Giorgio Chiellini: Dulu Saya Adalah Fans AC Milan, Tapi...
Yaumil Azis | 12 November 2019 01:39
Bola.net - Bek sekaligus kapten Juventus, Giorgio Chiellini, melontarkan candaan saat menghadiri sebuah kegiatan di Allianz Stadium. Pria berumur 35 tahun tersebut berkata bahwa dirinya dulu pernah menjadi penggemar berat AC Milan.
Seperti yang diketahui, Milan merupakan salah satu rival bebuyutan Juventus. Keduanya kerap bersaing ketat untuk memperebutkan trofi dari pagelaran bergengsi seperti Serie A dan Liga Champions.
Pertemuan antara kedua tim seringkali menyajikan pertarungan yang sengit, bahkan pada musim ini, di saat Milan sedang terpuruk. Dalam laga lanjutan Serie A hari Senin (11/11/2019) kemarin, Juventus hanya mampu meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0.
Baik Juventus dan AC Milan saling jual beli serangan dalam laga yang berlangsung di Allianz Stadium tersebut. Tanpa Wojciech Szczesny, gawang Bianconeri mungkin akan jebol berkali-kali pada malam itu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pengakuan Giorgio Chiellini
Chiellini sendiri tidak terlibat saat timnya berhadapan dengan Milan. Seperti yang diketahui, ia sedang mengalami cedera ACL dan harus absen paling tidak sampai tahun 2020 mendatang.
Di tengah waktu senggangnya, ia menghadiri kegiatan yang melibatkan Juve's Junior Members di Allianz Stadium. Ia membicarakan banyak hal, salah satunya adalah pengakuan soal dirinya, dulu, adalah fans berat AC Milan.
"Sayangnya, saya dulu adalah penggemar Milan, namun saya menjadi lebih baik. Saya menjadi lebih pintar sewaktu tumbuh besar," canda Chiellini seperti yang dikutip dari Football Italia. "Maldini adalah pemain favorit saya," sambungnya.
"Saya punya saudara kembar, dia fans Juve dan saya harus melawan dia dan memilih Milan. Bisa anda bayangkan betapa senangnya dia saat Juve membeli saya sewaktu masih berumur 20 tahun? Begitu saya pindah ke sini, saya langsung jatuh cinta dengan klub ini," lanjutnya.
Chiellini Bagi-bagi Ilmu
Chiellini juga tidak pelit ilmu. Kepada anak-anak muda yang meramaikan kegiatan ini, ia menjelaskan beberapa tips soal bagaimana cara bertahan yang baik dan benar.
"Anda harus menemukan kesenangan dalam menghentikan pergerakan. Perasaan yang orang-orang rasakan saat mencetak gol, anda juga harus merasakan hal yang sama kala menghentikan mereka. Jika anda mampu merasakan itu, anda bisa menjadi bek hebat," tambahnya.
Sebagai penutup, Chiellini juga menyebutkan dua pertandingan yang takkan pernah dilupa. Yang pertama saat Juventus menghadapi Messina pada tahun 2005, dan kedua adalah kala Bianconeri bertemu Cagliari.
"Laga perdana saya akan selalu menjadi yang pertama. Itu saat melawan Messina dan kami menang 3-0. Lainnya adalah malam di Trieste [kontra Cagliari], torehan pertama [scudetto] kami. Perasaan pada malam itu sangat kuat, yang akan selalu tinggal di dalam diri saya," tutupnya.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 7 Juni 2026, 17:14
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 17:05
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 17:04
-
Botol Minum Bikin FIFA Bingung
Piala Dunia 7 Juni 2026, 14:33
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













