Hasil Pertandingan Juventus vs Udinese: Skor 2-1
Editor Bolanet | 16 Oktober 2016 03:53
Pemimpin klasemen menjamu tim papan bawah di giornata 8 Serie A 2016/17, Minggu (16/10). Sempat tertinggal, Juventus akhirnya menang 2-1 berkat dua gol Paulo Dybala.
Udinese unggul terlebih dahulu melalui gelandang 20 tahun Republik Ceko Jakub Jankto di menit 30. Dybala menyelamatkan Nyonya Tua dari kekalahan sekaligus membawa timnya menang dengan gol-gol dari tendangan bebas menit 43 serta eksekusi penalti menit 51.
Sang juara bertahan pun tak tetap tergoyahkan dengan keunggulan lima poin di pucuk klasemen sementara.
Pelatih Massimiliano Allegri melakukan sejumlah perubahan pada timnya. Cederanya Giorgio Chiellini dan masalah personal yang dihadapi Leonardo Bonucci memaksa Allegri mengubah skema pertahanan Juventus dari tiga bek menjadi empat bek. Mehdi Benatia dan Andrea Barzagli dipasang di sentral, sedangkan Patrice Evra dan Stephan Lichtsteiner di kedua bek sayap. Mario Lemina menggantikan Miralem Pjanic di tengah. Mario Mandzukic dipercaya menemani Dybala di depan, karena Gonzalo Higuain baru kembali dari Amerika Selatan.
Juventus mencoba unggul cepat, tapi tembakan Dybala ke tiang dekat di menit 3 masih melenceng. Sundulan Mandzukic dari crossing Juan Cuadrado pada menit 17 juga cuma melebar. Mandzukic mendapatkan peluang emas di menit 25, tapi sontekannya juga belum tepat sasaran.
Justru Udinese yang mencetak gol pembuka. Adalah Jankto yang menyentak publik Turin dengan tembakan keras kaki kirinya dari luar kotak penalti dan gagal dihentikan secara sempurna oleh kiper dan kapten Gianluigi Buffon. Namun, Juventus benar-benar beruntung memiliki Dybala. Penyerang 22 tahun Argentina itu membuat skor imbang 1-1 beberapa saat sebelum jeda dengan eksekusi tendangan bebas kaki kirinya yang mematikan.
Juventus langsung menggebrak setelah istirahat babak pertama. Enam menit awal paruh kedua, Juventus balik memimpin. De Paul divonis melanggar Alex Sandro di area terlarang dan wasit menunjuk titik putih. Dybala maju sebagai algojo, mencetak gol ketiganya di Serie A musim ini, dan membawa Juventus unggul 2-1.
Juventus lalu sedikit menurunkan tempo permainan mereka. Meski begitu, Juventus tetap berusaha mencetak gol tambahan. Namun, walau Allegri memasukkan Higuain untuk mengganti Mandzukic, tak ada gol lagi yang tercipta hingga peluit panjang.
Udinese sejatinya bisa mengimbangi Juventus dari segi penguasaan bola maupun tembakan tepat sasaran. Namun, itu tak cukup untuk mencegah Nyonya Tua meraih kemenangan ke-7 mereka di Serie A musim ini.
Hasil ini membuat Juventus tetap mantap memimpin klasemen sementara Serie A dengan 21 poin, unggul lima poin atas AS Roma di peringkat dua. Sementara itu, Udinese masih tertahan di papan bawah dengan tujuh poin dari dua kemenangan, sekali imbang dan lima kali kalah.
Berikutnya, Juventus akan bertandang ke markas Lyon dalam lanjutan fase grup Liga Champions. Pekan depan, Juventus akan melakoni duel bergengsi melawan AC Milan di Serie A.
Juventus (4-4-2): Buffon; Evra, Barzagli, Benatia (Bonucci 70), Lichtsteiner; Sandro, Lemina, Hernanes (kuning 66), Cuadrado; Dybala (Sturaro 82), Mandzukic (Higuain 66).
Udinese (4-3-1-2): Karnezis; Samir (Adnan 46), Felipe, Danilo, Wague (kuning 45); Jankto (Heurtaux 75), Kums, Fofana; De Paul (Perica 55 - kuning 59); Thereau, Zapata.
Statistik Juventus - Udinese
Ball possession: 50% - 50%
Shots: 15 - 8
Shots on target: 5 - 4
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Verona vs Milan: Adrien Rabiot
Liga Italia 20 April 2026, 02:31
-
Hasil Al Wasl vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo Pimpin Pesta Gol di Zabeel Stadium
Asia 19 April 2026, 23:09
LATEST UPDATE
-
Trofi Bundesliga di Kantong, tapi Ambisi Bayern Munchen Masih Membara!
Bundesliga 20 April 2026, 17:17
-
Mikel Arteta: Premier League Dimulai Lagi!
Liga Inggris 20 April 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
















