Jalan Ninja Como untuk Bersaing di Serie A: Belanja Gila Hingga Neraca Minus 110 Juta Euro
Richard Andreas | 3 Februari 2026 20:48
Bola.net - Como 1907 mencuri perhatian jelang dan sesudah promosi ke Serie A bukan hanya karena performa di lapangan, tetapi juga lewat aktivitas transfer yang tidak lazim bagi klub pendatang baru. Dalam dua musim terakhir, pergerakan mereka di bursa menunjukkan skala ambisi yang jarang terlihat.
Data transfer terbaru menunjukkan Como mendatangkan belasan pemain dengan total pengeluaran jauh melampaui pemasukan. Mengutip Transfermarkt Como menerima pendapatan sebesar 16,18 juta euro, tapi membuat pengeluaran sebesar 126,89 juta euro.
Artinya, neraca keuangan klub tercatat minus sekitar 110,71 juta euro, angka yang menempatkan Como sejajar dengan klub-klub mapan dari sisi belanja bersih.
Strategi agresif semacam ini apakah berarti Como sedang membangun fondasi jangka panjang, atau mengambil jalan cepat dengan risiko besar demi segera bersaing di papan atas Serie A?
Belanja Agresif Dua Musim Beruntun

Aktivitas belanja Como tidak terjadi dalam satu jendela transfer saja, melainkan akumulasi dari dua musim beruntun. Sejak musim 2024/2025, klub sudah menunjukkan kesediaan mengeluarkan dana besar demi membentuk skuad kompetitif.
Pada fase awal tersebut, Como menginvestasikan lebih dari 20 juta euro untuk pemain-pemain baru. Langkah ini menjadi fondasi awal sebelum klub meningkatkan intensitas belanja pada musim berikutnya.
Memasuki musim 2025/2026, skala pengeluaran meningkat signifikan. Beberapa laporan transfer menyebut Como siap mengalokasikan 80 hingga 100 juta euro hanya dalam satu jendela musim panas.
Akumulasi dari dua periode inilah yang membuat neraca transfer Como terjerembap ke angka minus 110,71 juta euro, berdasarkan data pasar terkini.
Profil Rekrutan: Antara Siap Pakai dan Investasi

Pola rekrutmen Como memperlihatkan kombinasi antara pemain siap pakai dan aset masa depan. Beberapa nama direkrut dengan nilai tinggi, menandakan tuntutan dampak instan di Serie A.
Masuknya pemain seperti Alex Vales dan Maximo Perrone mencerminkan kebutuhan akan pengalaman dan stabilitas, terutama di lini belakang. Ini bukan rekrutan spekulatif, melainkan keputusan kompetitif.
Como juga mendatangkan pemain muda bernilai jual seperti Jesus Rodriguez, Martin Baturina, dan Jayden Addai. Investasi ini mengandung dimensi bisnis, bukan semata kebutuhan taktis jangka pendek.
Kombinasi tersebut menunjukkan bahwa belanja besar Como tidak sepenuhnya impulsif, melainkan dirancang untuk memberi keseimbangan antara performa dan nilai aset.
Peran Pelatih dan Arah Proyek

Perubahan arah Como tidak lepas dari peran Cesc Fabregas yang kini memegang kendali penuh sebagai pelatih kepala. Preferensi taktisnya turut memengaruhi jenis pemain yang dibidik klub di bursa transfer.
Fabregas cenderung menginginkan pemain dengan pemahaman taktik matang dan pengalaman di liga elite Eropa. Hal ini menjelaskan mengapa beberapa target datang dari klub-klub besar dan liga papan atas.
Dengan dukungan pemilik klub, Fabregas mendapatkan ruang untuk membentuk skuad sesuai visinya. Namun, kebebasan ini juga membawa ekspektasi tinggi terhadap hasil di lapangan.
Jika performa tidak sejalan dengan investasi, tekanan akan datang lebih cepat dibanding klub promosi pada umumnya.
Risiko Besar di Balik Ambisi
Defisit keuangan sebesar 106,77 juta euro menempatkan Como dalam posisi berisiko jika hasil olahraga tidak segera mengikuti. Serie A dikenal kompetitif, dan belanja besar tidak selalu berbanding lurus dengan stabilitas.
Meski begitu, Como dan Fabregas berhasil membuktikan bahwa investasi yang tepat dan merekrut pemain-pemain yang tepat juga bisa membawa dampak positif.
Musim lalu, Como finis di peringkat ke-10 klasemen akhir Serie A, catatan yang cukup impresif untuk tim debutan.
Musim ini, mereka lebih mengejutkan lagi. Como sekarang ada di peringkat ke-6 klasemen sementara dan terbukti mampu bersaing dengan tim papan atas.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Live Streaming Bologna vs Milan - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
AC Milan Datang ke Markas Bologna dengan Sejumlah Tanda Tanya, Ini Prediksi Susunan Pemain Rossoneri
Nyaris Tinggalkan Inter, Frattesi Mendadak Bertahan: Semua Gara-gara Pemain Liverpool Ini
Prediksi Inter Milan vs Torino 5 Februari 2026
Kabar Emil Audero Setelah Dilempar Flare Oknum Fans Inter: Telinga Sakit, Lutut Rasanya Terbakar, Sekarang Baik-baik Saja
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Randal Kolo Muani Jalani Operasi, Tetap Tersedia untuk Juventus
Liga Italia 22 September 2026, 15:45
-
AC Milan yang Ini Mampu Tampil Agresif Sejak Menit Awal
Liga Italia 22 September 2026, 14:11
-
Modric Kembali Kendalikan Permainan, Pulisic Kembali dengan Dampak Besar
Liga Italia 22 September 2026, 13:01
-
AC Milan Akhirnya Bisa Clean Sheet Lagi
Liga Italia 22 September 2026, 12:04
-
Juventus Setia Menunggu Kembalinya Ketajaman Randal Kolo Muani
Liga Italia 22 September 2026, 09:08
LATEST UPDATE
-
Italia Sudah Memberikan Segalanya
Piala Eropa 26 September 2026, 08:54
-
Italia Sebenarnya Punya Peluang, tapi Kecolongan Serangan Balik Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:47
-
Kemenangan Belgia atas Italia Terasa Istimewa
Piala Eropa 26 September 2026, 07:43
-
Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:33
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Kylian Mbappe Cedera, Zidane: Bisa Serius dan Absen di Laga Berikutnya
Piala Eropa 26 September 2026, 06:50
-
Turki vs Prancis: Jangan Hanya Melihat Skor Akhir
Piala Eropa 26 September 2026, 06:42
-
Instruksi Zinedine Zidane kepada Para Pemainnya saat Prancis Hadapi Turki
Piala Eropa 26 September 2026, 06:30
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
-
Hasil Turki vs Prancis: Cedera Mbappe Warnai Debut Kemenangan Zidane
Piala Eropa 26 September 2026, 05:28
-
Menang Tapi Belum Tajam: Analisis Statistik Timnas Indonesia Saat Gulung Singapura 2-0
Tim Nasional 25 September 2026, 22:31
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



