Harapan untuk Juventus-nya Thiago Motta: Scudetto
Gia Yuda Pradana | 22 Juli 2024 12:57
Bola.net - Terakhir kali Juventus meraih Scudetto Serie A adalah pada musim 2019/2020. Sejak itu, Juventus finis peringkat empat, peringkat empat, peringkat tujuh, dan terakhir peringkat tiga.
Musim ini, bersama pelatih baru Thiago Motta, Juventus diharapkan mampu bersaing untuk menjadi yang terbaik di Italia. Harapan itu disuarakan oleh mantan bek Juventus, Leonardo Bonucci.
Musim 2023/2024 kemarin, Motta sukses membawa Bologna finis peringkat lima di Serie A. Bologna pun kembali ke pentas elite Liga Champions setelah menunggu selama 59 tahun.
Motta kemudian dipinang Juventus. Dia diharapkan bisa menunjukkan kinerja apik seperti di Bologna, serta membuat Juventus kembali jadi tim yang kuat.
Optimisme Bonucci pada Motta

"Jauh dari Juventus, secara emosional, adalah hal yang mustahil bagi saya. Juventus selamanya menjadi bagian dari keyakinan sepak bola dan bagian dari hidup saya sebagai pesepakbola," kata Bonucci, seperti dikutip Football Italia.
"Thiago Motta memiliki skuad yang kuat, yang meningkat dengan pembelian-pembelian yang telah dilakukan. Dia akan menghibur kita, dan saya berharap dia bisa kembali berjuang untuk Scudetto, dari awal hingga akhir.
"Saya yakin dia akan menunjukkan nilainya. Dia memiliki ciri khas seorang pelatih hebat," tegas mantan pemain Italia tersebut.
Juventus di Bursa Transfer Musim Ini

Juventus sejauh ini telah mendatangkan empat pemain baru di bursa transfer musim panas. Yang pertama adalah Douglas Luiz. Gelandang Brasil itu dibeli dari Aston Villa dengan biaya €50 juta.
Setelah itu, Juventus mendatangkan Michele Di Gregorio dari Monza. Kiper Italia itu datang dengan status pinjaman sampai Juni 2025, dan Juventus nanti wajib membelinya seharga €13,5 juta.
Yang ketiga adalah Khephren Thuram. Gelandang Prancis itu digaet Juventus dari Nice dengan biaya €20 juta.
Terakhir, Juventus merekrut Juan Cabal dari Hellas Verona dengan nilai transfer €12,8 juta. Pemain 23 tahun Kolombia itu bisa dipasang sebagai bek kiri maupun bek tengah.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- 3 Pelajaran dari Laga Pramusim Perdana AC Milan: Awal Era Paulo Fonseca
- Alvaro Morata Berterima Kasih kepada Yacine Adli, Kenapa?
- Nomor 7 AC Milan: Shevchenko, Pato, hingga Morata
- Federico Chiesa Dianjurkan Cabut dari Juventus
- Menebak Starting XI Ideal AC Milan dengan Alvaro Morata
- Pilihan Matias Soule: AS Roma
- 2 Thuram di Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadi Legenda Hidupnya, Gimana Rasanya Mengalahkan AS Roma, De Rossi?
Liga Italia 9 Maret 2026, 11:09
-
Alasan Inter Kalah di Derby: Tidak Mampu Bongkar Blok Pertahanan Milan!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:28
-
Bobol Gawang Inter Milan, Estupinan: Ini Gol Terpenting dalam Karir Saya!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:11
LATEST UPDATE
-
Patrice Evra Sebut Sosok Manajer Ideal untuk Manchester United
Liga Inggris 10 Maret 2026, 00:19
-
Xavi Ungkap Alasan Tak Akan Pernah Kembali ke Barcelona
Liga Spanyol 9 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Jumlah Trofi yang Bisa Diraih Arsenal Musim Ini
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:30
-
Wayne Rooney Bela Mikel Arteta Usai Gaya Bermain Arsenal Dihujani Kritik
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:00
-
Kurang Tajam di Depan Gawang, Inter Tumbang di Derby Milan
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:30
-
Cara AC Milan Hentikan Federico Dimarco di Derby Della Madonnina
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:00
-
Manchester United Mulai Kontak Gelandang Pengganti Casemiro
Liga Inggris 9 Maret 2026, 16:30













