Inter Milan Gagal Tekuk Napoli: Bastoni Soroti Mentalitas, Anggap Kesalahan Itu Manusiawi
Afdholud Dzikry | 12 Januari 2026 14:36
Bola.net - Pertarungan sengit memperebutkan Scudetto kembali tersaji di Giuseppe Meazza, Senin (12/1/2026) dini hari WIB. Inter Milan harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 2-2 oleh Napoli dalam laga yang menguras emosi hingga detik terakhir.
Drama saling berbalas gol mewarnai jalannya pertandingan. Tembakan terukur Federico Dimarco sempat membuka keunggulan tuan rumah, sebelum Scott McTominay membalas untuk membayar kesalahannya dalam proses gol pertama Inter.
Hakan Calhanoglu kemudian membawa Inter kembali memimpin lewat titik putih yang sempat memicu amarah Antonio Conte. Namun, McTominay lagi-lagi menjadi mimpi buruk pertahanan Inter dengan gol penyeimbang dari jarak dekat.
Kemenangan sebenarnya sudah di depan mata Inter pada masa injury time. Sayangnya, tiang gawang menjadi penghalang terakhir yang menggagalkan peluang emas Henrikh Mkhitaryan.
Merespons hasil yang campur aduk ini, bek andalan Inter, Alessandro Bastoni, memilih untuk tidak tenggelam dalam kekecewaan. Ia justru melihat sisi terang dari performa timnya.
Mentalitas Inter Milan
Bastoni tak menampik bahwa lini pertahanan Inter melakukan kesalahan fatal pada dua gol Napoli. Namun, ia menekankan bahwa secara psikologis, timnya menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding awal musim.
"Ada beberapa detail yang tentu saja perlu kami perbaiki, tetapi saya melihat langkah maju yang pasti hari ini dalam hal mentalitas dan ketajaman," ujar Bastoni kepada DAZN Italia.
Sang bek menyadari ekspektasi publik terhadap Inter sangat tinggi. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa tim sedang dalam fase transisi atau "reboot" yang tidak mudah, namun tetap berhasil menutup paruh pertama musim dengan baik.
"Kami seharusnya bisa melakukan lebih baik pada gol-gol itu, tetapi kami juga harus mengakui kualitas lawan yang memiliki pemain-pemain level tertinggi. Saya tetap percaya kami menjalani paruh pertama musim yang sangat baik," tambahnya.
Kutukan Laga Besar dan Logika Sepak Bola
Hasil imbang ini memperpanjang catatan kurang memuaskan Inter saat menghadapi tim raksasa. Fakta menunjukkan Inter belum pernah menang dalam 14 pertemuan terakhir melawan Napoli, AC Milan, atau Juventus di semua kompetisi—dengan rincian tujuh kali seri dan tujuh kali kalah.
Meski statistik tersebut membayangi, Bastoni enggan mencari kambing hitam tunggal. Menurutnya, kebobolan adalah akumulasi dari berbagai faktor di lapangan, bukan kesalahan satu orang semata.
"Sayangnya, ketika Anda kebobolan gol, ada banyak kesalahan yang mengarah ke sana. Napoli adalah tim yang kuat, jadi terlepas dari segalanya, saya melihat pertandingan malam ini dari sisi positif," tegas Bastoni.
Ia pun memberikan pembelaan realistis mengenai dinamika permainan sepak bola yang mustahil sempurna tanpa celah.
"Gol pertama adalah pergerakan tim yang hebat dari Napoli, kami tahu mereka bermain seperti itu, semuanya dilakukan dengan kecepatan. Detail-lah yang membuat perbedaan, semua gol bisa dihindari, tetapi jika tidak pernah ada kesalahan, setiap pertandingan akan berakhir 0-0," pungkasnya.
Peta Persaingan Papan Atas
Hasil imbang ini membuat konstelasi di papan atas klasemen Serie A tidak berubah. Inter Milan tetap bertengger di puncak dengan raihan 43 poin.
Di bawah mereka, AC Milan mengintai dengan 40 poin, disusul Napoli dan AS Roma yang sama-sama mengoleksi 39 poin. Juventus berpotensi menyamai poin Napoli dan Roma jika menang dalam laga esok hari, namun persaingan masih sangat terbuka mengingat tiga tim teratas masih memiliki satu laga tunda.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:17
-
Tak Lagi Percaya Di Gregorio, Juventus Intip Peluang Gaet Alisson dari Liverpool
Liga Italia 25 Februari 2026, 15:23
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
Bodo/Glimt Singkirkan Inter Milan, Salah Satu Kejutan Terbesar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs PSIM 27 Februari 2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 23:28
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
-
Krisis Cedera yang Menggerogoti Liverpool: Tumbangnya Pemain-Pemain Kunci
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:59
-
PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:28
-
Real Madrid Tindak Tegas Suporter yang Lakukan Salam Nazi Saat Lawan Benfica
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:18
-
2 Calon Lawan Menanti Real Madrid di 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:06
-
Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:01
-
Alasan di Balik Langkah Cristiano Ronaldo Membeli Saham Almeria
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 20:54
-
Cristiano Ronaldo Resmi Beli 25 Persen Saham Klub Asal Spanyol Yakni Almeria
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 20:20
-
Live Streaming Bologna vs Brann - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 26 Februari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58




