Hasil Pertandingan: AC Milan 1-1 Sampdoria
Editor Bolanet | 13 April 2015 03:53
- De Jong Gagalkan Kemenangan Sampdoria Atas Milan
AC Milan menahan imbang dengan skor 1-1 di giornata 30 Serie A di San Siro, Senin (13/04).
Laga berjalan dengan cukup seru karena Milan bermain ofensif, sementara Sampdoria juga tak bermain terlalu defensif. Sang tamu bahkan unggul lebih dahulu melalui Roberto Soriano, sementara gol balasan Rossoneri tercipta melalui aksi sepakan akrobatik Nigel De Jong.
Milan langsung tampil agresif sejak laga babak pertama dimulai. Dengan mengandalkan kedua sisi sayapnya, mereka berusaha untuk membombardir pertahanan Sampdoria.
Peluang emas pertama Milan tercipta pada menit ke-14. Giacomo Bonaventura melihat Van Ginkel berdiri bebas di luar kotak penalti. Ia pun mengumpankan si kulit bundar kepadanya. Pemain asal Belanda itu pun melepas tendangan keras dari jarak sekitar 21 meter. Namun, bola masih bisa dihalau dengan sempurna oleh Viviano.
Dua menit berselang, Van Ginkel kembali mengancam gawang Viviano. Dari posisi yang nyaris sama, dari luar kotak penalti ia melepas sepakan keras, Namun, bola melesat tipis di samping gawang sang tamu.
Sampdoria sendiri juga terus berupaya menekan Milan. Namun, serangan-serangan mereka kerap gagal menembus pertahanan Rossoneri. Alhasil, mereka kerap mencoba menjebol gawang Lopez dari luar kotak penalti.
Okaka sempat menebar ancaman pada gawang Lopez, namun sepakannya melebar. Begitu pula dengan Eto'o. Pemain asal Kamerun ini sempat melepas tembakan tepat sasaran, namun bola masih bisa diamankan oleh Lopez.
Kedua tim ini akhirnya sama-sama tak bisa mencetak gol hingga turun minum. Skor masih 0-0.
Di babak kedua, Milan kembali coba menekan Sampdoria dengan mengandalkan kekuatan kedua sayapnya. Namun, justru pasukan Sinisa Mihajlovic yang memperoleh peluang lebih dahulu.
Sampdoria memperoleh tendangan bebas di sudut kanan kotak penalti Milan. Eksekusi dilakukan oleh Eder. Sepakannya mengarah ke sudut kanan bawah gawang Rossoneri. Untung, Lopez dengan sigap mampu menepisnya.
Milan kembali mencoba menekan melalui kedua sayapnya. Namun taktik Filippo Inzaghi itu tak kunjung mendapatkan hasil yang diinginkan. Mereka justru kebobolan lebih dahulu pada menit ke-58. Berawal dari serangan balik, Samuel Eto'o mampu melepas umpan melalui celah kedua kaki Mexes. Bola diterima oleh Soriano yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Dengan sekali tendang, gawang Rossoneri jebol.
Milan akhirnya bisa mencetak gol pada menit ke-74. Sepak pojok Bonaventura dihalau di tiang dekat dan bola melambung di udara. De Jong yang dijaga ketat oleh salah satu pemain Sampdoria melepas sepakan akrobatik. Bola melaju ke gawang namun kemudian berbelok setelah mengenai kaki Duncan. Bola pun bergulir menuju area yang tak terkawal dan gol. Skor kini menjadi imbang 1-1.
Milan akhirnya terus menekan pertahanan sang tamu. Sebaliknya, Sampdoria lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Rossoneri sendiri mendapat satu peluang emas lagi di menit ke-83. Suso melepas sepakan melengkung dari sisi kiri gawang sang tamu. Sayang, sepakannya hanya membentur tiang gawang.
Rossoneri terus berusaha untuk mencetak gol tambahan. Sayangnya, hingga waktu lima menit tambahan yang diberikan wasit berakhir, mereka tak bisa mencetak gol lagi. Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 1-1.
Dengan hasil tersebut, Milan kini mengoleksi 42 angka. Mereka pun naik satu posisi ke peringkat 8, melewati Inter Milan. Sementara itu Sampdoria kini mengoleksi 49 poin. Namun, mereka tetap terpaku di urutan enam klasemen sementara Serie A.
AC Milan menahan imbang dengan skor 1-1 di giornata 30 Serie A di San Siro, Senin (13/04).
Laga berjalan dengan cukup seru karena Milan bermain ofensif, sementara Sampdoria juga tak bermain terlalu defensif. Sang tamu bahkan unggul lebih dahulu melalui Roberto Soriano, sementara gol balasan Rossoneri tercipta melalui aksi sepakan akrobatik Nigel De Jong.
Milan langsung tampil agresif sejak laga babak pertama dimulai. Dengan mengandalkan kedua sisi sayapnya, mereka berusaha untuk membombardir pertahanan Sampdoria.
Peluang emas pertama Milan tercipta pada menit ke-14. Giacomo Bonaventura melihat Van Ginkel berdiri bebas di luar kotak penalti. Ia pun mengumpankan si kulit bundar kepadanya. Pemain asal Belanda itu pun melepas tendangan keras dari jarak sekitar 21 meter. Namun, bola masih bisa dihalau dengan sempurna oleh Viviano.
Dua menit berselang, Van Ginkel kembali mengancam gawang Viviano. Dari posisi yang nyaris sama, dari luar kotak penalti ia melepas sepakan keras, Namun, bola melesat tipis di samping gawang sang tamu.
Sampdoria sendiri juga terus berupaya menekan Milan. Namun, serangan-serangan mereka kerap gagal menembus pertahanan Rossoneri. Alhasil, mereka kerap mencoba menjebol gawang Lopez dari luar kotak penalti.
Okaka sempat menebar ancaman pada gawang Lopez, namun sepakannya melebar. Begitu pula dengan Eto'o. Pemain asal Kamerun ini sempat melepas tembakan tepat sasaran, namun bola masih bisa diamankan oleh Lopez.
Kedua tim ini akhirnya sama-sama tak bisa mencetak gol hingga turun minum. Skor masih 0-0.
Di babak kedua, Milan kembali coba menekan Sampdoria dengan mengandalkan kekuatan kedua sayapnya. Namun, justru pasukan Sinisa Mihajlovic yang memperoleh peluang lebih dahulu.
Sampdoria memperoleh tendangan bebas di sudut kanan kotak penalti Milan. Eksekusi dilakukan oleh Eder. Sepakannya mengarah ke sudut kanan bawah gawang Rossoneri. Untung, Lopez dengan sigap mampu menepisnya.
Milan kembali mencoba menekan melalui kedua sayapnya. Namun taktik Filippo Inzaghi itu tak kunjung mendapatkan hasil yang diinginkan. Mereka justru kebobolan lebih dahulu pada menit ke-58. Berawal dari serangan balik, Samuel Eto'o mampu melepas umpan melalui celah kedua kaki Mexes. Bola diterima oleh Soriano yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Dengan sekali tendang, gawang Rossoneri jebol.
Milan akhirnya bisa mencetak gol pada menit ke-74. Sepak pojok Bonaventura dihalau di tiang dekat dan bola melambung di udara. De Jong yang dijaga ketat oleh salah satu pemain Sampdoria melepas sepakan akrobatik. Bola melaju ke gawang namun kemudian berbelok setelah mengenai kaki Duncan. Bola pun bergulir menuju area yang tak terkawal dan gol. Skor kini menjadi imbang 1-1.
Milan akhirnya terus menekan pertahanan sang tamu. Sebaliknya, Sampdoria lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Rossoneri sendiri mendapat satu peluang emas lagi di menit ke-83. Suso melepas sepakan melengkung dari sisi kiri gawang sang tamu. Sayang, sepakannya hanya membentur tiang gawang.
Rossoneri terus berusaha untuk mencetak gol tambahan. Sayangnya, hingga waktu lima menit tambahan yang diberikan wasit berakhir, mereka tak bisa mencetak gol lagi. Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 1-1.
Dengan hasil tersebut, Milan kini mengoleksi 42 angka. Mereka pun naik satu posisi ke peringkat 8, melewati Inter Milan. Sementara itu Sampdoria kini mengoleksi 49 poin. Namun, mereka tetap terpaku di urutan enam klasemen sementara Serie A.
Susunan Pemain:
AC Milan (4-3-3): Lopez; Abate (De Sciglio 71'), Paletta, Mexes, Antonelli; Van Ginkel, De Jong, Bonaventura; Cerci (Suso 62'), Destro (Pazzini 77'), Menez.
Sampdoria (4-2-3-1): Viviano; De Silvestri (Wszołek 88'), Silvestre, Romagnoli, Mesbah; Palombo, Obiang; Eder, Soriano (Duncan 66'), Eto'o; Okaka (Muriel 73').
Statistik Pertandingan AC Milan - Sampdoria:
Penguasaan bola: 58% - 42%
Shots (on goal): 26 (6) - 11 (3)
Corner: 7 - 5
Pelanggaran: 11 - 17
Offside: 0 - 1
Kartu kuning: 3 - 2
Kartu merah: 0 - 0. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:31
LATEST UPDATE
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
-
Andoni Iraola Bidik Trofi Carabao Cup Sebagai Pemanis Musim Perdananya di Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:34
-
Link Nonton Streaming Persib vs Melbourne Victory Hari Ini
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 16:33
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:19
-
Meski Bikin Blunder Lawan Tottenham, Mike Penders Bakal Starter Lawan Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:15
-
Legenda Chelsea Heran MU Masih Pertahankan Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:07
-
Liverpool vs Chelsea, Andoni Iraola Pastikan akan Rotasi Skuad The Reds
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:58
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Tantang Liverpool, Chelsea Tanpa Sang Bomber Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 14:47
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
