Joshua Zirkzee Dinilai Bisa Jadi Solusi untuk AS Roma
Aga Deta | 13 November 2025 13:52
Bola.net - Mantan penyerang Jeda menilai Joshua Zirkzee sebagai sosok yang ideal untuk memperkuat lini depan AS Roma. Ia menilai pemain Manchester United itu memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan taktik Gian Piero Gasperini.
Roma tengah menghadapi krisis di sektor depan setelah kehilangan Artem Dovbyk hingga awal 2026. Selain itu, Paulo Dybala, Leon Bailey, dan Evan Ferguson juga masih dibekap cedera.
Kondisi tersebut membuat Roma bergerak mencari striker baru pada bursa transfer Januari mendatang. Nama Joshua Zirkzee muncul sebagai kandidat utama berkat pengalamannya di Serie A bersama Bologna dan Parma.
Gasperini dikenal memiliki tuntutan khusus terhadap karakter striker dalam sistem permainannya. Jeda, yang pernah bermain di bawah asuhannya di Crotone, mengaku tahu betul seperti apa tipe penyerang yang diinginkan pelatih berpengalaman itu.
Zirkzee Dianggap Cocok dengan Taktik Gasperini

Menurut Jeda, Zirkzee memiliki atribut teknis yang lengkap untuk beradaptasi dengan gaya bermain Gasperini. Ia menilai kemampuan kontrol bola dan pergerakan pemain asal Belanda itu bisa membantu Roma memaksimalkan peluang mencetak gol.
Jeda juga menilai Zirkzee mampu menyerang ruang dan berperan aktif dalam membangun serangan. Ia melihat sosoknya sebagai kombinasi ideal antara teknik, kekuatan, dan visi bermain.
“Zirkzee akan menjadi penyerang ideal untuk Roma asuhan Gasperini karena dia memiliki teknik yang bagus, kontrol bola yang kuat, dan mampu menyerang ruang dengan baik,” ujar Jeda kepada Retesport.
“Dovbyk sebenarnya bisa berkembang di bawah arahan Gasperini, yang sedang meningkatkan kebugaran dan pergerakannya. Namun, jika dua striker kesulitan mencetak gol, maka perlu mencari pemain lain yang lebih cocok untuk posisi itu,” tambahnya.
Efektivitas Serangan Jadi Fokus Utama Roma

Roma sejatinya mampu menciptakan banyak peluang di setiap pertandingan musim ini. Namun, masalah utama mereka adalah rendahnya tingkat konversi peluang menjadi gol.
Dalam beberapa laga terakhir, Roma lebih banyak menguasai bola tetapi gagal memanfaatkan ruang di area berbahaya. Hal itu membuat efektivitas serangan mereka tidak maksimal meski tampil dominan.
“Mereka memainkan sebagian besar pertandingan di area pertahanan Milan, tetapi tidak cukup menyerang ruang untuk benar-benar menciptakan ancaman,” jelas Jeda.
“Gasperini ingin para penyerangnya bisa bekerja sama dengan rekan setim, bergerak cepat dan intens, serta melakukan sentuhan pertama yang bisa membuka ruang bagi pemain sayap untuk masuk,” lanjutnya.
Roma Tetap Kompetitif di Puncak Klasemen

Meski belum memiliki sosok penyerang yang benar-benar ideal, Roma tetap mampu bersaing di papan atas Serie A. Konsistensi permainan menjadi modal utama tim asuhan Gasperini sejauh ini.
Roma saat ini berada di posisi teratas klasemen bersama Inter Milan. Mereka mencatat delapan kemenangan dan tiga kekalahan dari 11 pertandingan pertama musim ini.
Dengan performa yang cukup solid di awal musim, Gasperini diyakini akan berusaha memperkuat skuadnya pada Januari nanti. Kehadiran Zirkzee bisa menjadi tambahan penting bagi upaya Roma mempertahankan posisi di puncak.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Domestic Double! Manchester City Juara FA Cup 2025/2026
Liga Inggris 16 Mei 2026, 23:41
-
Man of the Match Chelsea vs Man City: Marc Guehi
Liga Inggris 16 Mei 2026, 23:08
-
Hasil Bayern vs Koln: Harry Kane Hattrick, Die Roten Menang Telak 5-1
Bundesliga 16 Mei 2026, 22:34
-
Prediksi Al-Nassr vs Gamba Osaka: Misi Cristiano Ronaldo Raih Trofi Asia
Asia 16 Mei 2026, 22:17
-
Potensi Geger di Real Madrid: Mourinho Datang, Rashford Dibajak!
Liga Spanyol 16 Mei 2026, 22:00
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01














