Inter Milan Meradang karena Serangkaian Keputusan Wasit
Aga Deta | 21 Mei 2025 17:00
Bola.net - Inter Milan memilih untuk tidak mengirim pemain atau staf ke sesi wawancara pasca-laga saat menghadapi Lazio. Keputusan ini menjadi simbol dari akumulasi kekesalan mereka terhadap kepemimpinan wasit selama musim ini.
Laga melawan Lazio berakhir imbang 2-2 dan berpotensi membuat gelar Scudetto melayang ke Napoli. Tapi menurut Inter, bukan cuma laga itu yang jadi masalah.
Mereka merasa telah beberapa kali dirugikan oleh keputusan-keputusan wasit yang kontroversial. Akumulasi insiden inilah yang membuat emosi mereka akhirnya memuncak.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Inter telah mengidentifikasi sejumlah keputusan wasit yang dinilai sangat merugikan. Insiden-insiden ini diklaim memiliki dampak besar terhadap peluang juara mereka.
Insiden Penalti di Laga Inter vs Napoli

Salah satu momen yang paling diingat terjadi saat Inter bermain imbang 1-1 melawan Napoli. Saat itu, Mathias Olivera dinilai menyentuh bola dengan tangan saat mencoba menghentikan Lautaro Martinez di kotak penalti.
Para pemain Inter meyakini bola bisa dikuasai Lautaro dalam posisi berbahaya jika insiden itu tidak terjadi. Namun, wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.
Kekecewaan Inter semakin dalam karena insiden ini terjadi di fase penting musim. Mereka percaya momen itu bisa mengubah hasil akhir laga.
Kontroversi Penalti Saat Jumpa Bologna

Laga seru antara Inter dan Bologna berakhir 2-2, tapi meninggalkan rasa frustrasi besar bagi kubu Nerazzurri. Marcus Thuram sempat dijatuhkan kiper Lukasz Skorupski di dalam kotak penalti.
Anehnya, wasit justru memberikan pelanggaran untuk Bologna, bukan Inter. Padahal, tayangan ulang memperlihatkan kontak yang jelas antara kiper dan penyerang.
Bagi Inter, ini adalah salah satu contoh buruknya keputusan yang merugikan mereka. Mereka menjadi kehilangan dua poin.
Derby Milan dan Keputusan VAR yang Dipertanyakan

Dalam duel panas melawan AC Milan yang berakhir 1-1, Inter merasa ada insiden yang layak ditinjau ulang lewat VAR. Saat itu, Strahinja Pavlovic terlihat menginjak betis Marcus Thuram di kotak penalti.
Namun, wasit tidak memeriksa ulang lewat VAR dan permainan berlanjut. Theo Hernandez kemudian membuang bola, menyelamatkan Milan dari ancaman.
Inter menilai keputusan ini sangat merugikan. Sebab jika penalti diberikan, mereka punya peluang besar meraih tiga poin.
Lemparan Salah di Laga Kontra Bologna

Saat kalah 0-1 dari Bologna, Inter kembali merasa dirugikan oleh keputusan kecil namun berdampak besar. Gol Riccardo Orsolini tercipta setelah Bologna melakukan lemparan ke dalam yang posisinya jauh dari titik bola keluar.
Simone Inzaghi menyebut bola dilempar sekitar 10 meter dari lokasi sebenarnya. Meski terkesan sepele, keputusan itu menghasilkan gol penentu kemenangan.
Inter kecewa karena pengawasan wasit terhadap detail kecil seperti ini bisa memengaruhi hasil pertandingan. Terlebih karena laga itu berlangsung di masa krusial musim.
Pegangan di Depan Gawang Roma yang Tak Dianggap Pelanggaran

Dalam kekalahan tipis 0-1 dari AS Roma, Inter merasa kehilangan kesempatan emas mencetak gol. Yann Bisseck terlihat ditarik Evan Ndicka hanya beberapa inci dari gawang.
Inter yakin seharusnya mereka mendapatkan penalti dari insiden tersebut. Namun, wasit memilih untuk membiarkan permainan terus berjalan.
Ini menjadi salah satu contoh frustrasi Inter terhadap standar konsistensi kepemimpinan wasit. Apalagi kejadian itu terjadi dalam posisi mencetak gol yang sangat terbuka.
Akumulasi Kekesalan yang Meledak di Laga Kontra Lazio

Pertandingan melawan Lazio bisa dibilang sebagai titik puncak kemarahan Inter. Mereka kecewa berat karena dua kali unggul namun gagal menang.
Penalti yang diberikan untuk handball Yann Bisseck juga menjadi sorotan besar. Bagi Inter, keputusan itu terlalu keras dan tidak konsisten dengan kejadian-kejadian sebelumnya.
Pelatih Simone Inzaghi bahkan diusir keluar karena protes kerasnya. Ia pun dipastikan absen di laga pamungkas Inter melawan Como.
Penyesalan Inter di Tengah Peluang Juara yang Hilang

Meski banyak menyalahkan keputusan wasit, Inter juga menyadari mereka kerap membuang poin penting. Terutama sebelum jadwal padat dan kelelahan fisik mulai mempengaruhi performa tim.
Kegagalan mempertahankan keunggulan di beberapa laga jadi catatan penting. Kini, peluang merebut Scudetto dari Napoli sangat tipis.
Musim ini jadi pelajaran besar bagi Inter, baik soal mentalitas maupun efisiensi. Dan tentu saja, soal bagaimana menghadapi tekanan dan kontroversi dalam perburuan gelar.
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

