Kasus Cristiano Ronaldo, Juventus Bantah Tudingan Kecurangan
Richard Andreas | 1 Agustus 2019 10:00
Bola.net - Juventus membantah tudingan dari presiden K-League Korea Selatan yang mengatakan bahwa juara Serie A itu telah melanggar kontrak dengan tidak memainkan Cristiano Ronaldo pada laga uji coba di Seoul pekan lalu. Juve yakin tidak ada pelanggaran apa pun.
Bermaksud mendekati fans di Asia, Juve justru memetik masalah. Pada laga uji coba melawan K-League Allstars akhir pekan lalu, Cristiano Ronaldo puas duduk di bangku cadangan, dan di sinilah masalah dimulai.
Pihak penyelenggara acara terdesak. Mereka mengaku sudah bersepakat dengan pihak Juve dalam kontrak yang menjelaskan bahwa Ronaldo bakal bermain setidaknya 45 menit.
Promosi laga itu besar-besaran, tentu penyelenggara acara menjadikan Ronaldo sebagai daya tarik paling besar, setidaknya Ronaldo bakal bermain 45 menit. Namun, sampai pertandingan berakhir Ronaldo tetap tenang duduk di bangku cadangan.
Apa yang terjadi berikutnya? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Merasa Ditipu
Penonton yang memenuhi stadion merasa ditipu. Mereka tergiur janji bisa menonton Ronaldo selama satu babak, tapi nyatanya tidak terwujud. Padahal, tiket laga tersebut ludes terjual hanya dalam hitungan menit.
Penyelenggara acara berada dalam posisi sulit. Di satu sisi, mereka dituntut mengembalikan sejumlah uang pada fans yang merasa ditipu. Di sisi lain, mereka sendiri merasa sudah dibohongi oleh Juventus.
Pihak K-League turun tangan. Mereka menyurati Juventus untuk menyuarakan kekecewaan mereka. Juve telah melanggar kontrak dan menimbulkan kekacauan.
Bantahan Juve
Biarpun demikian, Juve tidak merasa bersalah. Pimpinan Juve, Andrea Agnelli membantah keras komplain tersebut. Dia menegaskan bahwa Juve tidak melanggar kontrak apa pun. Ronaldo tidak bisa bermain karena kondisinya tidak fit.
"Setiap pemain yang hadir di Korea bermain dalam pertandingan itu, kecuali satu: Cristiano Ronaldo, yang memang menurut saran staf medis kami harus beristirahat karena kelelahan otot setelah laga di Nanjing [melawan Inter Milan], laga itu hanya 48 jam sebelum laga di Seoul," tegas Agnelli dikutip dari Sky Sports.
"Sebab itu, saya jelas membantah tudingan anda tentang sikap tidak bertanggung jawab, tentang arogan, tentang tidak menghargai fans, yang selalu kami hargai."
"Tidak ada satu pun pihak Juventus yang ingin mempermalukan K-League, Asosiasi Sepak Bola Korea, atau Konfederasi Sepak Bola Asia," tenda dia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diminati Juventus, Alisson Becker Putuskan Bertahan di Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













