Kacau! Transfer Ronaldo ke Juve Bikin Banyak Pegawai Mogok Kerja
Editor Bolanet | 12 Juli 2018 12:00
Sabagaimana diketahui, Juventus, Fiat Chrysler Automobiles (FCA) dan CNH Industrial (CNHI) dikuasai oleh satu perusahaan induk bernama Exor, yang dikontrol oleh keluarga Agnelli.
Keputusan Juve mendatangkan Ronaldo telah menyulut respon negatif dari Unione Sindicale di Base (USV), yang merupakan serikat pekerja independen di Italia. Mereka mengumumkan setiap pekerja di pabrik Fiat di Melfi (Kota di selatan Italia) akan mogok kerja dari 15 Juli sampai 17 Juli.
Para pekerja sungguh tidak terima dengan sikap bos mereka yang menghamburkan uang sebesar itu hanya untuk satu manusia saja, padahal di saat yang sama mereka harus berjuang setiap hari dengan upah rendah. (fft/dre)
Pernyataan USB

Tidak bisa diterima ketika pekerja FCA dan CNHI terus melakukan pengorbanan ekkonomi, perusahaan justru menghabiskan ratusan juta euro untuk membeli satu pemain.
Kami diberitahu bahwa perusahaan tengah menjalani masa sulit, bahwa kami harus mengambil jalan sosial demi keamanan, menunggu peluncuran model (mobil) baru yang tak pernah tiba. Dan ketika para pekerja dan keluarga mereka berusaha menahan lapar, perusahaan memutuskan untuk menghabiskan banyak uang hanya pada satu sumber daya manusia!
Apakah ini benar? Normalkah seseorang bisa mendapatkan puluhan juta euro ketika ribuan keluarga bahkan tak bisa bertahan sampai pertengahan bulan?
Tak Bisa Terima

Kami adalah pegawai pemilik yang sama, tetapi di tengah kesulitan ini perlakuan berbeda tidak bisa dan tidak akan diterima. Pekerja Fiat sudah memakmurkan perusahaan untuk setidaknya tiga generasi, dan sebagai timbal balik mereka hanya menerima hidup sengsara.
Perusahaan seharusnya berinvestasi pada model mobil baru yang bisa menggaransi masa depan banyak orang daripada hanya memperkaya satu orang saja.
Itu seharusnya menjadi tujuan perusahaan yang mengutamakan kepentingan pegawainya. Jika tidak terjadi, itu karena mereka l;ebih memilih dunia sepak bola, hiburan, dan lainnya.
Karena alasan tersebut, USB sudah mendeklarasikan mogok kerja di FCA Melfi mulai dari 15 Juli sampai 17 Juli, tutup pernyataan itu.
Kapitalis Berkuasa

Di era modern ini, hanya mereka yang punya banyak uang yang selamat dari seleksi alam. Keberuntungan bisa dibeli, nasib hanyalah soal hitungan uang. Nahasnya, penyakit ini sudah mulai menulari sepak bola.
Belum genap setahun PSG membeli Neymar senilai 222 juta euro. Jika dipikir baik-baik, nilai sedemikian besar tak masuk akal hanya untuk membeli jasa satu manusia untuk beberapa tahun ke depan.
Sebagaimana pernyataan Marco Veratti beberapa waktu lalu: Kami hanya bermain sepak bola, kami tak pantas dinilai sedemikan besar.
Sepak bola sudah mulai gila. [initial]
Simak Video Menarik Berikut
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














