Gianluigi Donnarumma, 'Muraglia' di Pertahanan AC Milan
Gia Yuda Pradana | 28 Januari 2020 21:12
Bola.net - Lini pertahanan AC Milan musim ini sejatinya tak terlalu istimewa. Sempat terpuruk di awal musim, bahkan berganti pelatih setelah hanya tujuh laga di Serie A, gawang Milan beberapa kali dibobol lawan. Namun, Milan bisa lebih terpuruk andai tak ada kiper Gianluigi Donnarumma.
Kiper 20 tahun Italia itu mampu menjadi 'muraglia', dinding, di pertahanan timnya. Sederet penyelamatan telah dia lakukan.
Milan mengawali musim dengan berada di peringkat 17. Milan kemudian sempat menempati posisi 16 pada pekan ke-6, juga posisi 14 pada pekan ke-12, sebelum sekarang di tangga ke-8.
Hingga pekan ke-21 Serie A musim ini, angka kebobolan Milan (26) justru lebih besar daripada produktivitas gol mereka (22). Jika bukan berkat Donnarumma, angka kebobolan itu pasti lebih mengenaskan.
Penyelamatan Terbanyak ke-6

Di Serie A musim ini, Donnarumma telah mencatatkan 66 penyelamatan dalam 20 penampilan untuk Milan. Jumlah penyelamatannya itu merupakan yang terbanyak ke-6.
Kiper dengan penyelamatan terbanyak di Serie A 2019/20 sejauh ini (statistik WhoScored):
- 94 - Gabriel (Lecce)
- 92 - Luigi Sepe (Parma)
- 88 - Etrit Berisha (SPAL)
- 87 - Salvatore Sirigu (Torino)
- 72 - Jesse Joronen (Brescia)
- 66 - Gianluigi Donnarumma (AC Milan).
8 Clean Sheets
Dalam 20 penampilan untuk Milan di Serie A musim ini, Donnarumma telah mencatatkan 8 clean sheets. Jumlah laga tanpa kebobolan Donnarumma itu lebih banyak dibandingkan kiper-kiper lain.
Cleen sheets terbanyak di Serie A 2019/20 sejauh ini:
- 8 - Gianluigi Donnarumma (AC Milan)
- 7 - Marco Silvestri (Hellas Verona)
- 7 - Samir Handanovic (Inter Milan)
- 7 - Juan Musso (Udinese)
- 7 - Emil Audero (Sampdoria).
Man of the Match vs Brescia

Di laga terakhirnya, Milan menang 1-0 atas tuan rumah Brescia lewat gol tunggal Ante Rebic, Sabtu (25/1/2020). Donnarumma sekali lagi menjadi 'muraglia' di lini pertahanan Milan.
Di laga itu, Brescia dan Milan sama-sama mencatatkan 18 tembakan. Brescia punya 7 tembakan tepat sasaran, sedangkan Milan 4.
Tujuh ancaman Brescia ke gawang Milan melalui Ernesto Torregrossa (3), Dimitri Bisoli (2), Florian Aye, dan Emanuele Ndoj semuanya sukses dinetralisir oleh Donnarumma.
Jika bukan berkat Donnarumma dengan penyelamatan-penyelamatannya, Milan mungkin takkan mengemas poin maksimal. Ini bukan yang pertama, dan mungkin juga bukan yang terakhir bagi mereka.
Namun, selama ada dinding tebal bernama Gianluigi Donnarumma di lini pertahanan mereka, Milan sepertinya boleh merasa aman.
Menurut Bolaneters, pantaskah Donnarumma disebut sebagai pemain terbaik Milan musim ini? Suarakan pendapat kalian lewat kolom komentar di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Como vs Inter: Fabregas Belajar Bodo/Glimt untuk Taklukkan Nerazzurri
Liga Italia 3 Maret 2026, 11:06
-
Alisson Becker Jadi Rebutan di Italia, Inter Milan Siap Tikung Juventus
Liga Italia 3 Maret 2026, 10:37
-
Bukti Cinta Vlahovic: Rela Potong Gaji Besar demi Bertahan di Juventus
Liga Italia 3 Maret 2026, 10:34
-
Juventus Makin Mantap Permanenkan Jeremie Boga
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:38
-
Juventus Sambut Kembalinya Dusan Vlahovic dari Cedera Panjang
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:31
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37














