Jadi Kuda Hitam Lebih Asyik Buat AC Milan Ketimbang Calon Juara
Yaumil Azis | 1 Agustus 2021 23:30
Bola.net - Progres apik yang ditunjukkan musim lalu membuat AC Milan digadang-gadang sebagai penantang gelar terkuat di Serie A 2021/22. Namun kata Davide Calabria, Rossoneri lebih baik kalau tidak diunggulkan sama sekali.
Selama beberapa tahun terakhir, Milan hampir tak pernah masuk ke dalam bursa calon juara Serie A. Keterpurukan yang dialami mereka membuat kejadian pergantian pelatih kerap terjadi hampir di setiap musimnya.
Penurunan prestasi Milan ditandai pemecatan Massimiliano Allegri di tahun 2014. Sejak saat itu kursi kepelatihan diduduki oleh sembilan pelatih yang berbeda termasuk nahkodanya saat ini, Stefano Pioli.
Bahkan, menjelang akhir musim 2019/20, banyak rumor yang mengatakan kalau Pioli bakal dipecat dan digantikan oleh Ralf Rangnick. Namun pada akhirnya Rossoneri memilih bertahan dan memberikan kontrak baru kepada Pioli.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Milan Melampaui Ekspektasi
Keputusan manajemen Milan terbukti benar. Pada awal musim 2020/21, Rossoneri tampil ganas dan sempat menduduki posisi puncak dalam klasemen sementara Serie A. Sementara dua kandidat juara lainnya, Juventus dan Inter Milan, keluar-masuk empat besar.
Sayangnya, mereka kehabisan bensin ketika memasuki tahun 2021. Beberapa hasil buruk membuat takhta klasemen diambil alih oleh Inter yang kemudian melaju mulus hingga menjadi juara.
Walaupun menurun di pertengahan musim, Milan mampu mengakhiri kompetisi sebagai runner-up. Ini menjadi tanda yang baik buat Rossoneri, dan publik pun mulai menyebut mereka sebagai salah satu kandidat juara musim depan.
"Tahun lalu kami finis di peringkat kedua dan tidak ada yang berpikir bahwa kami bisa meraih hasil itu, karena unggulan juara adalah tim yang bisa menduduki empat besar di musim sebelumnya," kata Calabria kepada Il Corriere dello Sport.
Lebih Baik Tidak Diunggulkan
Calabria, yang kerap menjadi andalan di sisi kanan sektor pertahanan Rossoneri, merasa nyaman dengan label klub 'kuda hitam'. Ia malah yakin Milan akan lebih baik dengan status tersebut ketimbang sebagai penantang gelar.
"Jika tidak ada yang mempercayai kami sekarang, itu lebih baik. Targetnnya adalah terus berkembang," kata pria berusia 24 tahun itu lagi.
"Tim harus melanjutkan proses pertumbuhan dan tahun ini, sebuah langkah baru sedang menunggu karena kami bakalan bermain di Liga Champions dan akan menjalani pertandingan level top lainnya," tutupnya.
Saat ini, Milan tengah mempersiapkan diri untuk menyambut musim baru dengan menjalani serangkaian laga uji coba. Tiga pertandingan telah dilewati dengan rekor dua kemenangan dan satu hasil imbang plus 12 gol berhasil diciptakan.
(Il Corriere dello Sport - via Football Italia)
Baca juga:
Tolak AC Milan, Kaio Jorge Segera Tes Medis untuk Gabung Juventus
Atalanta Pastikan Lepas Josip Ilicic, Calon Pemain Baru ke-7 AC Milan?
Telat Sedikit, Milan Bisa Kalah dari Roma Dalam Perburuan Maignan
Kabar Bagus untuk Milan, Ziyech Tertarik Pindah ke San Siro
Musim Baru, Ini Yang Harus Dibenahi Oleh AC Milan Menurut Calabria
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Samai Rekor Pele di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 10:15
-
2 Laga, 2 Hasil Imbang: Ada Apa dengan Belgia?
Piala Dunia 22 Juni 2026, 09:46
LATEST UPDATE
-
Tim Voli Indonesia Bungkam Hong Kong dan Lolos ke Semifinal Princess Cup 2026
Voli 24 Juni 2026, 20:07
-
Siaran Langsung Volleyball Nations League (VNL) 2026 - Serbia vs Jepang di Vidio
Voli 24 Juni 2026, 18:04
-
Instruksi Keras Tuchel pada Djed Spence Dinilai Masih Sangat Wajar
Piala Dunia 24 Juni 2026, 17:35
-
Warisan Cristiano Ronaldo Kian Besar Berkat Gol di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41










