Lagi, Italia Diguncang Skandal Pengaturan Skor
Editor Bolanet | 7 Juni 2013 11:25
- Dunia sepakbola Italia kembali diguncang skandal pengaturan skor. Sebanyak 33 orang dipanggil ke pengadilan karena dicurigai tersangkut dalam kasus match fixing yang melibatkan klub Serie B, .
Beberapa nama yang dipanggil adalah Francesco Caputo (kapten Bari), Jean Francois Gillet (mantan kiper Bari yang sekarang bermain di ), dan Cristian Stellini (mantan pemain Bari yang sempat menjadi staf pelatih Juventus).
Dua pertandingan yang dicurigai terindikasi diatur skornya adalah antara vs (0-1) di bulan Mei 2008 dan vs (3-2) di Mei 2009. Pernyataan resmi FIGC yang dipublikasikan di situs resmi telah menetapkan bahwa penyelidikan akan dilakukan terhadap para tersangka atas dua jenis dugaan.
Dakwaan pertama adalah 'Melakukan hal-hal tidak sportif yang ditujukan untuk merubah hasil pertandingan' sedangkan dakwaan kedua adalah 'Mengetahui indikasi match fixing tapi tidak melaporkan kepada pihak yang berwajib'.
Untuk pertandingan Bari vs Treviso, 11 orang dipanggil yaitu Belmonte, Bonanni, Esposito, Ganci, Gillet, Lanzafame, Rajcic, Santoruvo, Spadavecchia, Strambelli, dan akan diselidiki atas dakwaan pertama. Sedangkan 8 orang lainnya yaitu Cavalli, Donda, Galasso, Gazzi, Ladino, Marchese, Masiello, dan akan dipanggil terkait dengan dakwaan kedua.
Sedangkan terkait dengan pertandingan Salernitana vs Bari, 19 orang dipanggil atas dakwaan pertama yaitu Esposito, Stellini, Santoni, Masiello, Lanzafame, Gillet, De Vezze, Guberti, Kutuzov, Parisi, Galasso, Bonomi, Caputo, Colombo, Bianco, Edusei, Fusco, Ganci, dan . 2 orang sisanya yang diselidiki atas tuduhan kedua adalah dan .
Defender Inter Milan, Andrea Ranocchia dan pelatih , Antonio Conte sebenarnya juga memperkuat Bari dalam dua pertandingan tersebut. Namun keduanya telah dinyatakan bersih dari segala tuduhan. (fox/mri)
Beberapa nama yang dipanggil adalah Francesco Caputo (kapten Bari), Jean Francois Gillet (mantan kiper Bari yang sekarang bermain di ), dan Cristian Stellini (mantan pemain Bari yang sempat menjadi staf pelatih Juventus).
Dua pertandingan yang dicurigai terindikasi diatur skornya adalah antara vs (0-1) di bulan Mei 2008 dan vs (3-2) di Mei 2009. Pernyataan resmi FIGC yang dipublikasikan di situs resmi telah menetapkan bahwa penyelidikan akan dilakukan terhadap para tersangka atas dua jenis dugaan.
Dakwaan pertama adalah 'Melakukan hal-hal tidak sportif yang ditujukan untuk merubah hasil pertandingan' sedangkan dakwaan kedua adalah 'Mengetahui indikasi match fixing tapi tidak melaporkan kepada pihak yang berwajib'.
Untuk pertandingan Bari vs Treviso, 11 orang dipanggil yaitu Belmonte, Bonanni, Esposito, Ganci, Gillet, Lanzafame, Rajcic, Santoruvo, Spadavecchia, Strambelli, dan akan diselidiki atas dakwaan pertama. Sedangkan 8 orang lainnya yaitu Cavalli, Donda, Galasso, Gazzi, Ladino, Marchese, Masiello, dan akan dipanggil terkait dengan dakwaan kedua.
Sedangkan terkait dengan pertandingan Salernitana vs Bari, 19 orang dipanggil atas dakwaan pertama yaitu Esposito, Stellini, Santoni, Masiello, Lanzafame, Gillet, De Vezze, Guberti, Kutuzov, Parisi, Galasso, Bonomi, Caputo, Colombo, Bianco, Edusei, Fusco, Ganci, dan . 2 orang sisanya yang diselidiki atas tuduhan kedua adalah dan .
Defender Inter Milan, Andrea Ranocchia dan pelatih , Antonio Conte sebenarnya juga memperkuat Bari dalam dua pertandingan tersebut. Namun keduanya telah dinyatakan bersih dari segala tuduhan. (fox/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


