Kata Romelu Lukaku Soal Perkembangan Inter Milan Sejauh Ini
Dimas Ardi Prasetya | 3 Agustus 2020 07:19
Bola.net - Romelu Lukaku meyakini Inter Milan saat ini sudah melangkah di jalur yang tepat meski hanya bisa finis di peringkat kedua klasemen Serie A musim 2019-20 ini.
Lukaku baru musim ini mendarat di Inter. Ia langsung dipercaya menjadi juru dobrak Nerrazurri bersama Lautaro Martinez.
Keduanya diharapkan bisa membantu Inter merusak dominasi Juventus. Keduanya memang nyaris memenuhi ekspektasi tersebut.
Sayangnya Lukaku dkk cuma bisa finis di peringkat kedua Serie A saja pada musim ini. Pasukan Antonio Conte itu tertinggal dari Juventus sebanyak satu angka saja.
Inter Sudah di Jalur yang Tepat
Inter Milan sejatinya sempat mampu bersaing dengan Juventus memperebutkan puncak klasemen. Akan tetapi Nerrazurri kerap tampil tak konsisten dan akhirnya sempat tertinggal cukup jauh dari Cristiano Ronaldo dkk.
Walau demikian, Romelu Lukaku tetap menganggap prestasi klub sejauh ini cukup oke. Ia merasa Inter masih memiliki banyak ruang untuk berkembang.
"Serie A selesai tetapi kami masih membangun tim dan berjalan ke arah yang benar."
"Terima kasih telah mendukung tim sepanjang musim ini. Kepada semua rekan satu tim saya, kalian semua luar biasa. Saya akan memberikan segalanya untuk kalian setiap hari." Tulis Lukaku di akun Instagramnya.
Tensi Meningkat
Sayangnya meski Romelu Lukaku mengatakan Inter Milan telah berjalan di jalur yang benar, situasi di kubu Nerrazurri sendiri sedikit memanas. Hal ini tak lepas dari komentar blak-blakan sang pelatih, Antonio Conte.
Sang allenatore mengaku tidak bahagian dengan kinerja manajemen klub. Ia menudin manajemen tak memberikan dukungan yang layak kala berbagi pihak menyudutkan timnya.
"Ini adalah musim yang berat dari segi personal, sangat berat. Saya tidak merasa pemain merasa kinerjanya dihargai, saya tidak merasa kinerja saya dihargai dan kami semua menerima perlindungan yang sangat kecil dari klub," keluhnya kepada Sky Sport Italia.
"Kami harus tumbuh dan membenahi semua area, termasuk di luar lapangan, dan sebuah klub besar harusnya melindungi para pemainnya lebih kuat lagi. Kami akan mendiskusikannya di akhir musim, saya harus bertemu dengan presiden dan ia sedang berada di China sekarang," ketus Conte.
Romelu Lukaku dkk musim ini finis dengan raihan 82 poin. Jumlah yang diraih di bawah asuhan Antonio Conte ini menyamai torehan Inter Milan di bawah kepemimpinan Jose Mourinho pada musim 2009-10 silam, di mana saat itu mereka berhasil mengakhiri musim sebagai juara Serie A.
(Instagram)
Berita Inter Milan Lainnya:
- Meski Diminati Inter Milan, Bartomeu Percaya Lionel Messi Bakal Bertahan di Barcelona
- Manchester United Siap Lepas Alexis Sanchez, Segini Harganya
- Bartomeu Pastikan Barcelona Batal Beli Lautaro dan Neymar, Apa Sebabnya?
- Diserang Antonio Conte, Begini Reaksi Manajemen Inter Milan
- Atalanta 0-2 Inter Milan: Catatan Apik D'Ambrosio dan Ashley Young
- Rangkuman Serie A 2019/20: Juventus Juara Lagi Meski sedang Melempem
- Inter Milan 82 Poin: Conte Peringkat 2, Mourinho Treble
- Antonio Conte: Inter Milan Masih Tertinggal Jauh dari Juventus
- Inter Jadi Runner Up di Serie A, Netizen: Musim Depan Scudetto
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Battle of WAGs Liga Champions 2025/2026: Inter vs Arsenal
Bolatainment 20 Januari 2026, 15:07
-
Inter Milan Ingin Hapus Kutukan Laga Besar saat Hadapi Arsenal di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:03
-
Christian Chivu Tegaskan Inter Milan Tahu Cara Hadapi Arsenal
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:49
-
3 Pemain Arsenal Absen Lawan Inter Milan, Siapa Saja?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 14:40
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





