Jose Mourinho Sudah Berubah: Kini Saya Tak Lagi Berusaha Menang Demi Diri Sendiri
Yaumil Azis | 6 April 2022 11:48
Bola.net - Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, mengaku telah berubah karena waktu. Ia kini tidak lagi mengejar kemenangan demi dirinya sendiri, tapi juga untuk orang lain.
Mourinho memulai karier kepelatihannya di Benfica pada tahun 2000 lalu. Namun namanya baru meledak setelah berhasil mengantar Porto juara Liga Champions pada tahun 2004 lalu.
Sebelum menjuarai Liga Champions, Mourinho sebenarnya sudah dihiasi oleh banyak medali juara yang didapatkan di Porto. Dalam kurun waktu dua tahun saja, ia menyumbangkan enam gelar dari berbagai kompetisi.
Prestasi itulah yang membuat Chelsea tertarik merekrutnya pada tahun 2004 lalu. Dan ketika baru bergabung, Mourinho dengan percaya diri mendeklarasikan dirinya dengan julukan 'the Special One'.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Evolusi Jose Mourinho
Mourinho adalah pelatih yang ambisius. Dilengkapi dengan kejeniusan dalam meracik taktik, ia terus mendekorasi dirinya dengan berbagai macam prestasi. Hampir semua kompetisi di level klub Eropa pernah ia menangkan.
Seiring berjalannya waktu, usianya bertambah dan begitu juga dengan kedewasaannya. Ia kini tak lagi mengejar kemenangan untuk dirinya sendiri, dan merasa perlu untuk berbagi rasa bahagia dengan orang sekitarnya. Terutama buat pemain yang jarang merasakan indahnya kemenangan.
"Saya melihat evolusi saya sebagai pribadi yang memikirkan bahwa selama bertahun-tahun ini, saya ingin menang untuk diri sendiri," ujar Mourinho, dilaporkan L'Osservatore Romano.
"Sekarang saya ada dalam momen ingin terus menang dengan intensitas yang sama seperti sebelumnya, bahkan lebih besar, tapi tidak lagi untuk diri sendiri, tapi juga buat pemain yang belum pernah menang, saya ingin membantu mereka."
Demi Menggembirakan Hati Fans
Perjalanan sebagai pelatih membuka mata Mourinho, bahwa kesuksesan tidak hanya milik dirinya. Ia juga melihat banyak yang turut bersuka cita ketika tim asuhannya meraih gelar penting, salah satunya pendukung setia klub.
"Saya pikir ada lebih banyak fans yang bisa tersenyum karena timnya berhasil menang, dan pekannya akan terasa lebih baik karena timnya menang," kata Mourinho lagi.
"Saya masih tetap seorang 'hewan kompetisi'. Jadi, saya masih ingin menjadi juara sama seperti atau bahkan lebih banyak dari sebelumnya, tapi yang sebelumnya saya berfokus pada diri sendiri," tandasnya.
Hasrat itu masih ada dalam dirinya. Tentu akan terasa semakin memuaskan kalau berhasil membawa AS Roma menjadi juara suatu hari nanti. Sebab klub berjuluk Giallorossi itu belum pernah berdiri di podium lagi sejak menjuarai Coppa Italia pada tahun 2008.
(L'Osservatore Romano via Football Italia)
Baca juga:
- Duhh, Sakit! Momen Kepala Jose Mourinho Terbentur Bangku Cadangan
- Perombakan Besar! Hanya 7 Pemain AS Roma yang Sesuai Standar Jose Mourinho, Siapa Saja?
- Fans Berat! Collab Bareng AS Roma, Fabio Diggia Pakai Helm Baru Jelang MotoGP Argentina
- Jose Mourinho Bakal Kembali Coba Boyong Granit Xhaka dari Arsenal ke AS Roma
- 5 Pelatih Hobi Hambur-Hamburkan Uang di Bursa Transfer Pemain, Termasuk Jose Mourinho
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



