Kisah di Balik Kepindahan Jamie Vardy ke Cremonese: Ada Peran Pelatih Chelsea!
Editor Bolanet | 11 September 2025 16:01
Bola.net - Jamie Vardy akhirnya resmi memulai babak baru dalam karier sepak bolanya di Italia. Ia pun buka suara untuk pertama kalinya sebagai penggawa anyar tim promosi Serie A, Cremonese.
Dalam konferensi pers perdananya, Vardy mengungkapkan kisah menarik di balik keputusannya yang mengejutkan banyak pihak. Ternyata, ada beberapa percakapan kunci yang membuatnya mantap memilih Cremonese sebagai pelabuhan berikutnya.
Bukan hanya sang pelatih, ada satu nama tak terduga yang turut andil dalam meyakinkan Vardy. Sosok tersebut adalah pelatih kepala Chelsea saat ini, Enzo Maresca.
Lantas, bagaimana sebuah percakapan via Zoom mampu mengubah segalanya? Dan bagaimana Vardy melihat gema kisah dongeng Leicester City dalam petualangan barunya bersama Cremonese?
Percakapan Satu Jam yang Mengubah Segalanya
Jamie Vardy menceritakan bahwa faktor utama yang membuatnya memilih Cremonese adalah percakapan mendalam dengan sang pelatih, Davide Nicola. Momen tersebut terjadi dalam sebuah panggilan video yang berlangsung cukup lama.
Dalam pertemuan virtual itu, Vardy mengaku langsung terpikat oleh gairah dan visi yang ditunjukkan Nicola untuk klub. Bagi seorang pemain senior sepertinya, perasaan dihargai dan diinginkan adalah segalanya.
"Saya melakukan panggilan zoom dengannya, di mana kami berbicara selama 45 menit hingga satu jam, menunjukkan gairahnya untuk klub dan bagaimana dia ingin terus maju," ungkap Vardy melalui kanal YouTube resmi Cremonese.
"Dan hanya dengan menatap matanya dan apa yang dia inginkan, itu benar-benar selaras dengan diri saya dan saya pikir sebagai seorang pesepak bola, selalu menyenangkan merasa diinginkan."
Merasakan Gema Kisah Leicester City
Ketika ditanya mengenai adanya kesamaan antara Cremonese dan Leicester, Vardy melihat sebuah paralel yang sangat jelas. Ia merasa misi yang diusung timnya saat ini sama persis dengan misi Leicester di masa-masa awal kebangkitannya.
Menurutnya, target utama bukanlah hal-hal muluk, melainkan fokus pada tujuan paling fundamental, yaitu bertahan di Serie A. Mentalitas inilah yang pernah membawa Leicester menjuarai Premier League secara ajaib.
"Saya pikir setelah duduk bersama manajer dan pemilik, tugas utamanya adalah memastikan kami bertahan di liga dan jujur saja, begitulah keadaannya ketika saya di Leicester. Tidak pernah ada ‘kami akan mengejar ini’," lanjut sang striker.
"Itu selalu tentang 'kami harus bertahan di liga', itulah yang utama."
Merangkul Status Kuda Hitam
Perjalanan karier Jamie Vardy selalu diwarnai oleh keraguan dari banyak pihak. Namun, hal itu justru menjadi bahan bakar yang membuatnya terus termotivasi untuk membuktikan diri.
Ia melihat situasi yang sama pada Cremonese, tim yang diremehkan banyak orang di Italia. Peran sebagai kuda hitam yang siap memberi kejutan ini sangat cocok dengan karakter dan kisah hidupnya.
"Saya pikir hal bagi saya pribadi adalah sepanjang karier saya, saya selalu diragukan," aku sang striker. "Saya selalu begitu dan akan selalu begitu."
"Kami tahu ini musim yang panjang tapi itulah peran yang dia inginkan: menjadi kuda hitam yang berprestasi melebihi ekspektasi."
Saran Emas dari Pelatih Chelsea
Di balik semua pertimbangan, ternyata ada satu percakapan final yang mengunci keputusan Vardy. Nasihat krusial itu datang dari pelatih Chelsea, Enzo Maresca, yang pernah bekerja bersamanya di Leicester.
Maresca memberikan ulasan yang sangat positif, tidak hanya tentang klub, tetapi juga tentang keindahan kota Cremona. Restu dari sosok yang ia percaya itu sudah lebih dari cukup untuk meyakinkan Vardy dan keluarganya.
"Saya berhasil mengobrol sangat baik dengannya begitu kami tahu ini akan menjadi sebuah kemungkinan dan dia tidak henti-hentinya memuji klub itu sendiri dan daerah sekitarnya. Cremona sebagai kota dan segalanya," terangnya.
"Nasihatnya untuk saya adalah datang ke sini, begitu dia mengatakan itu dan saya berbicara dengan keluarga saya, hanya ada satu tempat yang akan saya tuju," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Serie A tak Lagi 'Boring': Belum Muncul Skor 0-0 hingga Pekan ke-4 Musim 2026/2027
Liga Italia 15 September 2026, 14:48
-
Cristian Chivu Bela Josep Martinez, Tegaskan Kiper Inter Milan Bukan Masalah
Liga Italia 15 September 2026, 13:29
-
Pelajaran dari Comeback Inter Milan: Mental Juang Bisa Jadi Kekuatan Utama
Liga Italia 15 September 2026, 08:14
-
Marcus Thuram Puas dengan Respons Inter Milan Usai Comeback Lawan Udinese
Liga Italia 15 September 2026, 07:39
-
Cristian Chivu Tak Khawatir Inter Milan Kebobolan Banyak Gol Usai Menang 5-3
Liga Italia 15 September 2026, 06:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi Juventus vs Atalanta 20 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 12:06
-
Prediksi Fulham vs Man Utd 20 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 11:17
-
Opening Ceremony Asian Games 2026: Jadwal Live Streaming di Vidio
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026, 10:25
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 10:07
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 19-20 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 09:53
-
Prediksi Man City vs Sunderland 20 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 09:08
-
Prediksi Bournemouth vs Liverpool 20 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 08:36
-
Area-area yang Bermasalah Saat Chelsea Kalah dari Brentford
Liga Inggris 19 September 2026, 07:35
-
Ketika Chelsea Kehilangan Kendali
Liga Inggris 19 September 2026, 07:30
-
Xabi Alonso dan Statistik Pertahanan Chelsea yang Mengkhawatirkan
Liga Inggris 19 September 2026, 07:26
-
Kekalahan yang Memperlihatkan Sejumlah Persoalan di Chelsea
Liga Inggris 19 September 2026, 07:22
-
5 Pelajaran dari Kekalahan 0-3 Chelsea Kontra Brentford: Pertahanan Kembali Bermasalah
Liga Inggris 19 September 2026, 07:15
-
Rating Pemain Chelsea Usai Kalah 0-3 dari Brentford
Liga Inggris 19 September 2026, 06:32
-
Man of the Match Brentford vs Chelsea: Igor Thiago
Liga Inggris 19 September 2026, 05:44
-
Hasil Brentford vs Chelsea: The Blues Remuk!
Liga Inggris 19 September 2026, 05:36
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
