Hasil Pertandingan: Parma 1-0 Juventus
Editor Bolanet | 12 April 2015 01:07
- Kejutan di Emilia-Romagna
Pemimpin klasemen Serie A 2014/15 bertandang ke Ennio Tardini untuk menghadapi yang penuh masalah dan terpuruk di dasar classifica, Sabtu (11/4). Diunggulkan menang meski tanpa sejumlah pilar, Juventus justru takluk 0-1 dan kehilangan tiga angka.
Pada pertemuan pertama musim ini, Parma dibantai Juventus di Turin tujuh gol tanpa balas. Di Emilia-Romagna, Parma sukses ganti memukul Juventus lewat gol tunggal gelandang 18 tahun Argentina Jose Mauri pada babak kedua.
Juventus tetap memiliki 70 poin dan masih unggul cukup jauh atas AS Roma dengan delapan laga tersisa, sedangkan Parma mulai menggeliat di posisi terbawah. Bagi Parma, kemenangan ini lebih dari sekadar tiga angka, tapi juga 'hadiah' untuk para tifosi yang selalu setia mendukung mereka meski di masa-masa suram.
Juventus turun tanpa sejumlah pemain utamanya yang cedera maupun sengaja dirotasi oleh pelatih Massimiliano Allegri demi laga melawan AS Monaco di Liga Champions tengah pekan. Meski demikian, sang juara bertahan tetap sanggup mendominasi permainan.
Namun, sejumlah peluang Juventus babak pertama lewat Roberto Pereyra, Arturo Vidal dan Kingsley Coman mentah oleh Antonio Mirante yang tampil gemilang di bawah mistar. Skor 0-0 pun bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, Juventus tetap lebih dominan, sedangkan Parma sesekali coba mengancam lewat serangan balik yang cepat. Di tengah tekanan ball possession Juventus, justru pasukan Roberto Donadoni lah yang berhasil memecah kebuntuan.
Gol Parma tercipta pada menit 60 diawali kegagalan Giorgio Chiellini dalam memotong operan untuk Ishak Belfodil di sektor kanan. Belfodil lalu mengirim umpan tarik mendatar yang disambar Mauri dengan tendangan first-time dari dalam area. Marco Storari, yang tampil menggantikan Gianluigi Buffon, takluk dan skor pun berubah jadi 1-0 untuk keunggulan Parma.
Kebobolan, Allegri langsung melakukan dua pergantian. Pereyra dan Stefano Sturaro ditarik keluar, digantikan Alvaro Morata serta Simone Pepe. Sepuluh menit jelang berakhirnya waktu normal, Coman juga digantikan, yakni oleh Mattia Vitale. Donadoni sendiri mengganti Mattia Cassani dan sang perancang assist Belfodil akibat cedera.
Hingga 2x45 menit, Juventus tetap kesulitan membongkar lini pertahanan Parma. Seiring cukup banyaknya pelanggaran dan cedera, wasit memberi lima menit injury time. Namun, skor 1-0 untuk kemenangan Parma tak berubah bahkan sampai peluit panjang.
Ennio Tardini yang dipadati para tifosi Parma pun diliputi suasana suka cita. Bagi Parma, ini adalah kemenangan yang sangat berharga. Parma, yang di dua laga sebelumnya menahan Inter Milan 1-1 dan mengalahkan Udinese 1-0, sekarang cuma berjarak 10 poin dari zona aman.
Parma (3-5-2): Mirante; Santacroce (Cassani 77), Mendes (kuning 52), Feddal; Varela, Mauri (Lila 82), Jorquera (kuning 77), Nocerino, Gobbi (kuning 89); Belfodil (Prestia 86), Ghezzal.
Juventus (4-3-1-2): Storari; Lichtsteiner, Chiellini (kuning 51), Ogbonna (kuning 88), Padoin; Vidal, Marchisio (kuning 45), Sturaro (Pepe 67); Pereyra (Morata 62); Coman (Vitale 80), Llorente.
Statistik Parma - Juventus
Pemimpin klasemen Serie A 2014/15 bertandang ke Ennio Tardini untuk menghadapi yang penuh masalah dan terpuruk di dasar classifica, Sabtu (11/4). Diunggulkan menang meski tanpa sejumlah pilar, Juventus justru takluk 0-1 dan kehilangan tiga angka.
Pada pertemuan pertama musim ini, Parma dibantai Juventus di Turin tujuh gol tanpa balas. Di Emilia-Romagna, Parma sukses ganti memukul Juventus lewat gol tunggal gelandang 18 tahun Argentina Jose Mauri pada babak kedua.
Juventus tetap memiliki 70 poin dan masih unggul cukup jauh atas AS Roma dengan delapan laga tersisa, sedangkan Parma mulai menggeliat di posisi terbawah. Bagi Parma, kemenangan ini lebih dari sekadar tiga angka, tapi juga 'hadiah' untuk para tifosi yang selalu setia mendukung mereka meski di masa-masa suram.
Juventus turun tanpa sejumlah pemain utamanya yang cedera maupun sengaja dirotasi oleh pelatih Massimiliano Allegri demi laga melawan AS Monaco di Liga Champions tengah pekan. Meski demikian, sang juara bertahan tetap sanggup mendominasi permainan.
Namun, sejumlah peluang Juventus babak pertama lewat Roberto Pereyra, Arturo Vidal dan Kingsley Coman mentah oleh Antonio Mirante yang tampil gemilang di bawah mistar. Skor 0-0 pun bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, Juventus tetap lebih dominan, sedangkan Parma sesekali coba mengancam lewat serangan balik yang cepat. Di tengah tekanan ball possession Juventus, justru pasukan Roberto Donadoni lah yang berhasil memecah kebuntuan.
Gol Parma tercipta pada menit 60 diawali kegagalan Giorgio Chiellini dalam memotong operan untuk Ishak Belfodil di sektor kanan. Belfodil lalu mengirim umpan tarik mendatar yang disambar Mauri dengan tendangan first-time dari dalam area. Marco Storari, yang tampil menggantikan Gianluigi Buffon, takluk dan skor pun berubah jadi 1-0 untuk keunggulan Parma.
Kebobolan, Allegri langsung melakukan dua pergantian. Pereyra dan Stefano Sturaro ditarik keluar, digantikan Alvaro Morata serta Simone Pepe. Sepuluh menit jelang berakhirnya waktu normal, Coman juga digantikan, yakni oleh Mattia Vitale. Donadoni sendiri mengganti Mattia Cassani dan sang perancang assist Belfodil akibat cedera.
Hingga 2x45 menit, Juventus tetap kesulitan membongkar lini pertahanan Parma. Seiring cukup banyaknya pelanggaran dan cedera, wasit memberi lima menit injury time. Namun, skor 1-0 untuk kemenangan Parma tak berubah bahkan sampai peluit panjang.
Ennio Tardini yang dipadati para tifosi Parma pun diliputi suasana suka cita. Bagi Parma, ini adalah kemenangan yang sangat berharga. Parma, yang di dua laga sebelumnya menahan Inter Milan 1-1 dan mengalahkan Udinese 1-0, sekarang cuma berjarak 10 poin dari zona aman.
Parma (3-5-2): Mirante; Santacroce (Cassani 77), Mendes (kuning 52), Feddal; Varela, Mauri (Lila 82), Jorquera (kuning 77), Nocerino, Gobbi (kuning 89); Belfodil (Prestia 86), Ghezzal.
Juventus (4-3-1-2): Storari; Lichtsteiner, Chiellini (kuning 51), Ogbonna (kuning 88), Padoin; Vidal, Marchisio (kuning 45), Sturaro (Pepe 67); Pereyra (Morata 62); Coman (Vitale 80), Llorente.
Statistik Parma - Juventus
Ball possession: 32% - 68%
Shots: 9 - 19
Shots on target: 1 - 3
Offsides: 1 - 1
Corners: 4 - 4
Throw ins: 24 - 32
Pelanggaran: 17 - 12
Kartu kuning: 3 - 3
Kartu merah 0 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persija Taklukkan Persik Kediri 2-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:04
-
Hasil Persebaya Surabaya vs Madura United: Bajul Ijo Menang 3-1
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 20:57
-
Prediksi Torino vs Como 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 12:10
-
Prediksi Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 11:16
-
Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 10:39
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




