Kritik Arrigo Sacchi: Ngapain Nggak jadi Rekrut Lopetegui, Milan?
Editor Bolanet | 5 Maret 2025 23:03
Bola.net - Mantan pelatih AC Milan, Arrigo Sacchi, meragukan masa depan Sergio Conceicao di San Siro. Sacchi juga mengkritik keputusan manajemen Milan yang membatalkan rencana merekrut Julen Lopetegui musim lalu.
Milan saat ini berada di posisi kesembilan klasemen Serie A, tertinggal 11 poin dari zona Liga Champions. Performa buruk ini membuat target utama mereka bergeser ke Coppa Italia dan lolos ke Liga Europa.
Meski Conceicao belum terancam dipecat, situasi bisa berubah jika performa tim tidak membaik. Sacchi menilai masalah utama Milan adalah kurangnya kejelasan visi dan kebersamaan di dalam tim.
Kritik Sacchi Terhadap Keputusan Milan Soal Lopetegui

Arrigo Sacchi menyoroti keputusan Milan yang membatalkan rencana merekrut Julen Lopetegui musim lalu. Pelatih asal Spanyol itu sempat hampir menandatangani kontrak sebelum akhirnya batal karena protes suporter.
Sacchi menilai manajemen Milan seharusnya tetap teguh pada keputusan mereka. Ia mencontohkan era Silvio Berlusconi yang tidak terpengaruh oleh opini publik dalam mengambil keputusan penting.
"Jika manajemen yakin dengan Lopetegui, mereka seharusnya tidak mundur hanya karena tekanan suporter. Berlusconi tidak akan pernah sukses jika terpengaruh oleh fans atau media," tulis Sacchi di kolomnya di La Gazzetta dello Sport.
Masalah AC Milan Sebenarnya

Sacchi menilai masalah utama Milan adalah kurangnya kebersamaan di dalam tim. Hal ini, menurutnya, lebih berpengaruh daripada sekadar hasil pertandingan atau kurangnya gol yang dicetak.
Ia juga memperingatkan agar Milan tidak mengulangi kesalahan dengan terlalu sering mengganti pelatih dan pemain. Sacchi mencontohkan kasus Paulo Fonseca dan Alvaro Morata yang hanya bertahan sebentar sebelum akhirnya hengkang.
"Sudah rumit bagi Conceicao untuk mempertahankan posisinya. Masalah terbesar adalah kurangnya kebersamaan, bukan hanya hasil di lapangan," tambah Sacchi.
Meski belum terancam dipecat, masa depan Conceicao di Milan masih diragukan. Performa buruk tim bisa membuat manajemen mengambil keputusan drastis jika situasi tidak membaik.
Sacchi menyarankan agar Milan tidak terburu-buru mengganti pelatih. Menurutnya, stabilitas dan kejelasan visi adalah kunci untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Kiper Timnas Prancis Ini Bakal Gantikan Andre Onana di MU?
Milan Dalam Situasi Sulit, Ini Solusinya Menurut Tijjani Reijnders
AC Milan Adalah Rumah Kedua Tijjani Reijnders
Perebutan Scudetto Memanas: Selisih 8 Poin di Papan Atas
Resmi! Tijjani Reijnders Perpanjang Kontrak di Milan, Tolak Godaan Premier League & La Liga!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Australia: Folarin Balogun
Piala Dunia 20 Juni 2026, 04:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
















