Kelemahan Inter Terlihat Setelah Unggul 2-0 Atas Lecce
Gia Yuda Pradana | 27 Agustus 2019 11:15
Bola.net - Antonio Conte mengawali kariernya sebagai pelatih Inter Milan di Serie A dengan kemenangan. Eks pelatih Juventus dan Chelsea itu melalui debutnya dengan sempurna. Namun, ada hal yang membuatnya sedikit kecewa. Dia melihat ada kelemahan di tim Inter yang harus segera dihilangkan.
Inter Milan menjamu tim promosi Lecce pada pekan pembuka Serie A 2019/20, Selasa (27/8/2019). Inter menang 4-0.
Inter menang lewat gol-gol Marcelo Brozovic menit 21, Stefano Sensi menit 24, Romelu Lukaku menit 60, dan Antonio Candreva menit 84.
Conte menyoroti sikap para pemain Inter ketika mereka berada dalam posisi unggul 2-0. Menurut Conte, saat itu, intensitas yang ditunjukkan di menit-menit awal sedikit memudar.
Mental dan fokus Inter menurun setelah unggul dua gol hanya dalam 24 menit. Inilah kelemahan yang masih harus mereka perbaiki.
Koreksi Saat Jeda
"Kami memulai dengan intensitas yang tepat dan menunjukkan sepak bola yang saya inginkan," kata Conte, seperti dikutip Football Italia.
"Namun, saya tidak senang dengan menit-menit setelah kami memimpin 2-0, dan saya katakan itu kepada para pemain (saat jeda). Saya ingin kami segera kembali (menampilkan intensitas yang sama), dan tak beranggapan bahwa pertandingan sudah selesai."
"Terlepas dari itu, ya, ini performa yang bagus dan Anda bisa melihatnya. Ini hasil yang memuaskan, karena Lecce adalah tim bagus dan selalu ada risiko terpeleset dalam laga-laga seperti ini."
Asah Konsistensi Mental dan Fokus
Conte kemudian menambahkan: "Kami tak menginginkan risiko itu, baik untuk kami maupun para suporter."
"Masih ada beberapa langkah perbaikan yang harus kami ambil, termasuk meningkatkan konsistensi mental dan fokus. Namun, saya sangat puas dan senang bekerja dengan pemain-pemain ini," tegas pelatih Inter tersebut.
Inter sudah mengawali langkah dengan tiga poin. Pekan berikutnya, Nerazzurri akan bertandang ke markas Cagliari.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Christian Chivu Tegaskan Inter Milan Tahu Cara Hadapi Arsenal
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:49
-
3 Pemain Arsenal Absen Lawan Inter Milan, Siapa Saja?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 14:40
-
Rekor Sempurna Arsenal Jadi Motivasi Hadapi Inter di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:23
-
Inter Milan vs Arsenal: Ketika 'Pedang Italia' Berhadapan dengan 'Perisai Inggris'
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





