Manuel Akanji Betah di Inter Milan, Ingin Terus Bermain di Bawah Cristian Chivu

Manuel Akanji Betah di Inter Milan, Ingin Terus Bermain di Bawah Cristian Chivu
Pemain Inter Milan, Manuel Akanji, saat pertandingan Liga Champions melawan Union St. Gilloise, Rabu (22/10/2025). (c) AP Photo/Omar Havana

Bola.net - Manuel Akanji mengaku ingin melanjutkan kariernya di Inter Milan setelah menikmati musim pertamanya bersama Cristian Chivu. Bek asal Swiss itu merasa mendapatkan banyak perkembangan selama membela Nerazzurri.

Akanji menjalani musim 2025-2026 sebagai pemain pinjaman dari Manchester City. Ia turut membantu Inter meraih dua gelar domestik sepanjang musim tersebut.

Saat ini Akanji sedang memperkuat Swiss di Piala Dunia 2026. Sepanjang musim lalu, ia mencatatkan 45 penampilan di semua kompetisi dan menjadi starter dalam 40 pertandingan.

Inter memiliki opsi untuk mempermanenkan status Akanji. Pemain berusia 30 tahun itu pun berharap bisa terus menjadi bagian dari skuad Chivu yang baru saja memperpanjang kontraknya hingga 2028.

Inter Milan Jadi Tempat Berkembang bagi Akanji

Inter Milan Jadi Tempat Berkembang bagi Akanji

Pemain Inter Milan Manuel Akanji (kanan) berebut bola dengan pemain Bodo/Glimt Kasper Hogh pada laga play-off Liga Champions antara Inter vs Bodo/Glimt di San Siro, 24 Februari 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Akanji menilai Inter memberikan banyak pelajaran yang membantunya berkembang sebagai pemain. Ia merasa mendapatkan pengalaman berharga baik dari sisi taktik maupun pemahaman permainan.

Musim lalu menjadi periode penting bagi bek Swiss tersebut. Selain tampil konsisten, ia juga berperan dalam 18 clean sheet dan menjadi pemimpin tim dalam sejumlah statistik bertahan.

"Inter adalah sekolah yang hebat, sebuah universitas yang membantu Anda berkembang dalam berbagai aspek. Saya sangat berterima kasih kepada mereka yang menginginkan saya berada di sini, dan saya senang bisa bertahan serta meraih lebih banyak kemenangan bersama pelatih ini," ujar Akanji kepada Gazzetta dello Sport.

"Saya sangat berterima kasih kepada mereka yang menginginkan saya berada di sini, dan saya senang bisa bertahan serta meraih lebih banyak kemenangan bersama pelatih ini," tambah Akanji.

Belajar Banyak dari Sistem Tiga Bek

Belajar Banyak dari Sistem Tiga Bek

Pemain Bodo/Glimt Jens Petter Hauge terjatuh saat berebut bola dengan pemain Inter Milan Manuel Akanji di play-off Liga Champions antara Inter vs Bodo/Glimt, 24 Februari 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Salah satu pengalaman baru yang dirasakan Akanji adalah bermain dalam sistem tiga bek secara rutin di level klub. Sebelumnya, ia lebih sering memainkan peran tersebut bersama tim nasional Swiss.

Menurutnya, pengalaman itu membuat pemahamannya terhadap permainan menjadi lebih luas. Ia kini merasa lebih siap menghadapi berbagai situasi taktis di masa depan.

"Saya tidak sering merasakan bermain dalam sistem tiga bek di level klub. Hal itu hanya terjadi bersama tim nasional, tetapi di Inter saya harus memahami posisi tersebut dengan jauh lebih baik dan bekerja sama dengan rekan-rekan setim yang baru," kata Akanji.

"Sekarang saya berpikir berbeda dalam berbagai situasi pertandingan. Jika suatu saat kami beralih ke sistem lima bek, saya akan tahu persis apa yang harus dilakukan," jelas Akanji.

Cristian Chivu Dinilai Sangat Memahami Pemain

Cristian Chivu Dinilai Sangat Memahami Pemain

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberi instruksi dari pinggir lapangan dalam pertandingan Serie A melawan Parma, Senin (4/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Luca Bruno

Akanji juga memberikan pujian kepada Cristian Chivu yang dinilainya memiliki kemampuan membangun hubungan baik dengan para pemain. Pengalaman Chivu sebagai mantan pesepak bola top disebut menjadi salah satu kelebihannya.

Selain itu, Chivu dianggap memahami kebutuhan Inter karena pernah meraih banyak kesuksesan bersama klub tersebut. Pendekatan komunikatif yang diterapkannya juga mendapat apresiasi dari para pemain.

"Chivu memahami para pemain dengan sangat baik karena dia sendiri pernah menjadi pesepak bola level tertinggi dan mengalami situasi yang sama seperti yang kami alami saat ini. Selain itu, dia telah memenangkan banyak trofi bersama Inter dan tahu persis apa yang dibutuhkan klub," ungkap Akanji.

"Dia juga pelatih yang sangat komunikatif dan penuh empati. Dia sering berbicara dengan kami para pemain dan yang terpenting, dia mau mendengarkan kami. Inilah yang menciptakan hubungan yang sangat baik dengan kami semua," tegas Akanji.

Sumber: FotMob

Klasemen Serie A