Juventus Tampil Tidak Konsisten, Manajemen Woles
Serafin Unus Pasi | 3 Maret 2021 17:11
Bola.net - Direktur Olahrga Juventus, Fabio Paratici mengomentari performa Juventus yang kurang konsisten musim ini. Ia menilai situasi ini wajar karena Juventus tengah mengalami fase transisi yang besar.
Di musim panas kemarin, Juventus melakukan perubahan besar. Mereka memecat Maurizio Sarri dan menggantikannya dengan Andrea Pirlo sebagai juru taktik mereka yang baru.
Di bawah kepemimpinan Pirlo, performa Juventus bisa dikatakan tidak stabil. Saat ini Si Nyonya Tua berada di peringkat tiga klasemen sementara Serie A, tertinggal tujuh poin dari Inter Milan di Puncak klasemen.
Paratici mengaku tidak terlalu resah dengan inkonsistensi Juventus musim ini. "Harus diingat bahwa kami tengah melangkah di jalan yang baru saat ini," buka Paratici kepada Sky Sports Italia.
Baca komentar lengkap sang Direktur Olahrga di bawah ini.
Perombakan Besar
Menurut Paratici, Juventus melakukan perombakan besar dalam tim mereka di musim panas kemarin. Jadi ia menilai wajar jika Si Nyonya Tua masih belum menemukan kestabilan.
"Kami merenovasi skuat kami. Kami juga mengganti pelatih kami, dan kami sangat bahagia dengan jalan yang telah kami pilih ini,"
"Kami memiliki pemain-pemain berkualitas di dalam tim kami. Namun normal bagi kami atau tim-tim yang lain mengalami kesulitan ketika banyak pemain kami di area yang sama absen secara bersamaan,"
Optimistis Bangkit
Paratici juga meyakini bahwa situasi sulit yang dialami Juventus tidak akan selamanya berlangsung.
Ia yakin pasukan Bianconeri bakal bangkit dan menunjukkan performa yang apik dalam waktu dekat ini.
"Kami menyadari penuh konsekuensi dari pilihan yang kami buat dan kami ingin terus berjalan di jalan ini. Kami juga yakin bahwa situasi ini bisa berubah," ujarnya.
Menang Besar
Juventus baru-baru ini meraih kemenangan krusial.
Mereka mengalahkan Spezia dengan skor 3-0 pada dini hari tadi.
(Sky Sports Italia)
Baca Juga:
- Ikatan Cinta Georgina - Ronaldo: Sepiring Cinta untuk Ayah Super dan Suami Idaman
- Matthijs de Ligt Cedera, Juventus Hanya Punya Satu Bek Tengah
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Serie A: Cristiano Ronaldo Makin Nyaman di Puncak
- Transformasi Federico Bernardeschi di Bawah Pirlo: Dari Winger Menjadi Bek Sayap
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Kembali Incar Mason Greenwood, Persaingan Tonali Makin Ketat
Liga Italia 18 Maret 2026, 00:55
-
AC Milan vs Inter Milan: Derby Panas Berebut Bek Manchester City Nathan Ake
Liga Italia 17 Maret 2026, 14:34
-
Tensi Leao dan Pulisic Memanas di AC Milan, Allegri Turun Tangan
Liga Italia 17 Maret 2026, 11:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Torino, Minggu 22 Maret 2026
Liga Italia 20 Maret 2026, 10:59
-
Alasan-alasan Joshua Zirkzee Cocok untuk Juventus
Liga Italia 20 Maret 2026, 10:35
-
Prediksi Bournemouth vs Man United 21 Maret 2026
Liga Inggris 20 Maret 2026, 10:24
-
Prediksi Barcelona vs Rayo Vallecano 22 Maret 2026
Liga Spanyol 20 Maret 2026, 09:45
-
Prediksi Juventus vs Sassuolo 22 Maret 2026
Liga Italia 20 Maret 2026, 09:22
-
Conference League: Jadwal Perempat Final, Siapa Lawan Siapa?
Liga Eropa UEFA 20 Maret 2026, 09:06
-
Liga Europa: Jadwal Perempat Final, Siapa Lawan Siapa?
Liga Eropa UEFA 20 Maret 2026, 08:52
-
Rahasia Wangi Clean Saat Lebaran: Simple Tapi Bikin Percaya Diri
Lain Lain 20 Maret 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28





