Kedewasaan Como yang Makin Teruji

Asad Arifin | 28 Oktober 2026 17:09
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Pemain Como, Nico Paz (tengah), merayakan gol dalam pertandingan Liga Champions melawan Manchester United, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Como menunjukkan perkembangan penting di bawah arahan Cesc Fabregas setelah membalikkan keadaan dan menang 3-1 atas Torino pada pekan ke-9 Serie A 2026/2027. Bermain di Stadio Olimpico Grande pada Selasa (28/10) dini hari WIB, Lariani bangkit setelah tertinggal hingga memasuki 10 menit terakhir pertandingan.

Torino lebih dahulu unggul melalui Che Adams pada menit ke-24. Como yang mendominasi penguasaan bola kesulitan mengubah peluang menjadi gol sebelum akhirnya menemukan momentum pada fase akhir pertandingan.

Advertisement

Jacobo Ramon menyamakan kedudukan pada menit ke-81, lalu Nico Paz membawa Como berbalik unggul enam menit kemudian. Martin Baturina memastikan kemenangan tim tamu lewat gol pada menit ke-90+2.

Hasil ini menjadi bukti ketangguhan Como dalam menghadapi tekanan sepanjang pertandingan. Fabregas menilai timnya memperlihatkan kedewasaan yang berbeda dibandingkan musim lalu, terutama dalam merespons kesalahan dan menjaga keyakinan hingga peluit akhir.

1 dari 3 halaman

Cesc Fabregas Puji Kedewasaan Como

Cesc Fabregas Puji Kedewasaan Como

Pelatih Como Cesc Fabregas memberikan instruksi dalam laga Liga Champions antara Como vs Leipzig di Como, Italia, Kamis, 10 September 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Como sebenarnya tampil dominan dalam penguasaan bola di Turin, tetapi mereka tertinggal setelah kehilangan bola yang berujung pada gol Adams. Setelah itu, Como dengan sabar berusaha membongkar lini belakang Torino hingga menit-menit akhir laga.

“Kami masih harus membuktikan diri sebagai tim yang hebat, tetapi laga ini menjadi ujian kedewasaan bagi kami, karena musim lalu kami mungkin tidak akan bermain dengan cara yang sama,” ujar Fabregas kepada Sky Sport Italia.

Fabregas menegaskan bahwa kemenangan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar tambahan tiga poin. Menurutnya, kemampuan untuk tetap tenang ketika tertinggal dan bangkit pada saat yang tepat menunjukkan perkembangan mental timnya.

“Ini adalah pertandingan keempat kami dalam 10 hari, situasi yang tidak mudah untuk dihadapi atau dipahami, tetapi kami menunjukkan kesabaran, kedewasaan, dan ketangguhan yang luar biasa, serta pantang menyerah hingga akhir," sambungnya.

2 dari 3 halaman

Como Perpanjang Tren Positif di Serie A

Como Perpanjang Tren Positif di Serie A

Pemain Torino, Che Adams (kiri), dan pemain Como, Luis Milla, berebut bola dalam pertandingan Serie A di Turin, Italia, Rabu (28/10/2026). (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Kemenangan atas Torino memperpanjang catatan positif Como di Serie A menjadi tiga pertandingan beruntun. Sebelum menaklukkan Torino, Nico Paz dan kolega lebih dahulu mengalahkan Sassuolo dengan skor 2-0 serta Fiorentina dengan skor 3-1.

Rangkaian hasil tersebut menunjukkan konsistensi Como dalam meraih poin di tengah jadwal pertandingan yang padat. Kemenangan atas Torino juga terasa penting karena mereka harus mengatasi ketertinggalan sebelum akhirnya mengamankan tiga poin.

Fabregas menyadari bahwa timnya tidak selalu bisa memenangkan pertandingan dengan permainan sempurna. Ia menilai respons setelah melakukan kesalahan menjadi faktor penting untuk menjaga peluang meraih hasil positif.

“Anda tidak bisa memenangkan setiap pertandingan dengan skor 2-0. Kami memang melakukan kesalahan yang berujung pada gol lawan, hal seperti itu bisa terjadi, tetapi setelahnya, kami dituntut untuk bereaksi dan mengatasi situasi tersebut," tegas Fabregas.

LATEST UPDATE