Jonathan David Resmi Gabung Juventus: Pilih Nomor Punggung 30, Drogba dan Eto'o Jadi Panutan
Editor Bolanet | 31 Juli 2025 15:04
Bola.net - Penyerang internasional Kanada, Jonathan David, secara resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Juventus dalam konferensi pers, Rabu (30/7/2025) kemarin. David bergabung dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Lille berakhir.
Dalam sesi perkenalan tersebut, David mengungkapkan nomor punggung yang akan ia kenakan serta dua striker legendaris yang menjadi panutannya. Pemain berusia 24 tahun itu juga membeberkan ambisi besarnya bersama Si Nyonya Tua.
David menyadari tantangan berat yang akan dihadapinya di Serie A, liga yang dikenal sangat taktis dan sulit bagi para penyerang. Namun, ia tetap optimistis mampu melanjutkan tren positif mencetak gol yang telah ia tunjukkan selama di Prancis.
Dengan julukan "Iceman", David siap bersaing untuk mendapatkan tempat utama dan membantu Juventus kembali bertarung memperebutkan gelar. Berikut adalah rangkuman lengkap dari pernyataan sang striker anyar.
Alasan Memilih Juventus
Jonathan David mengungkapkan bahwa proses kepindahannya ke Juventus berjalan lancar berkat komunikasi yang baik dengan manajemen dan calon rekan setimnya. Ia merasa langsung nyaman pada minggu pertamanya di Turin.
Keputusan untuk bergabung didasari oleh adanya ketertarikan timbal balik antara dirinya dan klub. Faktor ini menjadi kunci penting yang meyakinkannya untuk memilih Juventus sebagai pelabuhan karier selanjutnya.
"Senang rasanya menjadi bagian dari tim seperti Juventus. Minggu pertama berjalan sangat baik dan rekan-rekan setim sangat membantu saya," ujar David.
"Berbicara dengan manajemen penting bagi saya. Saya juga berbicara dengan rekan-rekan setim dan ada ketertarikan timbal balik untuk bergabung dengan Juventus," tambahnya.
Tantangan di Liga Italia yang Sulit
David datang dengan rekor impresif, selalu mencetak minimal 25 gol dalam lima musim terakhirnya bersama Lille. Ia sadar mempertahankan catatan tersebut di Serie A tidak akan mudah.
Ia mengakui bahwa Liga Italia memiliki karakter yang lebih taktis dan defensif, namun ia melihatnya sebagai tantangan. David percaya dengan kerja keras, ia mampu menaklukkan Serie A.
"Saya telah mencoba untuk konsisten selama beberapa tahun terakhir," kata David.
"Saya tahu Serie A berbeda, lebih taktis dan defensif, tetapi ada tantangan bagi semua orang. Saya pikir itu mungkin. Saya hanya harus bekerja keras. Kenapa tidak?" tegasnya.
Drogba dan Eto'o jadi Panutan David
Saat ditanya mengenai sosok yang menginspirasinya, David menyebut dua nama besar dari Afrika. Didier Drogba dan Samuel Eto'o adalah panutan utamanya saat ia masih kecil.
Meskipun keduanya memiliki gaya bermain yang sangat berbeda, David menyukai gaya mereka masing-masing. Baginya, komitmen dan keyakinan adalah kunci untuk menjadi seorang pemain profesional.
"Saya punya banyak panutan saat kecil. Didier Drogba, Samuel Eto'o," ungkapnya.
"Mereka sangat berbeda satu sama lain, tetapi saya menyukai gaya mereka. Sekarang ada banyak striker bagus lainnya," lanjut David.
Arti di Balik Nomor Punggung 30
Dalam konferensi pers perdananya, David akhirnya mengungkap nomor punggung yang akan ia kenakan bersama Juventus. Ia memilih nomor 30, angka yang memiliki makna personal dan penting baginya.
Pilihan nomor tersebut didedikasikan untuk ayahnya. Momen ini menjadi salah satu sorotan utama dalam acara perkenalannya sebagai penggawa baru Bianconeri.
"Mengenai nomor saya. Saya memilih nomor 30, yang penting bagi saya karena itu adalah hari ulang tahun ayah saya," jelas David sambil menunjukkan jerseynya.
"Saya mulai bermain sepak bola karena ayah saya dulu bermain sepak bola, jadi itu hal pertama. Semua orang bermain sepak bola di Haiti. Ada olahraga lain di Kanada, tetapi begitulah saya memulai, dan saya ingin menjadi profesional," tuturnya.
Ambisi Besar dan Persaingan di Tim
David menegaskan bahwa ia datang ke Juventus karena klub ini memiliki ambisi besar yang sejalan dengan target pribadinya. Ia bertekad untuk bekerja keras dan menjadi salah satu pencetak gol terbaik di dunia.
Ia sadar tidak ada jaminan untuk menjadi starter dan harus membuktikan kemampuannya di setiap sesi latihan dan pertandingan. Saat ini, ia dimainkan sebagai penyerang tengah oleh pelatih.
"Saya memilih klub ini karena memiliki ambisi besar, dan saya juga memiliki ambisi besar, jadi saya ingin bekerja keras untuk tim dan menjadi salah satu pencetak gol terbaik di dunia," ucapnya.
"Tidak pernah ada jaminan untuk menjadi starter, jadi Anda harus bermain dan melakukan tugas Anda. Saya tidak berharap untuk memulai setiap pertandingan, tetapi saya akan melakukan yang terbaik," pungkas David.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Kembali ke Jalur Kemenangan, Spalletti: Syukurlah!
Liga Italia 21 September 2026, 10:45
-
Man of the Match AC Milan vs Lecce: Christian Pulisic
Liga Italia 21 September 2026, 05:20
-
Hasil AC Milan vs Lecce: Dominan, Rossoneri Tembus 5 Besar!
Liga Italia 21 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Juventus vs Atalanta: Gleison Bremer
Liga Italia 21 September 2026, 01:26
LATEST UPDATE
-
Allegri yang Mulai Tertekan di Napoli
Liga Italia 22 September 2026, 11:06
-
Juventus Dinilai Terlalu Cepat Menyerah pada Luiz dan Gonzalez
Liga Italia 22 September 2026, 10:02
-
Juventus Setia Menunggu Kembalinya Ketajaman Randal Kolo Muani
Liga Italia 22 September 2026, 09:08
-
Man Utd Pertimbangkan Serhou Guirassy di Tengah Cedera Sesko
Liga Inggris 22 September 2026, 07:20
-
Marc Bernal, Situasi Kontraknya di Barcelona Bisa Bikin Chelsea Gigit Jari
Liga Inggris 22 September 2026, 07:11
-
Hanya Cedera yang Bisa Mengganggu Perjalanan Barcelona
Liga Spanyol 22 September 2026, 07:05
-
Keuntungan Tersembunyi untuk Barcelona dari Jeda Internasional
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:59
-
Ballon d'Or 2026, Raphinha Tegaskan Dukungan untuk Lamine Yamal
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:22
-
Real Madrid Tak Membutuhkan Jose Mourinho yang Lunak
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:16
-
Vinicius Junior Menurun, Keputusan Xabi Alonso Dulu Kini Terlihat Masuk Akal
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:11
-
Jose Mourinho Tak Boleh Ulangi Kesalahan dengan Bernardo Silva
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:07
-
Dean Huijsen, Kartu Merah, dan Pola Pelanggaran yang Terus Terulang
Liga Spanyol 22 September 2026, 06:02
-
Pesan Keras untuk Real Madrid
Liga Spanyol 22 September 2026, 05:37
-
Bernardo Silva Mulai Tersisih di Real Madrid, Hanya Main 8 Menit dalam 2 Laga
Liga Spanyol 22 September 2026, 00:06
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


