melihat Buffon membuat 700 penampilan di Serie A sang ayah bisa berkata: 'Lihat Buffon, terlepas dari orang itu - yang saya tidak kenal - punya karakter untuk menderita di suatu waktu, kemampuan dan kerendahan hati untuk berkembang," tambahnya.
"Syaa ingin menjadi seperti ini untuk anak saya, tapi saya tidak ingin memberikan tekanan kepada mereka," tutup Buffon.
(Goal International)
Baca Juga:
Garuda Select Kalah Tipis dari Juventus U-17
Gelandang Garuda Select Ungkap Kebahagiaan Setelah Tonton Juventus Vs Udinese
Tinggalkan Bayern Munchen, Manuel Neuer Bakal Gabung Juventus?
Masalah Pemasukan dari Hak Siar, Juventus Kalah dari Tim Semenjana Inggris
Maurizio Sarri: Saya Ingin Bantu Cristiano Ronaldo Raih Ballon d'Or Ke-6
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













