Juventus Comeback Lawan Roma, Asisten Allegri: Nyawa Saya Berkurang 6 Tahun!
Yaumil Azis | 10 Januari 2022 12:14
Bola.net - Laga pekan ke-21 Serie A yang mempertemukan Juventus dan AS Roma di Stadio Olimpico, Senin (10/1/2022) berlangsung dengan ketat. Bianconeri yang bertindak sebagai tim tamu berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 4-3.
Juventus yang tidak ditemani oleh sang pelatih, Massimiliano Allegri, kebobolan lebih dulu lewat gol yang dicetak Tammy Abraham. Untungnya, Paulo Dybala mampu menyamakan kedudukan tujuh menit berselang.
Roma menggila di babak kedua. Mereka berhasil mencetak dua gol tambahan yang dihasilkan dari aksi Henrikh Mkhitaryan dan Lorenzo Pellegrini. Kedudukan tersebut bertahan sampai menit ke-70 dan Roma terlihat akan memenangkan pertandingan.
Sayang, itulah momen di mana Giallorossi dihadapkan dengan mimpi buruk. Manuel Locatelli, Dejan Kulusevski, dan Mattia De Sciglio secara bergantian mengoyak gawang Rui Patricio dan membuat Juventus berbalik ungguk 4-3.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kehilangan Nyawa 5-6 Tahun
AS Roma seharusnya bisa menyamakan kedudukan, bahkan menang di pertandingan ini. Mereka menerima hadiah penalti pada menit ke-81 dan bek andalan Juventus, Matthijs de Ligt, harus keluar lebih dulu karena mendapatkan kartu merah.
Sayang peluang emas itu disia-siakan oleh Pellegrini. Sepakan penaltinya dengan mudah dibaca oleh kiper Juventus, Wojciech Szczesny. Kedudukan 4-3 bertahan hingga akhir pertandingan dan Bianconeri dinyatakan sebagai pemenang.
Pertandingan tersebut tidak hanya membuat jantung fans Juventus berdegup kencang, tapi juga Marco Landucci yang bertugas sebagai pengganti Allegri di laga ini. Ia berharap kemenangan seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan.
"Senang dengan gol yang dicetak De Sciglio, kami menunjukkan karakter. Pendekatan tidak berguna banyak, anda harus mampu memperlihatkannya di lapangan. Hari in saya kehilangan 5-6 tahun hidup saya," ujarnya kepada DAZN usai laga.
Memulai dengan Rasa Takut
Kemenangan Juventus memang apik. Namun itu tidak serta merta menghapus keburukan yang terlihat selama duel ini berlangsung. Landucci menjelaskan penyebab Juventus bisa tampil seperti ini.
"Kami memulai dengan takut. Kami ingin bermain menyerang tapi kebobolan dari bola mati. Kami mengubah sesuatu di babak kedua karena kami kesulitan mencetak gol," lanjutnya.
"Gol kedua sangat disayangkan, kami membuang bola begitu saja. Itu kerap terjadi, bukan sebuah kebetulan. Kemudian kami menunjukkan keyakinan dengan baik, gol kedua membantu dan memberikan kami kepercayaan diri."
Landucci ditanya soal siapa yang menentukan pemain pengganti di saat Allegri tidak hadir di sisi lapangan . Namun ia cuma menjawab: "Rahasia, tidak bisa kami katakan! Kami semua, para staf, bekerja bersama-sama," pungkasnya.
(DAZN via Football Italia)
Baca Juga:
Jose Mourinho Berang: Saya Harus Menyamai Mental Pemain AS Roma? Ogah!
AS Roma Butuh Healing? Mourinho Bilang Mental Pemainnya Lemah
De Sciglio: Kami Butuh 'Comeback Juventus' yang Ini untuk Hadapi Inter Milan
Szczesny: Yang Tidak Yakin Juventus Bisa Finis di 4 Besar, Tak Usah Bertanding!
Jadi Penentu Kemenangan Juventus, Szczesny Merendah: Ah, Saya Cuma Beruntung
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



