Kekecewaan dan Rasa Syukur Bonucci Usai Lawan Udinese
Afdholud Dzikry | 6 Maret 2017 09:14
Bola.net - - Pemain bertahan Juventus, Leonardo Bonucci mengakui bahwa permainan mereka saat melawan Udinese buruk, tapi dia bersyukur masih mampu mencuri satu poin.
Juventus memang tampil tak terlalu bagus, terutama di babak pertama. Bahkan Bianconeri sempat tertinggal lebih dahulu lewat gol Duvan Zapata di babak pertama. Beruntung mereka mampu memaksakan hasil imbang lewat gol balasan dari Bonucci.
Usai pertandingan tersebut, Bonucci mengakui permainan mereka terlalu lambat. Karena itu dia berharap ini menjadi pelajaran untuk pertandingan selanjutnya.
Hari ini kita menurunkan level intensitas kami dan akibatnya bola bergerak tak secepat biasanya, sehingga ini harus jadi pelajaran bagi kami. Terlepas dari itu semua, kami masih menambah keunggulan menjadi delapan poin dan itu penting, ujarnya.
Saya hidup untuk menang, saya tak bisa menahan diri. Bahkan bila hasilnya akhirnya positif, saya menyesal kami tak memberikan 100 persen, terutama di babak pertama. Saya tak suka tergelincir seperti ini, tandasnya.
Sementara itu, berbicara terkait gol dari Udinese yang dicetak Zapata, Bonucci memberikan komentarnya.
Saya mencoba untuk memaksa dia menepi dan membuat sudut sesulit mungkin bagi dia. Tapi Zapata beruntun tembakannya tetap masuk setelah membentur Buffon, tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
-
Fullkrug Cuma Butuh 3 Menit untuk jadi Pahlawan Milan, Pujian Allegri pun Datang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




