Juventus, Juara Serie A yang 'Tidak Biasa'
Gia Yuda Pradana | 2 Agustus 2020 14:29
Bola.net - Juventus menjuarai Serie A 2019/20. Namun, Juventus yang ini bisa dibilang sebagai juara yang 'tidak biasa'.
Juara Serie A biasanya juga finis sebagai tim dengan torehan gol terbanyak atau tim dengan paling sedikit kebobolan.
Contohnya adalah musim lalu. Juventus, yang finis sebagai juara, memang tidak mencetak gol terbanyak di Serie A. Torehan 70 gol Juventus kalah dari peringkat 3 Atalana (77 gol) maupun peringkat 2 Napoli (74 gol).
Namun, Juventus musim lalu adalah tim dengan angka kebobolan terendah. Sepanjang musim, Juventus cuma kebobolan 30 gol dalam 38 pertandingan. Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan tim-tim lainnya.
Juventus musim ini, musim pertama mereka dilatih Maurizio Sarri, tidak demikian. Itulah kenapa Juventus musim ini bisa dibilang sebagai juara Serie A yang 'tidak biasa'.
Gol Terbanyak - Juventus Peringkat 5

1. Atalanta - 98 gol (peringkat 3)
2. Inter Milan - 81 gol (peringkat 2)
3. Lazio - 79 gol (peringkat 4)
4. AS Roma - 77 gol (peringkat 5)
5. Juventus - 76 gol (peringkat 1, juara).
Paling Sedikit Kebobolan - Juventus Peringkat 3

1. Inter Milan - 36 gol (peringkat 2)
2. Lazio - 42 gol (peringkat 4)
3. Juventus - 43 gol (peringkat 1, juara)
4. AC Milan - 46 gol (peringkat 6)
5. Fiorentina - 47 gol (peringkat 10).
Dari lima tim di atas, hanya Fiorentina yang masih kurang satu pertandingan. Fiorentina masih akan main tandang melawan SPAL nanti malam (2/8/2020).
Terakhir Adalah AC Milan 2003/04
Juventus bukan tim pertama yang meraih Scudetto Serie A tanpa menjadi tim paling produktif atau tim dengan pertahanan paling tangguh.
Sebelum ini, tim terakhir yang menjadi juara Serie A seperti itu adalah AC Milan pada musim 2003/04. Waktu itu, Milan dilatih Carlo Ancelotti.
Musim itu, Milan mencetak 65 gol, kalah dari peringkat 2 AS Roma (68 gol) dan peringkat 3 Juventus (67 gol). Musim itu, Milan kebobolan 24 gol, tapi masih kalah dari Roma (19 gol).
Baca juga artikel-artikel lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








