Real Madrid Menang di Menit 90+10, Alvaro Arbeloa Puji Magis Bernabeu

Real Madrid Menang di Menit 90+10, Alvaro Arbeloa Puji Magis Bernabeu
Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan La Liga melawan Rayo Vallecano di Madrid, Minggu (1/2/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Real Madrid sukses melanjutkan tren positif mereka di pentas La Liga. Terbaru, Los Blancos berhasil meraih tiga poin melawan Rayo Vallecano. Kemenangan keenam beruntun yang diraih tim asuhan Alvaro Arbeloa.

Laga melawan Rayo Vallecano di Santiago Bernabeu berjalan sangat sengit dan menegangkan bagi tuan rumah. Tuan rumah baru bisa memastikan tiga poin krusial tepat di menit akhir pertandingan.

Kylian Mbappe menjadi pahlawan lewat gol penalti dinginnya pada menit ke-100. Gol tersebut menjadi pembeda setelah skor sempat imbang satu sama lain sepanjang babak kedua.

Pelatih Alvaro Arbeloa langsung memberikan tanggapannya usai laga bubar. Ia menyoroti peran vital suporter dalam kemenangan susah payah tersebut.

Atmosfer Stadion Jadi Pembeda

Arbeloa tidak segan memberikan kredit khusus kepada para pendukung setia tuan rumah. Atmosfer stadion dinilai sangat membantu tim untuk terus menekan lawan hingga detik terakhir.

Semangat juang para pemain terdongkrak berkat dukungan tanpa henti dari tribun penonton. Hal ini menjadi faktor krusial terciptanya gol kemenangan di masa injury time.

"Ini adalah kemenangan dari banyak hati, banyak jiwa. Kami didorong oleh Bernabeu, yang membantu kami melewati pertandingan yang sulit," ujar Alvaro Arbeloa.

Kemenangan ini membuktikan mentalitas juara yang dimiliki oleh skuad ibu kota Spanyol. Mereka tetap tenang meski berada di bawah tekanan waktu yang kian menipis.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 1 Februari 2026
Real Madrid Real Madrid
20:00 WIB
Rayo Vallecano Rayo Vallecano

Laga yang Tidak Nyaman

Jalannya pertandingan diakui Arbeloa membuat timnya merasa tidak nyaman sepanjang sembilan puluh menit. Rayo sukses memaksakan permainan yang menyulitkan skema taktik tuan rumah sejak awal.

Vinicius Junior sempat membuka keunggulan sebelum disamakan oleh gol Jorge de Frutos. Situasi ini memaksa Madrid bekerja ekstra keras hingga peluit panjang dibunyikan wasit.

"Setiap kali Rayo mengunjungi Bernabeu itu tidak nyaman. Kami membentur tiang dua kali, tapi untungnya, kami mendapat hadiah di akhir," kata Arbeloa.

Madrid sebenarnya memiliki beberapa peluang emas lain sebelum gol penentu itu tercipta. Namun dewi fortuna baru berpihak pada Los Blancos saat laga hampir usai.

Rindu Sesi Latihan Normal

Laga ini sekaligus menandai akhir dari periode jadwal neraka bagi Real Madrid. Mereka tercatat sudah memainkan sembilan pertandingan berat sepanjang tahun 2026 ini.

Arbeloa kini bisa bernapas lega karena punya waktu jeda dua pekan ke depan. Ia berencana memanfaatkannya untuk membenahi taktik jelang lawan Valencia.

"Saat ini kami perlu bekerja dari kepercayaan diri atas kemenangan. Kami akan memiliki dua minggu untuk bekerja, sesuatu yang hampir tidak kami miliki dalam 15 atau 20 hari ini," tutur Arbeloa.

Sang pelatih mengakui bahwa selama ini timnya kurang mendapat porsi latihan taktis ideal. Fokus tim lebih banyak tersita untuk pemulihan kondisi fisik para pemain.

"Bagi saya, kami memiliki lebih banyak pertandingan daripada latihan. Ada banyak sesi pemulihan dengan intensitas yang lebih sedikit," tambah Arbeloa.

Arbeloa kini memiliki kesempatan membenahi performa tim yang dirasa belum maksimal. Ia ingin meningkatkan kualitas individu dan kolektif skuadnya sebelum laga berikutnya.

"Saya merindukan sesi latihan itu, sebagai pelatih, untuk dapat berkembang secara individu dan kolektif," pungkasnya.