Korban Rasisme Sejak Kecil, Balotelli: Seandainya Saya Putih!
Asad Arifin | 30 Mei 2018 22:04
Bola.net - - Bomber timnas Italia, Mario Balotelli, mengungkapkan bahwa dia kerap menjadi sasaran aksi rasisme sejak kecil. Balotelli pun yakin dia tidak akan mendapat banyak masalah andai berkulit putih.
Balotelli baru saja menjalani comeback bersama timnas Italia. Ia tampil apik pada laga melawan Arab Saudi. Pemain berusia 27 tahun mencetak satu gol dan mengantarkan Italia menang dengan skor 2-1 atas Arab Saudi.
Tapi, pada laga tersebut terjadi aksi rasisme lewat sebuah pesan spanduk yang ditujukan pada Balotelli. Penyerang Nice tersebut tidak habis pikir dengan aksi tersebut.
Seandainya saya berkulit putih, maka saya tidak punya banyak masalah. Saya menerima banyak surat dari anak-anak yang menganggap saya sebagai contoh karena tidak mundur melawan rasisme. Tapi, itu [aksi rasisme] memalukan, ucap Balotelli.
Pada tahun 2009, ketika saya beranjak dewasa. Tapi, sepanjang pertandingan antara Inter melawan Juventus, mereka memanggil saya ‘monyet’, ‘negro’, ‘kembali ke Afrika’ dan mencemooh saya, kenangnya.
Korban Rasisme di Sekolah

Korban Rasisme di Sekolah
Balotelli mengaku bahwa aksi rasisme tidak hanya dia terima dari pentas sepakbola saja. Pemain keturunan Ghana ini mengaku juga mengalami hal-hal tidak menyenangkan saat berada di bangku sekolah.
Ketika ada camilan yang hilang dari meja di sekolah, para guru langsung menuduh saya tanpa menyelidiki lebih dulu.
Tapi, kemudian ada insiden yang membuat saya tidak berhenti menangis. Saya sudah mengerjakan semua PR dan ibu membiarkan saya untuk bermain bola. 'Hai teman-teman, bolehkah saya bermain? Tidak Mario, kamu tidak bisa ikut, kamu hitam', kenang Balotelli.
Balotelli sendiri selama ini dikenal sebagai sosok yang bengal. Tapi, belakangan dia disebut sudah berubah jadi lebih dewasa dan penampilannya di atas lapangan pun mulai membaik.
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








