Kisah Paul Pogba yang Membalas Rasisme dengan Kebaikan
Yaumil Azis | 12 Juni 2019 01:00
Bola.net - Kasus rasisme telah berulang kali terjadi di tanah Italia. Gelandang Manchester United, Paul Pogba, menceritakan bagaimana dirinya menghadapi perlakuan rasis dari lawan saat masih membela klub lamanya, Juventus.
Moise Kean adalah pemain kesekian yang mendapatkan perlakuan rasis dari penggemar lawan. Ia mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan itu saat membela Juventus kala menghadapi Cagliari di ajang Serie A beberapa waktu lalu.
Di sepanjang pertandingan itu, ia bersama rekan setimnya, Blaise Matuidi, disoraki dengan nada-nada yang buruk. Setelah mencetak gol kedua Juventus, pemain berumur 19 tahun itu berselebrasi yang kemudian membuat sorakan kian parah.
Itu baru satu kasus. Pada bulan Desember 2018 lalu, Serie A sudah mendapatkan sorotan karena kasus rasisme yang menimpa bek Napoli, Kalidou Koulibaly. Seperti Kean, ia juga diteriaki dengan nada-nada yang kurang menyenangkan dari penggemar Inter Milan.
Bek berumur 27 tahun itu sampai kesulitan membendung amarahnya. Ia lalu melampiaskannya ke salah satu pemain Inter Milan dengan memberikan ganjalan keras dan memancing wasit mengeluarkan kartu merah untuknya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Mengutuk Keras Rasisme
Moise Kean, Kalidou Koulibaly, dan Blaise Matuidi, hanya sedikit dari korban rasisme di Italia. Paul Pogba pun pernah merasakannya saat masih membela Juventus dulu. Dengan tegas, ia menyebut kelakuan fans tersebut memalukan.
Kepada The Times, Pogba berkisah: "Saya mengalami itu, dan sangat menyedihkan jika melihat hal seperti itu di atas lapangan. Fans yang melakukan itu, mereka bahkan punya pemain berkulit hitam di dalam timnya, jadi itu terlihat sangat rendah,".
"Mereka tidak menghormati para pemain, dan mereka bahkan tidak menghormati pemain yang berada di dalam timnya. Saya tak tahu apakah mereka rasis, bodoh, atau tidak ingin anda tampil apik. Saya mendengar banyak tapi tidak bereaksi, hanya tersenyum," lanjutnya.
Balas dengan Kebaikan
Tidak seperti Kean yang membalas api dengan api, Pogba justru meladeni tindakan rasisme dari penggemar lawan dengan kebaikan. Salah satunya adalah dengan memberikan seragam miliknya kepada mereka.
"Saya punya cerita: pernah kami menghadapi Fiorentina dan saya baru masuk dari bangku cadangan, dan beberapa orang menirukan suara monyet. Saya berkata 'kenapa?'," tambahnya.
"Lalu saya memberi mereka seragam saya, dan mereka sangat senang. Di akhir pertandingan, mereka memberikan saya tepuk tangan. Reaksi saya? Saya hanya mendoakan mereka dan membuat orang paham bahwa kami hanya menikmati olahraga dan sepak bola," lanjutnya lagi.
Pogba sendiri, sampai sekarang, masih belum mengerti mengapa fans lawan harus melakukan bersikap rasis untuk menggangu konsentrasi pemain di lapangan. Tapi, ia tetap tak bisa berbuat apa-apa karena mengubah pemikiran orang tidaklah mudah.
"Saya paham mereka ingin timnya menang, tapi ada banyak cara yang berbeda untuk mengundang perhatian. Untuk melakukan hal seperti itu, di tahun 2019, sangat memalukan. Dan anda tak bisa mengubah itu karena sudah ada sejak lama," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
-
Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:21
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





