K-League Tuntut Juve Minta Maaf dan Jelaskan Alasan Absennya Ronaldo
Dimas Ardi Prasetya | 1 Agustus 2019 22:21
Bola.net - Perselisihan antara Juventus dan K-League makin meruncing setelah otoritas liga sepakbola Korea Selatan itu menyebut Bianconeri penipu dan meminta penjelasan apa alasan tak memainkan Cristiano Ronaldo.
Pada masa pra musim ini, Juventus menggelar tur pra musim ke Asia. Salah satunya ke Korea Selatan.
Di sana mereka menggelar laga persabahatan melawan K-League All-Stars. Laga itu dihelat di Seoul World Cup Stadium, 26 Juli lalu.
Pertandingan itu berakhir dengan skor 3-3. Namun sayangnya Ronaldo tidak ikut dimainkan.
Pemain asal Potugal itu cuma duduk manis di bangku cadangan. Padahal ada kewajiban dalam kontraknya yang menyebut CR7 harus bermain setidaknya selama 45 menit.
Ronaldo tak dimainkan karena mengalami kelelahan otot akibat bermain melawan Inter Milan dua hari sebelumnya. Fans sepakbola Korea Selatan pun merasa kecewa. Mereka merasa ditipu oleh pihak panitia penyelanggara.
Pihak penyelenggara sendiri juga tak bisa berbuat apa-apa. Mereka juga merasa dibohongi oleh pihak Juventus.
Jawaban Juve
Presiden Juve, Andrea Agnelli, merespon kasus tersebut. Ia membantah bahwa Juve melakukan pelanggaran kontrak.
"Setiap pemain yang hadir di Korea bermain dalam pertandingan itu, kecuali satu: Cristiano Ronaldo, yang memang menurut saran staf medis kami harus beristirahat karena kelelahan otot setelah laga di Nanjing [melawan Inter Milan], laga itu hanya 48 jam sebelum laga di Seoul," tegas Agnelli dikutip dari Sky Sports.
"Sebab itu, saya jelas membantah tudingan anda tentang sikap tidak bertanggung jawab, tentang arogan, tentang tidak menghargai fans, yang selalu kami hargai."
"Tidak ada satu pun pihak Juventus yang ingin mempermalukan K-League, Asosiasi Sepak Bola Korea, atau Konfederasi Sepak Bola Asia."
Pernyataan K-League
Pihak K-League merilis pernyataan keras terhadap Juventus. Mereka menyebut Bianconeri penipu.
Mereka menyebut bahwa pihak Juve sebetulnya tahu bahwa Ronaldo harusnya main di laga itu. K-League pun merasa marah dan kini menuntu Bianconeri meminta maaf dan memberitahu apa alasan sebenarnya CR7 tak bermain.
“K-League tidak bisa berkata selain merasa kecewa dan ditipu oleh Juventus karena tidak tahu malu. Juventus mengatakan dalam jawabannya bahwa ketidakhadiran Ronaldo adalah karena kelelahan otot dari pertandingan sebelumnya yang memaksanya untuk beristirahat. Jika Ronaldo tidak dapat bermain, itu akan menjadi penipuan terang-terangan untuk memasukkan Ronaldo sebagai pemain pengganti pada daftar awal."
“Juga, menurut rekaman telepon antara promotor dan seorang pejabat dari Juventus yang dirilis di media, semua orang dari Juventus termasuk Ronaldo sendiri dan manajer Sarri tahu dengan jelas bahwa Ronaldo seharusnya bermain."
“Namun, sejauh ini Juventus menghindari tanggung jawab atas ketidakhadiran Ronaldo tanpa penjelasan. Pernyataan lain dari Juventus juga dipenuhi dengan ketidakbenaran dan penipuan."
“K-League dengan jelas mendaftarkan kemarahan dan kekecewaan kami yang mendalam pada perilaku dan perilaku Juventus yang tidak bertanggung jawab, dan kami sangat mendesak Juventus untuk menawarkan permintaan maaf yang tulus dan menjelaskan alasan ketidakhadiran Ronaldo.”
Pernyataan lain yang dimaksud adalah alasan pihak Juventus yang terlambat datang ke stadion. Bianconeri mengklaim mereka terlambat karena adanya delay dalam penerbangan mereka dan kemacetan lalu lintas.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



