Jadi Legenda Hidupnya, Gimana Rasanya Mengalahkan AS Roma, De Rossi?
Afdholud Dzikry | 9 Maret 2026 11:09
Bola.net - Daniele De Rossi membawa Genoa meraih kemenangan dramatis 2-1 atas mantan klubnya, AS Roma, Senin . Legenda hidup Giallorossi tersebut menegaskan tidak akan berpura-pura menyesal atas hasil pahit yang menimpa Roma.
Kemenangan ini menjadi tambahan tiga poin yang sangat krusial bagi posisi Il Grifone. De Rossi mengaku sangat puas dengan performa militan yang ditunjukkan oleh anak asuhnya.
Pelatih bertangan dingin tersebut merasa skuadnya kini berada dalam kondisi yang sangat sehat. Chemistry antar pemain di setiap lini dianggap sudah berjalan sesuai dengan keinginannya.
Ia menilai komposisi pemain saat ini memberikan banyak opsi taktik yang berbeda. Kemenangan atas tim besar seperti Roma menjadi bukti sahih kualitas skuad Genoa.
Profesionalisme di Atas Segalanya

Sebagai ikon abadi Roma, menghadapi mantan klub tentu memberikan sensasi yang sangat emosional. Namun De Rossi memilih untuk tetap menjaga profesionalisme tinggi dalam menjalankan tugasnya.
Ia sadar betul bahwa risiko menghadapi Roma akan selalu ada dalam karier kepelatihannya. Hal ini merupakan konsekuensi logis dari pekerjaan yang ia pilih saat ini.
"Saya tidak ingin meminimalkan perasaan mereka atau mengatakan saya tidak menyesal bahwa mereka menyesal," ujar Daniele De Rossi.
Ia menambahkan bahwa dirinya tidak ingin membenarkan diri atau berpura-pura merasa sedih. Kebahagiaan yang ia rasakan murni karena kemenangan yang diraih oleh timnya sendiri.
Genoa Jadi Rumah Kedua
De Rossi merasa atmosfer di Genoa sangat mirip dengan lingkungan yang ia rasakan di Roma. Ia mengaku merasa sangat nyaman dan seperti berada di rumah sendiri saat berada di Marassi.
Dukungan militan dari para suporter Genoa memberikan energi tambahan bagi sang pelatih. Ia sangat menyukai gairah sepak bola yang ditunjukkan oleh publik kandang mereka.
"Jika saya harus memikirkan tim yang mirip dengan Roma, itulah tempat saya berada sekarang," ungkap De Rossi.
Ia sangat menikmati setiap momen bersama para pendukung setianya di klub asal pelabuhan tersebut. Hubungan emosional ini membuatnya semakin termotivasi memberikan yang terbaik bagi klub.
Pujian Setinggi Langit untuk Pemain
Kesuksesan menumbangkan Roma tak lepas dari kerja keras para pemain Genoa di lapangan. De Rossi secara khusus memuji dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh seluruh elemen tim.
Ia berusaha memperlakukan semua pemain dengan jujur dan setara tanpa terkecuali. Kerja keras saat sesi latihan menjadi indikator utama bagi pemain untuk tampil bertanding.
"Semua yang kami lakukan berasal dari apa yang mereka lakukan dalam latihan," tegas Daniele De Rossi.
Ia mencontohkan Masini sebagai pemain yang selalu memberikan kecepatan ganda saat berlatih. Baginya, para pemain sudah memberikan segalanya dan ia akan membalas komitmen tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Laga Piala Dunia dengan Kartu Merah Terbanyak dalam Sejarah
Piala Dunia 12 Juni 2026, 11:41
-
Piala Dunia 2026 Dibuka dengan 3 Kartu Merah, Wasit Makin Tegas?
Piala Dunia 12 Juni 2026, 10:58
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
Bulu Tangkis 12 Juni 2026, 16:08
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
Bulu Tangkis 12 Juni 2026, 16:08
-
Alisson Yakin Brasil Siap, Maroko Jadi Ujian Pertama di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 15:36
-
Dibungkam Korea Selatan, Pelatih Ceko Sebut Tim yang Lebih Baik Menang
Piala Dunia 12 Juni 2026, 15:18
-
Lee Kang-in Bicara Targetnya Usai Antar Korea Selatan Taklukkan Ceko
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Maroko 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:25
-
Catatan Menarik Korea Selatan vs Ceko: Son Heung-min Samai Rekor Legenda
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:14
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












