Kumpulan Komentar Paling Arogan Cristiano Ronaldo
Aga Deta | 11 Februari 2020 10:42
Bola.net - Cristiano Ronaldo adalah salah satu pesepak bola tersukses di dunia. Bintang Juventus itu mampu meraih banyak gelar bersama klub, tim nasional, dan juga secara individu.
Di level klub, Cristano Ronaldo telah mendulang banyak gelar bersama Manchester United, Real Madrid, dan sekarang Juventus. Timnas Portugal juga telah di antaranya meraih gelar Piala Eropa, hanya Piala Dunia yang belum terwujud.
Sedangkan di level individu, Ronaldo bisa dibilang hanya bersaing dengan Lionel Messi untuk menjadi yang terbaik selama lebih dari satu dekade terakhir.
Tak heran, pemain berjulukan CR7 tersebut sangat percaya diri. Dia juga sosok yang punya kemauan dan tekad yang keras. Apa pun yang diimpikannya akan berusaha diwujudkan dengan kerja keras dan motivasi besar.
Cristiano Ronaldo belum menunjukkan tanda-tanda melambat meskipun telah berusia 35 tahun. Bahkan, dia belakangan makin on fire bersama Juventus.
Sepanjang berkiprah di kancah sepak bola, Ronaldo dalam beberapa kesempatan kerap melontarkan pernyataan-pernyataan yang penuh percaya diri, bahkan tak sedikit yang arogan. Meski begitu, arogansi Cristiano Ronaldo kerap dijawab dengan performa apik di lapangan.
Berikut ini delapan komentar arogan yang pernah dilontarkan Cristiano Ronaldo dalam berbagai kesempatan, seperti dilansir Planet Football.
1. Raja Comeback
Banyak cerita seputar Ronaldo muncul setelah comeback Juventus pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions kontra Atletico Madrid pada 13 Maret 2019. Pada laga tersebut, Ronaldo mencetak hattrick, sehingga Juventus menang 3-0. Sebelumnya, Bianconeri kalah 0-2 pada leg pertama dan akhirnya bisa lolos dengan agregat 3-2.
Menjelang pertandingan, Ronaldo dikabarkan meminta teman-teman dan keluarganya untuk menonton pertandingan tersebut karena dirinya akan mencetak hattrick.
Setelah pertandingan, Ronaldo mendapat informasi dari jurnalis Sky Italia bahwa Juventus tak pernah mencatatkan comeback yang sebesar itu di Liga Champions. Ronaldo menjawab dengan singkat. "Mungkin itu sebabnya mereka merekrut saya."
2. Arogan
Saat ditanya tentang arogansi, Cristiano Ronaldo dengan senang hati mengakui memang memiliki karakter tersebut.
"Ada orang-orang yang membenci saya dan bilang saya arogan, sombong, dan apa lah. Itu semua bagian dari kesuksesan saya. Saya dibuat untuk menjadi yang terbaik," kata Ronaldo kepada Mundo Deportivo pada 2016.
"Kita tak bisa hidup terobsesi dengan apa yang dipikirkan orang lain. Mustahil hidup seperti itu. Bahkan Tuhan tak bisa menyenangkan seluruh dunia," imbuh Ronaldo.
3. Tak Perlu Membuktikan
Cristiano Ronaldo permah mengeluarkan pernyataan yang sulit dibantah. "Saya tak harus menunjukkan sesuatu terhadap setiap orang. Tak ada yang perlu dibuktikan," kata Ronaldo.
4. Tendangan Bebas
Cristiano Ronaldo telah mencetak banyak tendangan bebas menawan sepanjang kariernya, baik bersama klub maupun tim nasional. Apa rahasianya?
"Rahasia tendangan bebas saya? Hanya melihat gawang dan bilang 'tendanglah, Cristiano."
5. Iri
Setelah kemenangan Real Madrid atas Dinamo Zagreb pada Liga Champions 2012, Ronaldo ditanya mengapa dirinya dicemoooh fans. Ronaldo menjawab dengan santai.
"Tentu saja karena saya tampan, kaya, dan pesepak bola hebat. Mereka iri terhadap saya. Saya tak punya penjelasan lain," kata Ronaldo.
6. Ballon d?Or
Kepercayaan diri bukan hal baru bagi Ronaldo. Begitulah yang tergambar saat dia menjawab pertanyaan tentang siapa tiga pemain terbaik dunia pada 2008.
"Saya yang pertama, kedua, dan ketiga," ujar Ronaldo.
7. Terbaik dalam Sejarah
Kepercayaan diri Ronaldo ternyata tak berubah setelah satu dekade berselang. Itu terungkap ketika menerima Ballon d'Or untuk kali kelima dalam kariernya pada 2018.
"Saya pemain terbaik dalam sejarah, dalam momen bagus maupun buruk. Saya menghargai semua orang, tapi saya tak pernah melihat seseorang yang lebih baik daripada saya. Tak ada pesepak bola lain yang bisa melakukan apa yang saya bisa. Tak ada pemain yang lebih komplet daripada saya," kata Ronaldo.
"Saya bermain bagus dengan dua kali, cepat, bertenaga, bagus dengan kepala, saya mencetak banyak gol, dan banyak assist. Banyak orang memilih Neymar atau Lionel Messi. Tapi, saya bilang, tak ada yang lebih lengkap daripada saya."
"Tak ada orang lain yang memenangi trofi individu lebih banyak daripada saya. Saya bukan hanya berbicara tentang Ballon d'Or. Itu menunjukkan sesuatu bukan? Ini bukan hanya hasil kerja keras saya di gym, seperti yang dipikirkan orang-orang. Ini kesimpulan dari sesuatu," imbuh Ronaldo.
8. Guard of Honour
Rivalitas Real Madrid dan Barcelona di La Liga selalu sengit dan penuh intrik. Ronaldo punya cara terbaik untuk menyiramkan bara dalam rivalitas tersebut menjelang El Clasico setelah Real Madrid menjuarai Piala Dunia Antarklub 2017.
"Akan sangat menyenangkan jika Barcelona memberikan kami guard of honour,” ujar Ronaldo.
Sumber: Planet Football
Disadur dari: Bola.com/Penulis Yus Mei Sawitri
Published: 11 Februari 2020
Baca Juga:
Begini Penampakan Starting XI MU Impian Ed Woodward untuk Musim 2020-2021, Ada Herling Haaland
Termasuk Lukaku, Ini Pemain yang Paling Menonjol dalam Laga Inter Milan Vs AC Milan
Neymar, Mbappe dan Pemain yang Berpeluang Besar Raih Ballon d'Or 10 Tahun Mendatang
Termasuk David de Gea, Ini Deretan Bintang Premier League yang Performanya Menurun Musim Ini
Inter Milan Tumbangkan AC Milan, Manchester United Ikut Kena Bully
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
LATEST UPDATE
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

