FOLLOW US:


Inter Milan 82 Poin: Conte Peringkat 2, Mourinho Treble

02-08-2020 13:26

 | Gia Yuda Pradana

Inter Milan 82 Poin: Conte Peringkat 2, Mourinho Treble
Pelatih Inter Milan, Antonio Conte © AP Photo

Bola.net - Musim 2019/10 ini adalah musim pertama Inter Milan dilatih oleh Antonio Conte. Mantan arsitek Juventus dan Chelsea itu membawa Inter finis peringkat 2 di Serie A dengan torehan 82 poin.

Inter racikan Conte meraih 24 kemenangan, 10 kali imbang, dan menelan empat kekalahan di Serie A musim ini. Inter finis satu poin di bawah Juventus.

Sebelum ini, terakhir kali Inter finis dengan 82 poin di Serie A adalah pada musim 2009/10 silam. Waktu itu, Inter dilatih Jose Mourinho.

Meski sama-sama menutup musim dengan 82 poin, Inter-nya Conte musim ini dengan Inter-nya Mourinho musim itu bertolak belakang dalam hal prestasi. Kata kuncinya: Treble!

1 dari 3

Poin Sama, Prestasi Beda

Inter meraup 82 poin di Serie A musim ini, menyamai perolehan poin dari musim 2009/10, di bawah kepelatihan Jose Mourinho.

Ini adalah pertama kalinya Nerazzurri meraup minimal 79 poin dalam satu poin tanpa meraih Scudetto. Ini khusus di era tiga poin untuk satu kemenangan.

2 dari 3

Inter 2009/10

Di Serie A musim 2009/10, Jose Mourinho membawa Inter meraih Scudetto Serie A. Musim itu, Inter finis dua poin di atas AS Roma.

Musim itu, Inter juga menjuarai Coppa Italia. Di final, melawan Roma, Inter menang 1-0 lewat gol tunggal Diego Milito.

Inter musim itu bahkan meraih treble berkat kesuksesan di Liga Champions. Di final, melawan Bayern Munchen, Inter menang 2-0 lewat sepasang gol Milito.

Waktu itu, Inter menjadi tim Italia pertama (dan satu-satunya hingga sekarang) yang mampu meraih treble Serie A, Coppa Italia, serta Liga Champions.

Musim itu juga menjadi musim terakhir Mourinho di Inter.

3 dari 3

Inter 2019/20

Inter 2019/20
Pelatih Inter Milan, Antonio Conte © AP Photo

Inter di bawah kepelatihan Conte musim ini finis peringkat dua di Serie A. Sebelum itu, Inter juga kandas di babak semifinal Coppa Italia.

Di Liga Champions, lebih parah. Inter tersingkir di fase grup. Mereka kalah bersaing dengan Barcelona dan Borussia Dortmund.

Inter terlempar ke Liga Europa. Saat ini, Inter sudah sampai di babak 16 besar, di mana lawannya adalah Getafe.

Setelah gagal di Coppa Italia dan Serie A, akankah Inter juga gagal di Eropa?