Juve Belum Representasikan Kebangkitan Serie A
Editor Bolanet | 28 Mei 2015 00:37
- Gianluca Vialli menilai bahwa moncernya prestasi musim ini belum bisa disebut sebagai representasi kebangkitan sepakbola Italia, khususnya Serie A.
Sepakbola Italia mengalami masa keemasan pada era tahun 90an. Tim-tim dari negeri Spaghetti tersebut menjadi pujaan banyak pecinta sepakbola dari seluruh dunia, layaknya tim-tim Inggris dan Spanyol saat ini.
Namun, pamor kompetisi tersebut merosot drastis dalam satu dekade terakhir. Krisis finansial menjadi salah satu alasan terpuruknya tim-tim Serie A tersebut. Akan tetapi, banyak pihak yang menyatakan bahwa kompetisi itu kini tengah bangkit. Salah satu alasannya adalah kesuksesan Juventus menembus final Liga Champions musim ini. Apalagi setelah sebelumnya sukses mendepak tim sekelas Real Madrid.
Namun anggapan itu tak diterima begitu saja oleh eks penyerang Juve sendiri, Vialli. Status Juve sebagai simbol kebangkitan (Serie A) masih harus dibuktikan lagi. Ada jurang lebar antara Juve dan tim-tim Italia lainnya yang harus dijembatani agar bisa menaikkan level liga ini, cetusnya seperti dilansir Football Italia.
Di Inggris, kompetisi Premier League lebih ketat dan lebih kompetitif. Jadi saat ini nampaknya masih kurang pantas bagi kita untuk membicarakan tentang kelahiran kembali sepakbola Italia, seru Vialli. [initial]
(foti/dim)
Sepakbola Italia mengalami masa keemasan pada era tahun 90an. Tim-tim dari negeri Spaghetti tersebut menjadi pujaan banyak pecinta sepakbola dari seluruh dunia, layaknya tim-tim Inggris dan Spanyol saat ini.
Namun, pamor kompetisi tersebut merosot drastis dalam satu dekade terakhir. Krisis finansial menjadi salah satu alasan terpuruknya tim-tim Serie A tersebut. Akan tetapi, banyak pihak yang menyatakan bahwa kompetisi itu kini tengah bangkit. Salah satu alasannya adalah kesuksesan Juventus menembus final Liga Champions musim ini. Apalagi setelah sebelumnya sukses mendepak tim sekelas Real Madrid.
Namun anggapan itu tak diterima begitu saja oleh eks penyerang Juve sendiri, Vialli. Status Juve sebagai simbol kebangkitan (Serie A) masih harus dibuktikan lagi. Ada jurang lebar antara Juve dan tim-tim Italia lainnya yang harus dijembatani agar bisa menaikkan level liga ini, cetusnya seperti dilansir Football Italia.
Di Inggris, kompetisi Premier League lebih ketat dan lebih kompetitif. Jadi saat ini nampaknya masih kurang pantas bagi kita untuk membicarakan tentang kelahiran kembali sepakbola Italia, seru Vialli. [initial]
Baca Juga:
- Wenger: Saya Suka Arturo Vidal
- Bilbao Ingin Pulangkan Llorente
- Sarapan Bareng Direktur Juve, Pogba Milik Barca?
- Bojan Prediksi Barca Menang Tipis di Final
- Transfer Pogba, Barca Tunggu Final Usai
- Transfer Pogba, Barca Tunggu Final Usai
- Braida: Kans Barca Kalahkan Juve 50 Persen
- Peluang Juara Juventus 40 Persen, Barcelona 60
- Barca Sangat Kuat, Juve Butuh Dewi Fortuna
- Gelar Ketiga Menunggu Juventus di Berlin
- Final Lawan Barca, Juventus Bukan Underdog
- Tolak Premier League, Pogba Lebih Suka Barca & Madrid
- Dua Hari Lagi Khedira Jadi Milik Juventus?
- Buffon: Peluang Juventus Kalahkan Barcelona Kurang Dari 35 Persen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35















