Kumatnya Juventus Racikan Allegri: Tiki-taka di Wilayah Sendiri, Backpass Adalah Kunci
Gia Yuda Pradana | 23 Agustus 2022 12:21
Bola.net - Juventus bertandang ke markas Sampdoria pada pekan ke-2 Serie A 2022/2023, Selasa 23 Agustus 2022. Tanpa Angel Di Maria, Juventus seolah kehilangan kreativitas. Tim besutan Massimiliano Allegri itu pun hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan Il Samp.
Pada pekan pertama, Juventus menggilas Sassuolo dengan skor menyakinkan tiga gol tanpa balas. Di Maria dipasang sebagai starter, melakoni debutnya di Serie A, dan langsung mengukir satu gol serta satu assist untuk membantu timnya menang.
Dua gol lainnya dicetak oleh Dusan Vlahovic, di mana salah satunya dia ciptakan dari titik 12. Namun, kemenangan itu harus dibayar mahal dengan cederanya Di Maria.
Tanpa Di Maria, Juventus racikan Allegri seolah tak punya ide dan buntu dalam menyerang. Mereka tidak kalah dari Sampdoria, tetapi mereka juga tidak menang.
Yang disayangkan oleh para fans Juventus bukan hasil imbangnya, tetapi 'kumatnya' tim besutan Allegri ini, di mana mereka terlihat bingung saat menyerang. Vlahovic, yang tak mendapatkan suplai bola, pun tak bisa berbuat banyak di lini depan.
Selain itu, keputusan Allegri memasang Juan Cuadrado sebagai forward juga mendapatkan cibiran. Adrien Rabiot, yang dimainkan secara penuh di lini tengah oleh Allegri, pun dibanjiri kritikan.
Akal-akalan sapa sih masang Cuadrado forward?
Maruk betul
Koentji
Oh
Main kok backpass terus
Backpass adalah jalan ninjaku
Allegri ball
Tiki taka di pertahanan sendiri
Itu namanya taktik lingkaran setan
Teka teki, bukan tiki taka
Gak sembarangan striker bisa main oke di bawah asuhan mister Allegri
Sebuah slogan
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Juve Tanpa Di Maria: Balik ke Setelan Awal, Bingung Bangun Serangan, padahal Berikutnya Lawan Roma d
Mohamed Salah vs MU: Dikunci Habis dan Dikantongi Bocah Bernama Tyrell Malacia
MU 2-1 Liverpool: Ketika Maguire Dicadangkan, Van Dijk malah Me-Maguire-kan Diri
MU Tumbangkan Liverpool, Fans: Terima Kasih, Ayang Jennie!
Barcelona Menang, tetapi Xavi dan Spanyol Pride-nya Bikin Banyak Orang Tepok Jidat
PSG dan Bayern Munchen Menang 7 Gol: Pindah Liga Saja, Kasihan Lawannya
Dan Rafael Leao pun Menjadi Bahan Gibah Milanisti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



