Juventus Catat 4 Rekor Sensasional dalam Satu Dekade Terakhir
Aga Deta | 7 Januari 2020 09:20
Bola.net - Juventus tercatat sebagai klub yang paling sukses di Italia. Si Nyonya Tua sampai sejauh ini sudah menyabet 35 gelar scudetto.
Raihan tersebut menjadi yang terbanyak di antara klub asal Italia lainnya. Juventus berpeluang meraih gelar ke-36 jika mampu menyingkirkan klub-klub seperti Inter Milan, Lazio dan AS Roma dalam perburuan gelar Serie A 2019-2020.
Selain itu, Juventus juga tampil cukup baik pada ajang Eropa. Nyonya Tua kerap tampil di partai final Liga Champions, meskipun tak selalu sukses meraih trofi.
Dalam satu dekade terakhir, banyak rekor sensasional yang dicatatkan Juventus, seperti sukses meraih gelar Serie A dalam delapan musim terakhir secara beruntun.
Pencapaian tersebut melampaui rekor klub di lima liga top Eropa (Inggris, Spanyol, Jerman, Italia dan Prancis). Catatan terdekat hanya dimiliki Olympique Lyon yang berhasil meraih titel liga Prancis sebanyak tujuh kali secara berturut-turut.
Selain gelar Serie A delapan kali secara beruntun, ada banyak rekor yang pernah ditorehkan Bianconeri. Dilansir dari Sportskeeda, ini empat rekor sensasional Juventus dalam satu dekade terakhir.
1. Tak Terkalahkan dalam Satu Musim
Juventus sukses meraih gelar Scudetto ke-28 pada musim 2011-2012. Nyonya Tua kala itu unggul empat poin atas juara bertahan AC Milan yang finish di urutan kedua.
Gelar juara tersebut semakin spesial lantaran Bianconeri tak terkalahkan selama satu musim. Dari 38 laga, Juventus sukses meraih 23 kemenangan dan 15 kali imbang.
Raihan tersebut membuat Nyonya Tua menjadi tim pertama yang tak terkalahkan selama satu musim di Italia saat kompetisi sudah diikuti 20 tim.
Sementara saat masih diikuti 18 tim, AC Milan pernah melakukan hal yang sama pada musim 1991-1992. Sebelumnya, Perugia juga pernah menorehkan catatan serupa pada musim 1977-1978.
2. Tim Pertama yang Kalah Empat Kali di Final Liga Champions
Juventus sukses melaju ke partai final Liga Champions 2015-2016 setelah mengalahkan Real Madrid di semifinal. Namun, di final Nyonya Tua harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 1-3.
Kekalahan tersebut menjadi yang keempat sejak era Liga Champions. Sebelumnya, Nyonya Tua gagal menjadi juara pada musim 1996-1997, 1997-1998, dan 2002-2003.
Jika dihitung sejak sebelum era Liga Champions, Juventus sudah enam kali mengalami kekalahan di final. Nyonya Tua mengungguli dua klub, Benfica dan Bayern Munchen yang sama-sama kalah di final sebanyak lima kali.
3. Kemenangan Kandang Terpanjang di Serie A
Pertandingan melawan Bologna di Serie A 2015-2016 menjadi awal catatan kemenangan Juventus dimulai. Kala itu, Nyonya Tua sukses mengalahkan Bologna dengan skor 7-1.
Selanjutnya, Bianconeri selalu memetik kemenangan dalam 33 laga kandang di Serie A. Rentetan kemenangan Juventus baru terhenti pada pekan ke-35 musim 2016-2017.
Pencapaian tersebut pun menciptakan rekor kemenangan kandang terlama di Serie A secara berturut-turut.
4. Tim Pertama yang Meraih Tiga Gelar Copa Italia Secara Berturut-turut
Juventus sudah 13 kali meraih gelar Coppa Italia. Pencapaian tersebut membuat Bianconeri mengungguli AS Roma yang sudah mendapatkan gelar Coppa Italia sebanyak sembilan kali.
Menariknya, empat gelar terakhir diraih secara beruntun. Nyonya Tua sukses memenangkan gelar Coppa Italia pada pada musim 2014-2015, 2015-2016, 2016-2017 dan 2017-2018.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Faozan Tri Nugroho/Editor Erwin Fitriansyah
Published: 6 Januari 2020
Baca Juga:
Arema FC Belum Rekrut Pemain Baru, Begini Curhatan Para Aremania
Manchester United Sangat Difavoritkan Rekrut 3 Pemain Ini di Bursa Transfer
Berapa Nilai Jual Pemain Muda Liverpool saat Singkirkan Everton di Piala FA?
Gara-gara Menyukai Postingan Ini, Ousmane Dembele Panaskan Saga Transfer ke Liverpool
Dengar Lagu You're Never Walk Alone Bergema di Markas Liverpool, Pendukung Everton Balik Badan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





