Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Gia Yuda Pradana | 21 Februari 2026 23:22
Bola.net - Juventus vs Como menjadi laga yang mengubah suasana Allianz Stadium pada pekan ke-26 Serie A 2025-2026. Pertandingan yang berlangsung Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 21.00 WIB itu berakhir dengan kekalahan 0-2 bagi tuan rumah.
Como tampil efektif dan memanfaatkan kesalahan fatal pemain Juventus sejak menit awal di Turin. Dua gol tim tamu dicetak oleh Mergim Vojvoda pada menit ke-11 dan Maxence Caqueret pada menit ke-61.
Hasil ini mendorong Juventus ke situasi krisis karena jarak mereka dengan Como di klasemen Liga Italia kini hanya terpaut satu poin. Bianconeri berada di peringkat lima dengan 46 poin, sedangkan pasukan Cesc Fabregas di posisi enam dengan 45 poin.
Kesalahan Beruntun yang Menghukum Juventus

Gol pertama Como berawal dari salah umpan Weston McKennie di lini tengah yang langsung dimanfaatkan Mergim Vojvoda. Tembakan Vojvoda seharusnya bisa diamankan Michele Di Gregorio, tetapi bola justru meluncur ke dalam gawang.
Situasi tersebut memperpanjang catatan buruk Juventus yang sudah 13 kali kebobolan dari tembakan pertama lawan musim ini. Akan tetapi, masalah tidak berhenti pada gol pembuka tersebut.
Juventus hampir kembali kebobolan setelah Teun Koopmeiners melakukan kesalahan yang memberi peluang kepada Lucas Da Cunha. Bola hasil tembakan Da Cunha hanya membentur mistar gawang dan menyelamatkan tuan rumah dari defisit lebih besar.
Como kemudian menggandakan keunggulan melalui serangan balik cepat dari situasi sepak pojok Juventus. Maxence Caqueret menuntaskan peluang dari jarak dekat tanpa mampu dihalau barisan pertahanan Bianconeri.
Performa Menurun dan Ancaman Posisi Klasemen

Juventus memasuki laga ini dalam kondisi pincang karena banyak pemain inti absen akibat cedera dan sanksi. Kalulu diskors, sementara Bremer, Holm, Vlahovic, dan Milik masih menepi, sedangkan Jonathan David belum berada pada kondisi terbaik.
Di sisi lain, Como juga kehilangan beberapa pemain penting, tetapi kehadiran kembali Alvaro Morata memberi keseimbangan pada lini depan tim asuhan Fabregas. Kombinasi disiplin bertahan dan serangan balik cepat membuat mereka mampu mengendalikan jalannya laga.
Juventus kesulitan menciptakan peluang bersih meski beberapa kali mengancam lewat Koopmeiners dan Jonathan David. Akan tetapi, rapatnya pertahanan Como membuat upaya anak-anak asuh Luciano Spalletti tidak berbuah gol.
Masalah Juventus bertambah setelah Manuel Locatelli menerima kartu kuning dan dipastikan absen pada pertandingan berikutnya melawan Roma. Absennya gelandang kunci ini mempersempit opsi rotasi di lini tengah.
Kekalahan ini menjadi kekalahan kandang pertama Juventus di Serie A sejak Maret 2025. Dalam lima laga kompetitif terakhir, mereka hanya meraih satu hasil imbang, menandakan penurunan performa yang signifikan.
Laga Juventus vs Como kini tercatat sebagai titik balik yang memperlihatkan rapuhnya konsistensi Bianconeri. Tekanan terhadap tim meningkat karena setiap laga berikutnya akan menentukan apakah mereka mampu bertahan di jalur empat besar atau justru tergelincir lebih jauh.
Klasemen

Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
- Misi Bangkit Barcelona
- Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
- Ramadan di Barcelona: Lamine Yamal Tetap Bisa Tampil Optimal Tanpa Mengorbankan Kewajiban Ibadahnya
- Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
- Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
- Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
- Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
- Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
- Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
- Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

