Juve Setuju Jumlah Peserta Serie A Dikurangi
Editor Bolanet | 7 April 2014 11:47
- mengungkapkan persetujuannya terhadap wacana pengurangan jumlah kontestan Serie A. Saat ini kompetisi tertinggi di Italia tersebut melibatkan 20 tim dalam semusim, yang oleh sebagian kalangan dinilai terlalu padat dan melelahkan.
Melalui Direktur Umum Giuseppe Marotta, Bianconeri menyebut bahwa kompetisi akan ideal jika dikembalikan ke format lama dengan diikuti 18 tim. Jika hal tersebut dilakukan, maka Serie A suatu saat nanti akan menambah kuota degradasi mereka menjadi lima klub di musim transisi.
Pengurangan jumlah klub Serie A menjadi 18 sangat dibutuhkan. Hal tersebut akan mengurangi kepadatan jadwal dan menguntungkan bagi klub Italia yang berlaga di Eropa. Juga bagi Timnas Italia, karena para pemain tak lagi terlalu mudah kelelahan, ungkap Marotta seperti dilansir Gazzetta Dello Sport.
Satu ide lain yang diwacanakan oleh Marotta adalah penghapusan sistem transfer co-ownership yang selama ini menjadi ciri khas sepakbola Italia.
Juve setuju dengan dihapuskannya transfer co-ownership, namun tentu saja yang dihitung adalah suara mayoritas. UEFA cepat atau lambat pasti akan meminta ada harmonisasi sistem transfer antar negara-negara Eropa, sedangkan co-ownership hanya diterapkan di Italia.[initial]
(gds/mri)
Melalui Direktur Umum Giuseppe Marotta, Bianconeri menyebut bahwa kompetisi akan ideal jika dikembalikan ke format lama dengan diikuti 18 tim. Jika hal tersebut dilakukan, maka Serie A suatu saat nanti akan menambah kuota degradasi mereka menjadi lima klub di musim transisi.
Pengurangan jumlah klub Serie A menjadi 18 sangat dibutuhkan. Hal tersebut akan mengurangi kepadatan jadwal dan menguntungkan bagi klub Italia yang berlaga di Eropa. Juga bagi Timnas Italia, karena para pemain tak lagi terlalu mudah kelelahan, ungkap Marotta seperti dilansir Gazzetta Dello Sport.
Satu ide lain yang diwacanakan oleh Marotta adalah penghapusan sistem transfer co-ownership yang selama ini menjadi ciri khas sepakbola Italia.
Juve setuju dengan dihapuskannya transfer co-ownership, namun tentu saja yang dihitung adalah suara mayoritas. UEFA cepat atau lambat pasti akan meminta ada harmonisasi sistem transfer antar negara-negara Eropa, sedangkan co-ownership hanya diterapkan di Italia.[initial]
Baca Juga
- Juve Tolak Penggunaan Rekaman Video Untuk Bantu Wasit
- Bonucci Dedikasikan Golnya Untuk Milanisti
- Vidal: Saya Gelandang Terbaik Dunia? Itu Kan Kata Mereka
- Juve Siap Salip Inter Dalam Perburuan Evra
- Rossi Tak Tutup Kemungkinan Bermain Untuk Juve
- Conte: Hanya Barca & Real Yang Bisa Tandingi Bayern
- Agen Tanggapi Rumor Barter Pogba-Cavani
- Conte: Dukunglah Tim Kesayangan, Bukan Malah Hina Lawan
- Ronaldo: Juve Telah Mencuri Dua Scudetti Inter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Gembira! Kevin De Bruyne Kembali Perkuat Napoli Hadapi Torino
Liga Italia 6 Maret 2026, 09:45
-
Berapa Uang yang Didapat Juventus Jika Aston Villa Menebus Douglas Luiz?
Liga Italia 6 Maret 2026, 08:36
-
Liverpool vs Manchester United: Duel Panas Rebut Gelandang Juventus
Liga Inggris 5 Maret 2026, 19:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Wrexham vs Chelsea 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 20:14
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Madura United 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 19:50
-
Prediksi Mansfield Town vs Arsenal 7 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 19:44
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persebaya 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 18:51
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs PSM 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 17:41
















