Kisah Lorenzo Pellegrini: Hampir Ditendang dari Roma, Comeback dan Jadi Pahlawan Derby!
Editor Bolanet | 22 September 2025 11:22
Bola.net - Lorenzo Pellegrini tampil sebagai pahlawan kemenangan dramatis AS Roma atas rival sekota mereka, Lazio, Minggu (21/9/2025) sore WIB. Gol tunggalnya memastikan Giallorossi meraih tiga poin penuh dalam laga bertajuk Derby della Capitale.
Pertandingan yang berjalan sengit itu akhirnya dimenangkan Roma dengan skor tipis 1-0. Gol ini terasa sangat spesial bagi Pellegrini yang baru saja kembali dari cedera.
Siapa sangka, pahlawan yang dielu-elukan seisi stadion ini ternyata sempat berada di ambang pintu keluar klub. Ia nyaris saja meninggalkan Roma pada bursa transfer musim panas lalu.
Kisah Pellegrini menjadi bukti nyata bahwa hidup memang tidak bisa ditebak. Ini adalah sebuah perjalanan luar biasa dari ketidakpastian menuju puncak kepahlawanan di laga paling bergengsi bagi para Romanisti.
Momen Penebusan yang Emosional
Gol ke gawang Lazio menjadi gol keempat Lorenzo Pellegrini sepanjang kariernya di laga derby Roma. Momen ini terasa sangat emosional baginya, mengingat perjuangan yang baru saja ia lalui.
Ia mengaku sangat terharu setelah berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Orang-orang terdekatnya tahu persis betapa keras ia bekerja untuk bisa pulih dari cedera dan kembali tampil di laga krusial ini.
“Ada begitu banyak hal, saya sangat terharu setelah gol itu. Tidak semua orang tahu, tetapi sejak saya cedera, orang-orang terdekat saya tahu betapa saya peduli untuk bisa kembali ke sini," kata Pellegrini kepada DAZN.
“Jika saya berhasil hari ini, untuk memulai pertandingan dan memenangkan derby untuk orang-orang saya, itu untuk keluarga saya. Kalian semua adalah keluarga saya dan membantu saya selama masa sulit ini," lanjutnya.
Hidup yang Tidak Bisa Ditebak
Kisah kepahlawanan Pellegrini di laga derby kali ini terasa seperti sebuah alur cerita film. Apalagi jika mengingat kembali situasinya yang penuh ketidakpastian di bursa transfer musim panas lalu.
Namanya saat itu santer dikabarkan akan segera meninggalkan Stadio Olimpico. Namun, takdir berkata lain dan ia justru kembali menjadi sosok sentral yang menentukan kemenangan timnya.
“Hidup ini tidak bisa ditebak; Anda tidak tahu apa yang bisa terjadi selanjutnya. Lagi pula, saya sepertinya berada di ambang pintu keluar dan kemudian cedera," ungkap Pellegrini.
"Tetapi saya kembali dari awal dan mencetak gol untuk memenangkan derby," sambungnya dengan bangga.
Surat Cinta untuk Roma
Meskipun masa depannya di klub sempat menjadi teka-teki, Pellegrini tidak pernah ragu sedikit pun. Ia selalu menunjukkan kecintaan yang tulus dan mendalam untuk AS Roma.
Kontraknya yang akan berakhir pada Juni 2026 tidak pernah menghalanginya untuk tampil total. Ia berjanji akan selalu memberikan segalanya setiap kali mengenakan seragam kebesaran Giallorossi.
“Di luar semua alasan dan kata-kata, ada satu hal yang konstan, yaitu saya mencintai Roma,” tegasnya.
“Selama saya memakai seragam ini, tidak akan ada momen di mana saya akan menahan diri," tambah Pellegrini.
Tanggung Jawab Seorang Kapten
Sebagai salah satu kapten tim, Lorenzo Pellegrini merasa punya tanggung jawab yang lebih besar. Ia bangga bisa menjadi bagian dari skuad yang menurutnya diisi oleh para pria hebat dan berkarakter.
Ia merasa tugasnya adalah untuk menularkan semangat dan gairah membela Roma. Terutama kepada para pemain baru yang mungkin belum sepenuhnya memahami arti dan kebesaran klub ini.
“Saya percaya tim ini memiliki lebih banyak hal untuk diberikan, karena ada begitu banyak pria hebat dengan karakter yang peduli pada Roma di sini, dan saya merasa bangga menjadi salah satu dari banyak kapten," ujarnya.
"Mereka yang bertanggung jawab untuk meneruskan gairah untuk Roma kepada mereka yang baru tiba dan belum menyadari di mana mereka berada. Itu termasuk Mancini, yang merupakan saudara saya dari ibu yang berbeda," pungkasnya.
Kemenangan ini membawa AS Roma meraih tiga kemenangan dari empat laga awal Serie A. Kini mereka telah mengoleksi total sembilan poin di papan klasemen sementara.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
LATEST UPDATE
-
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026, 15-16 Juli 2026
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:15
-
Man of the Match Argentina vs Swiss: Julian Alvarez
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:00
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
-
Ini Dua Rahasia Jude Bellingham Bisa Bawa Inggris Comeback Lawan Norwegia
Piala Dunia 12 Juli 2026, 09:14
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 08:08
-
Wayne Rooney: Apa Jadinya Inggris Tanpa Jude Bellingham?
Piala Dunia 12 Juli 2026, 07:55
-
Pengakuan Jujur Thomas Tuchel: Inggris Hoki Bisa Kalahkan Norwegia!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 07:34
-
Man of the Match Norwegia vs Inggris: Jude Bellingham
Piala Dunia 12 Juli 2026, 07:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 02:52
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 01:59
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 00:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55







