Juventus Sudah Lelah Dituding yang Tidak-tidak oleh Lawan
Yaumil Azis | 3 Februari 2020 01:00
Bola.net - Wakil presiden Juventus, Pavel Nedved, melontarkan balasan terhadap kritikan dari Rocco Commisso yang merupakan bos Fiorentina. Ia berkata bahwa Bianconeri sudah muak dengan 'alibi' yang dilontarkan tim lawan usai menelan kekalahan.
Sebagai informasi, Juventus bertemu dengan Fiorentina dalam laga lanjutan Serie A hari Minggu (2/2/2020). Laga yang digelar di Allianz Stadium tersebut berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Juventus.
Dua dari ketiga gol Juventus dicetak oleh Cristiano Ronaldo, semuanya berasal dari titik putih. Kedua gol tersebut lantas menjadi sorotan utama dalam kritikan Rocco Commisso usai peluit panjang dibunyikan.
Ia merasa bahwa timnya sudah dirugikan oleh wasit selaku pemimpin pertandingan. Commisso juga menyoroti sejumlah keputusan wasit dalam dua laga Fiorentina sebelumnya, yakni saat menghadapi Genoa dan Inter Milan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Balasan Juventus
Kritikan tersebut lantas mendapatkan tanggapan dari Pavel Nedved selaku wakil presiden Bianconeri. Ia berkata bahwa dirinya sudah muak mendengarkan 'alibi' semacam ini dari tim yang dikalahkan Juventus.
"Saya menghormati sang presiden, tapi kami sudah terlalu sering melihat narasi melawan Juventus seperti ini, dengan mengatakan bahwa Juventus tidak pantas dengan raihan kemenangannya," ujar Nedved kepada DAZN.
"Kami sejujurnya sudah muak dengan hal seperti ini. Inilah waktu yang tepat bagi orang-orang berhenti mengandalkan alibi saat mereka bermain melawan Juve. Kami bisa menang karena bermain dengan baik," lanjutnya.
Komentar Commisso
Kedua penalti yang diraih Juventus memang mengandung sedikit keraguan. Untuk itulah, wasit harus meninjau ulang kejadian tersebut melalui tayangan video assistant referee (VAR).
Hal ini kemudian menjadi sorotan Commisso. Pasalnya, dalam pertandingan sebelumnya melawan Genoa dan Inter, wasit tak melakukan hal yang sama saat timnya, seharusnya, bisa mendapatkan keuntungan dari pelanggaran.
"Saya merasa jijik. Mungkin penalti pertama benar, tapi yang kedua sudah pasti tidak. Wasit tidak boleh menjadi penentu pertandingan, mereka harus membiarkan pemain melakukan tugasnya di lapangan," ujarnya kepada DAZN.
"Juventus memiliki bayaran gaji yang besar, namun mereka tak butuh bantuan tambahan. Saya merasa jijik dengan apa yang saya lihat hari ini, dan juga pekan lalu dengan Genoa dan juga saat melawan Inter," pungkasnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
Man of the Match Juventus vs Fiorentina: Cristiano Ronaldo
Hasil Pertandingan Juventus vs Fiorentina: Skor 3-0
Ada Juventus dan Chelsea, Ini Deretan Klub yang Jago Jualan Pemain dan Dapat Untung Besar
Terungkap, Barcelona Nyaris Datangkan Federico Bernardeschi
Juventus Pecahkan Rekor Transfer untuk Virgil van Dijk?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
-
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Liga Italia 4 Juni 2026, 14:21
-
Diminati Juventus, Alisson Becker Putuskan Bertahan di Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:23
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Belum Memilih Klub Baru, Barcelona Harus Menunggu
Liga Inggris 8 Juni 2026, 03:29
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Monako di Monte Carlo
Otomotif 7 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













