
Bola.net - Real Madrid sukses melanjutkan tren positif mereka di pentas La Liga. Terbaru, Los Blancos berhasil meraih tiga poin melawan Rayo Vallecano. Kemenangan keenam beruntun yang diraih tim asuhan Alvaro Arbeloa.
Laga melawan Rayo Vallecano di Santiago Bernabeu berjalan sangat sengit dan menegangkan bagi tuan rumah. Tuan rumah baru bisa memastikan tiga poin krusial tepat di menit akhir pertandingan.
Kylian Mbappe menjadi pahlawan lewat gol penalti dinginnya pada menit ke-100. Gol tersebut menjadi pembeda setelah skor sempat imbang satu sama lain sepanjang babak kedua.
Pelatih Alvaro Arbeloa langsung memberikan tanggapannya usai laga bubar. Ia menyoroti peran vital suporter dalam kemenangan susah payah tersebut.
Atmosfer Stadion Jadi Pembeda
Arbeloa tidak segan memberikan kredit khusus kepada para pendukung setia tuan rumah. Atmosfer stadion dinilai sangat membantu tim untuk terus menekan lawan hingga detik terakhir.
Semangat juang para pemain terdongkrak berkat dukungan tanpa henti dari tribun penonton. Hal ini menjadi faktor krusial terciptanya gol kemenangan di masa injury time.
"Ini adalah kemenangan dari banyak hati, banyak jiwa. Kami didorong oleh Bernabeu, yang membantu kami melewati pertandingan yang sulit," ujar Alvaro Arbeloa.
Kemenangan ini membuktikan mentalitas juara yang dimiliki oleh skuad ibu kota Spanyol. Mereka tetap tenang meski berada di bawah tekanan waktu yang kian menipis.
Laga yang Tidak Nyaman
Jalannya pertandingan diakui Arbeloa membuat timnya merasa tidak nyaman sepanjang sembilan puluh menit. Rayo sukses memaksakan permainan yang menyulitkan skema taktik tuan rumah sejak awal.
Vinicius Junior sempat membuka keunggulan sebelum disamakan oleh gol Jorge de Frutos. Situasi ini memaksa Madrid bekerja ekstra keras hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
"Setiap kali Rayo mengunjungi Bernabeu itu tidak nyaman. Kami membentur tiang dua kali, tapi untungnya, kami mendapat hadiah di akhir," kata Arbeloa.
Madrid sebenarnya memiliki beberapa peluang emas lain sebelum gol penentu itu tercipta. Namun dewi fortuna baru berpihak pada Los Blancos saat laga hampir usai.
Rindu Sesi Latihan Normal
Laga ini sekaligus menandai akhir dari periode jadwal neraka bagi Real Madrid. Mereka tercatat sudah memainkan sembilan pertandingan berat sepanjang tahun 2026 ini.
Arbeloa kini bisa bernapas lega karena punya waktu jeda dua pekan ke depan. Ia berencana memanfaatkannya untuk membenahi taktik jelang lawan Valencia.
"Saat ini kami perlu bekerja dari kepercayaan diri atas kemenangan. Kami akan memiliki dua minggu untuk bekerja, sesuatu yang hampir tidak kami miliki dalam 15 atau 20 hari ini," tutur Arbeloa.
Sang pelatih mengakui bahwa selama ini timnya kurang mendapat porsi latihan taktis ideal. Fokus tim lebih banyak tersita untuk pemulihan kondisi fisik para pemain.
"Bagi saya, kami memiliki lebih banyak pertandingan daripada latihan. Ada banyak sesi pemulihan dengan intensitas yang lebih sedikit," tambah Arbeloa.
Arbeloa kini memiliki kesempatan membenahi performa tim yang dirasa belum maksimal. Ia ingin meningkatkan kualitas individu dan kolektif skuadnya sebelum laga berikutnya.
"Saya merindukan sesi latihan itu, sebagai pelatih, untuk dapat berkembang secara individu dan kolektif," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 3 April 2026 16:10Juventus Incar Bernardo Silva, Gaji Jadi Hambatan Utama Transfer
-
Liga Spanyol 3 April 2026 15:40Cari Alternatif Rashford, Barcelona Lirik Mantan Pemainnya Sendiri
-
Editorial 3 April 2026 14:32
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 3 April 2026 18:42 -
Liga Inggris 3 April 2026 18:41 -
Tim Nasional 3 April 2026 18:34 -
Tim Nasional 3 April 2026 18:11 -
Bola Indonesia 3 April 2026 18:05 -
Bola Indonesia 3 April 2026 17:54
MOST VIEWED
- Arsenal Bisa Bantu Barcelona Dapatkan Alessandro Bastoni di Bursa Transfer
- Barcelona Terbuka Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Premier League Siap Membajak
- Real Madrid Kembali Bidik Gelandang Premier League, Siap Jadi Alternatif Rodri
- Jude Bellingham Tak Dapat Menit Bermain di Timnas Inggris, Real Madrid Terheran-heran
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5536824/original/003447700_1774344317-Oppo_Find_X9_Ultra_02.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/8586/original/siram-air-keras-iluts-131006c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538656/original/061438600_1774543468-1000272855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4027374/original/028989200_1652950296-DPR-Dome-Gedung-Kura-Kura-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537055/original/020552800_1774408237-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544320/original/007925000_1775099333-1001078850.jpg)
