Juventus Sempat Nyaris Dilatih oleh Sosok Ini, Siapakah Dia?
Yaumil Azis | 5 Desember 2019 12:08
Bola.net - Tiap kali terjadi pergantian pelatih, Juventus selalu dikaitkan dengan banyak nama besar. Namun ada satu sosok yang tak pernah terduga sebelumnya dan nyaris bergabung dengan Bianconeri.
Paratici datang bersama sosok yang kini menjabat sebagai direktur Inter Milan, Giuseppe Marotta, pada tahun 2010 lalu. Keduanya didatangkan langsung dari klub Italia lain, Sampdoria.
Saat itu, Juventus sedang terpuruk. Namun karena kejelian Marotta dan Paratici dalam memilih Antonio Conte selaku pelatih berikutnya, Bianconeri pun mendapatkan kembali kejayaannya.
Hal yang sama juga terjadi saat Conte memutuskan cabut pada tahun 2014 lalu. Paratici beserta Marotta menunjuk Massimiliano Allegri, yang memberikan prestasi lebih baik yakni runner-up Liga Champions sebanyak dua kali.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sosok yang Nyaris Latih Juventus
Sewaktu Allegri hengkang, Juventus dikaitkan dengan banyak nama-nama besar. Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, adalah salah satunya. Namun pada akhirnya, mereka menjatuhkan pilihan kepada Maurizio Sarri.
Di antara daftar kandidat pelatih Juventus selama ini, ada satu nama yang jauh dari dugaan publik. Dia adalah Sinisa Mihajlovic. Dalam suatu wawancara, Paratici mengakui bahwa Juventus pernah nyaris merekrutnya.
"Saya adalah teman Sinisa, teman yang sangat baik. Dan saya mengakui, dia sempat sangat, sangat dekat menjadi pelatih Juventus, walaupun saya takkan mengungkapkan kapan," ujarnya kepada Tuttosport.
Alasan Menunjuk Sarri
Dalam kesempatan yang sama, Paratici juga menjelaskan alasan mengapa dirinya menunjuk Sarri sebagai pelatih Juventus berikutnya. Menggantikan Allegri yang bisa dikatakan sukses dalam lima tahun sebelumnya.
"Dalam beberapa tahun terakhir, dia membuat dampak terhadap kami dengan Napoli dan kami merasakan hingga ke kulit soal sebagaimana bagusnya dia," lanjutnya.
"Lalu dia menunjukkan permainan apik dalam lingkungan yang menyulitkan di Chelsea serta Premier League. Tidak mudah untuk menjadi orang asing dalam jenis sepak bola yang berbeda," tambahnya.
"Dia berhasil finis di peringkat ketiga dan memenangkan Liga Europa. Hal ini membuat kami mempertimbangkan dia sebagai pelatih yang ideal untuk Juventus, sejak awal. Dia adalah pilihan utama kami," tutupnya
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Waduh, Juventus Bakal Ditinggal Sang Bek ke Inggris?
Liga Italia 15 Juni 2026, 23:59
-
Detail Kontrak Ruben Amorim di AC Milan: Gaji Turun Jauh dari di MU?
Liga Italia 15 Juni 2026, 19:05
-
Ruben Amorim ke Milan Bisa Bikin Man United Lebih Hemat, Kok Bisa?
Liga Inggris 15 Juni 2026, 13:44
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador vs Curacao
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:14
-
Klasemen F Piala Dunia 2026: Belanda Naik ke Puncak Usai Hancurkan Swedia
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:03
-
Arda Guler Akui Malu Usai Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:01
-
Martin Zubimendi Bela Lini Tengah Spanyol Usai Dikritik Main Lambat
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:31
-
Man of the Match Belanda vs Swedia: Cody Gakpo
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:10
-
Kabar Baik untuk Brasil, Cedera Raphinha Diprediksi Tidak Serius
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:01
-
Zlatan Ibrahimovic Yakin Amerika Serikat Mampu Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:31
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Pantai Gading
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:08
-
Real Madrid Keluarkan Pernyataan soal Michael Olise
Liga Spanyol 21 Juni 2026, 00:01
-
David Raya Akui Hancur Setelah Arsenal Gagal Juara Liga Champions
Liga Inggris 20 Juni 2026, 23:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








