
Bola.net - Absennya Cristiano Ronaldo dari skuad Al Nassr dalam beberapa laga Liga Arab Saudi memantik spekulasi luas. Bukan cedera yang menjadi penyebab utama, melainkan ketidakpuasan sang bintang terhadap arah kebijakan klub.
Sorotan kemudian mengarah ke Public Investment Fund (PIF), lembaga investasi milik negara Arab Saudi yang kini mengendalikan sejumlah klub papan atas Saudi Pro League. Di mata Ronaldo, dukungan PIF dinilai tidak berjalan seimbang.
Nama Al Hilal muncul sebagai pusat perdebatan. Aktivitas transfer agresif mereka, termasuk merekrut Karim Benzema, memunculkan tudingan bahwa klub asal Riyadh itu menjadi “anak emas” PIF.
Ronaldo, Al Nassr, dan Kekecewaan pada Bursa Transfer

Ketegangan bermula ketika Cristiano Ronaldo dikabarkan kecewa dengan minimnya pergerakan transfer Al Nassr. Situasi ini membuatnya absen dan disebut memilih mengambil sikap tegas.
Menurut laporan Sky Sports dan sejumlah media regional, Ronaldo menilai Al Nassr gagal menunjukkan ambisi serius dalam memperkuat tim. Padahal, target juara liga dan prestasi Asia masih menjadi tuntutan utama.
Di saat yang sama, klub-klub lain yang juga berada di bawah kendali PIF justru terlihat lebih aktif. Contoh yang jelas adalah kemampuan Al Hilal mendatangkan Karim Benzema dengan cepat. Perbandingan inilah yang kemudian memicu rasa ketidakadilan dari pihak Ronaldo.
Kekecewaan tersebut tidak dilepaskan dari posisi Ronaldo sebagai figur sentral proyek Saudi Pro League. Ekspektasinya terhadap dukungan struktural pun jauh lebih tinggi.
Al Hilal dan Persepsi Anak Emas PIF

Al Hilal menjadi sorotan setelah sukses merekrut Karim Benzema. Transfer ini dipandang sebagai bukti nyata kuatnya dukungan finansial dan strategi klub tersebut.
Di mata publik, kontras dengan situasi Al Nassr terasa jelas. Ketika Al Hilal mampu mendatangkan pemain bintang, Al Nassr justru relatif pasif di periode yang sama.
Namun secara struktur, Public Investment Fund memiliki kepemilikan pada beberapa klub besar Saudi, termasuk Al Nassr dan Al Hilal. Tidak ada pernyataan resmi yang menyebut adanya prioritas khusus untuk satu klub.
Perbedaan aktivitas transfer lebih mungkin lahir dari keputusan manajerial masing-masing klub. Meski begitu, persepsi ketimpangan sulit dihindari ketika hasil di lapangan dan pasar transfer terlihat mencolok.
PIF, Multiklub, dan Tantangan Kompetisi Seimbang
Model kepemilikan multiklub memang membawa tantangan tersendiri. Ketika satu klub terlihat lebih agresif dan sukses, klub lain berpotensi merasa tertinggal, meski berada di bawah payung yang sama.
Dalam kasus ini, kekecewaan Ronaldo mencerminkan benturan antara ekspektasi pemain bintang dan realitas kebijakan klub. Situasi tersebut tidak otomatis membuktikan adanya favoritisme, tetapi cukup untuk memicu polemik.
Hingga kini, PIF belum memberikan klarifikasi terbuka soal tudingan pilih kasih tersebut. Al Nassr pun tidak mengeluarkan pernyataan resmi terkait sikap Ronaldo.
Yang jelas, isu ini menjadi ujian serius bagi kredibilitas proyek Saudi Pro League. Keseimbangan kompetisi dan transparansi kebijakan akan menentukan apakah polemik serupa bisa dihindari ke depan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Asia 3 Februari 2026 20:17Cristiano Ronaldo Geram, Al Hilal Panen Bintang: Benarkah PIF Pilih Kasih?
-
Asia 3 Februari 2026 15:31Tidak Dingin, Karim Benzema Jelaskan Hubungannya dengan Cristiano Ronaldo
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 3 Februari 2026 21:59 -
Tim Nasional 3 Februari 2026 21:35 -
Tim Nasional 3 Februari 2026 21:22 -
Liga Inggris 3 Februari 2026 21:12 -
Tim Nasional 3 Februari 2026 21:11 -
Tim Nasional 3 Februari 2026 20:48
HIGHLIGHT
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
- 7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Cham...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5491632/original/048309400_1770101156-1000001049.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492192/original/066499800_1770129658-Polisi_geledah_kantor_sekuritas.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492174/original/081014800_1770126654-204416.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492167/original/018482700_1770125573-Mendagri_Tito_Karnavian.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492153/original/015764600_1770124767-Wartawan_gadungan_di_Lampung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492142/original/065196200_1770123945-Pelantikan_pejabat_Kades_di_Tuban.jpg)
