Jantung Milan itu Bernama Gattuso
Afdholud Dzikry | 21 Februari 2018 13:13
Bola.net - - Ditunjuk menjadi pelatih baru tim sebesar AC Milan dengan modal pengalaman yang 'sedikit' membuat nama Gennaro Gattuso diragukan. Mantan pemain Rossoneri tersebut banyak dipertanyakan setelah ditunjuk sebagai suksesor Vincenzo Montella pada November 2017 lalu.
Di awal debutnya sebagai pelatih AC Milan, Gattuso gagal mengalahkan tim juru kunci Serie A, Benevento, 3 Desember 2017. Laga itu berakhir imbang 2-2, parahnya lagi, kiper Benevento, Alberto Bignoli bisa menjebol gawang AC Milan.
Sejujurnya, saya sempat tidak yakin. Ketika Anda datang di pertengahan musim, selalu ada banyak hal yang tidak diketahui, keraguan, dan rintangan yang harus diatasi, ucap mantan pelatih AC Milan, Carlo Ancelotti, dikutip dari Football Italia.
Namun, Gattuso melakukannya dengan baik untuk menggiring kesulitannya. Dia juga berhasil meminta pemain mengikuti arahannya, ujarnya melanjutkan.
Kini, di bawah Gattuso, AC Milan menjadi klub yang menakutkan. Dalam 10 laga terakhir di semua kompetisi, AC Milan tak terkalahkan. Mereka mencatatkan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang.
Jiwa Milan
Lebih lanjut, Ancelotti menegaskan, manajemen klub tak salah menunjuk Gattuso sebagai pelatih AC Milan. Terlebih lagi, Gattuso sangat memahami karakteristik permainan klub berjuluk Rossoneri tersebut.
Gattuso merupakan jiwa AC Milan. Para pemain menaruh pengetahuan dan energi mereka dalam tim untuk menuai kesuksesan. Itu merupakan jalan yang benar, kata Ancelotti seperti dikutip dari Liputan6.com.
Saya menonton semua pertandingan AC Milan. Ketika mereka meraih kemenangan, saya selalu merayakannya, seperti dulu (saat masih menjadi pelatih Milan), ucapnya melanjutkan.
Filosofi Milan
Tak hanya itu, Ancelotti yang pernah melatih Real Madrid juga memuji Gattuso yang telah mengembalikan filosofi permainan AC Milan.
Saat masih jadi pemain, Gattuso merupakan pilar penting saya. Dia memiliki filosofi sepak bola dan manajemen yang tepat. Sekarang, dia mencoba mengembalikan nilai-nilai itu ke proyeknya, ujar Ancelotti mengakhiri.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








