Kecerdasan Maurizio Sarri buat Bek Juventus Ini Terpana
Yaumil Azis | 21 Juli 2019 16:30
Bola.net - Waktu dua bulan sudah cukup bagi Maurizio Sarri untuk membuat para pemain Juventus terpukau dengan kejeniusannya saat meramu taktik. Salah satu sosok yang mengaku terpana dengan eks nahkoda Chelsea tersebut adalah Leonardo Bonucci.
Cukup banyak yang menganggap Sarri sebagai sosok jenius dalam sepak bola. Salah satu produk racikannya adalah 'Sarriball' yang dianggap sebagai masterpiece karena kemiripannya dengan konsep tiki-taka buatan Josep Guardiola.
Pada musim lalu, 'Sarriball' banyak dikritik oleh pendukung Chelsea karena dianggap penyebab masa-masa terpuruk di awal tahun 2019 lalu. Tapi pada akhirnya, Sarri tetap mampu menyumbangkan prestasi apik yakni gelar Liga Europa.
Per bulan Juni kemarin, Sarri resmi hengkang dari Stamford Bridge dan menjadi pelatih Juventus. Kebersamaannya dengan pemain belum lama terjalin karena terpotong masa libur usai kompetisi. Tapi waktu yang singkat ini cukup untuk membuat Bonucci terpana.
"Sarri menginginkan banyak latihan dengan bola dengan intensitas yang tinggi, sedikit jarak untuk istirahat dan minum karena ia ingin kami segera ke latihan berikutnya. Itu membuat level konsentrasi kami tetap tinggi," tutur Bonucci kepada JTV.
"Saya terpana dengan ide Sarri. Saat anda melihat timnya dari luar, anda seperti tahu apa yang terjadi, tapi jika dilihat dari dalam, anda paham kecerdasan dari seorang pelatih yang tentu saja membawa ide-ide baru," lanjutnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Ingin Kembalikan Performa
Bonucci seringkali menjadi awal mula serangan Juventus. Bola dari penjaga gawang kerap mampir di kakinya sebelum didistribusikan ke gelandang atau penyerang. Kemampuannya itu diyakini akan sangat cocok dengan skema bawaan Maurizio Sarri.
Tapi, performa pria berumur 32 tahun itu sedikit terlihat menurun di sepanjang musim 2018-2019 kemarin. Umpan panjang darinya yang memanjakan striker sudah jarang terlihat, kecuali gol Cristiano Ronaldo kala melawan Manchester United di fase grup Liga Champions dulu.
Bonucci sendiri mengakui bahwa performanya menurun setelah pindah ke AC Milan tahun 2017 lalu. Ia berharap bisa mengembalikan performa terbaiknya, setidaknya sampai sebelum pindah ke rival utama Juventus tersebut.
"Dari level personal, saya ingin kembali menjadi pemain seperti waktu dua tahun yang lalu, karena saya tahu bisa bermain lebih baik dalam beberapa musim terakhir," tambahnya.
"Saya ingin segera kembali ke standar lama yang biasa bagi para penggemar," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Tempat Menonton Juventus vs Pisa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59










